Karier Ronaldinho diwarnai sejumlah kontroversi. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Jakarta, CNN Indonesia --
Segudang prestasi milik legenda sepak bola dunia Ronaldinho diwarnai beberapa momen kelam dalam hidupnya. Berikut lima kontroversi Ronaldinho.
Sebagai ikon sepak bola, Ronaldinho otomatis hidup dalam sorotan publik. Setiap gerak-geriknya menjadi konsumsi orang-orang yang penasaran dengan aktivitas kesehariannya.
Ronaldinho yang dikenal murah senyum itu pun selalu menjadi perhatian ketika berkarier sebagai atlet profesional hingga dirinya memutuskan pensiun. Beberapa momen bahkan dapat membuat orang mengerutkan dahi kepada pria kelahiran 21 Maret 1980 itu.
Mantan pemain Barcelona, Alexander Hleb menyebut Ronaldinho dan Deco sempat datang ke sesi latihan Blaugrana dalam keadaan tidak sadar penuh.
Menurut Hleb, hal itu yang membuat manajemen Barcelona melepas Ronaldinho dan Deco pada 2008. Hal tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan lima tahun Ronaldinho di Camp Nou.
"Ronaldinho dan Deco datang latihan saat masih mabuk. Itulah alasan Ronaldinho dan Deco dijual pada 2008," kata Hleb.
Belakangan diketahui, alasan Barcelona melepas dua bintangnya karena ingin memproyeksikan talenta muda pada masanya, Lionel Messi yang saat itu digadang-gadang bakal menjadi megabintang.
"Klub khawatir mereka akan mempengaruhi Lionel Messi," ucap Hleb.
2. Tolak Bermain di Premier League demi Berpesta di Brasil
Ronaldinho mengambil langkah mengejutkan karena hengkang dari AC Milan pada pertengahan musim 2010/2011 saat Rossoneri menjadi calon kuat meraih Scudetto.
Ronaldinho saat itu dikabarkan mendapat tawaran bermain di Premier League Inggris dari Blackburn Rovers. Namun Ronaldinho menolak mentah-mentah proposal dan memilih pulang kampung ke Brasil.
Di usia yang saat itu masih menginjak 30 tahun, Ronaldinho dianggap memiliki kemampuan untuk bersaing di pentas Eropa. Akan tetapi dirinya benar-benar mengesampingkan seluruh ajakan klub Benua Biru agar bisa kembali berjumpa dengan teman-teman lamanya.
Ronaldinho dirumorkan ingin kembali ke Brasil agar bisa berpesta dengan teman-temannya. Ia kemudian bergabung dengan Flamengo pada awal 2011.
Ronaldinho kemudian pindah ke Atletico Mineiro, hengkang ke klub Liga Meksiko Queretaro, pindah lagi ke Liga Brasil bersama Fluminense, hingga memutuskan pensiun pada 2018 lalu.
Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya>>>
3. Membuat Bangunan di Lahan Ilegal
Pada 2015, Ronaldinho harus berurusan dengan polisi akibat kasus pembangunan properti di lahan ilegal.
Ronaldinho dalam laporan Daily Mail disebut membuat sebuah dermaga di rumahnya di danau Kota Porto Alegre.
Ia dikenai denda Rp 27,4 miliar akibat perbuatannya. Tak hanya itu, peraih Ballon d'Or 2005 itu juga dilarang menjual 57 rumah dan apartemen yang tercatat di data pemerintah setempat untuk menebus kesalahan.
Berita ini sempat menyita perhatian media Brasil pada masanya. Kariernya pun disebut-sebut bakal berakhir.
Ronaldinho juga terpaksa harus menyerahkan paspor kepada pemerintah karena dianggap bermasalah.
4. Berniat Menikahi Dua Wanita Bersamaan
Media massa di Brasil sempat dihebohkan dengan kabar Ronaldinho yang ingin menikah. Sebab, Ronaldinho ingin menikahi dua orang sekaligus.
Ronaldinho diberitakan berniat menikahi Priscilla Coelho dan Beatriz Souza yang pernah menjalin hubungan dengan mantan bintang Barcelona tersebut.
Belakangan, rumor itu ditepis oleh Ronaldinho dan menganggap pemberitaan tersebut sebagai kabar palsu.
"Itu adalah kebohongan terbesar," ujar Ronaldinho.
Ronaldinho dan Coelho akhirnya memutuskan berpisah pada 2018 setelah mereka tidak menemui kesepakatan terhadap rencana masa depan.
5. Kasus Pemalsuan Paspor
Pemalsuan paspor termasuk berita terbesar yang menyeret nama Ronaldinho. Itu terjadi pada Maret 2020 lalu ketika hendak ke Paraguay bersama sang kakak untuk laga persahabatan.
Namun, pihak imigrasi Paraguay memboikot Ronaldinho karena mengantongi paspor palsu. Ronaldinho diketahui membawa paspor Paraguay dengan wajah dirinya.
Hal itu membuat Ronaldinho terpaksa mendekam selama 32 hari di penjara Paraguay dengan tingkat keamanan maksimum.
Selama di penjara, Ronaldinho dikabarkan mendapat sambutan hangat dari para narapidana. Mereka pun sempat bermain sepak bola di area penjara.
Ronaldinho akhirnya dibebaskan karena dianggap tidak mengetahui bahwa yang dilakukannya merupakan perbuatan yang salah.
Segudang prestasi milik legenda sepak bola dunia Ronaldinho diwarnai beberapa momen kelam dalam hidupnya. Berikut lima kontroversi Ronaldinho.
Sebagai ikon sepak bola, Ronaldinho otomatis hidup dalam sorotan publik. Setiap gerak-geriknya menjadi konsumsi orang-orang yang penasaran dengan aktivitas kesehariannya.
Ronaldinho yang dikenal murah senyum itu pun selalu menjadi perhatian ketika berkarier sebagai atlet profesional hingga dirinya memutuskan pensiun. Beberapa momen bahkan dapat membuat orang mengerutkan dahi kepada pria kelahiran 21 Maret 1980 itu.
Mantan pemain Barcelona, Alexander Hleb menyebut Ronaldinho dan Deco sempat datang ke sesi latihan Blaugrana dalam keadaan tidak sadar penuh.
Menurut Hleb, hal itu yang membuat manajemen Barcelona melepas Ronaldinho dan Deco pada 2008. Hal tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan lima tahun Ronaldinho di Camp Nou.
"Ronaldinho dan Deco datang latihan saat masih mabuk. Itulah alasan Ronaldinho dan Deco dijual pada 2008," kata Hleb.
Belakangan diketahui, alasan Barcelona melepas dua bintangnya karena ingin memproyeksikan talenta muda pada masanya, Lionel Messi yang saat itu digadang-gadang bakal menjadi megabintang.
"Klub khawatir mereka akan mempengaruhi Lionel Messi," ucap Hleb.
2. Tolak Bermain di Premier League demi Berpesta di Brasil
Ronaldinho mengambil langkah mengejutkan karena hengkang dari AC Milan pada pertengahan musim 2010/2011 saat Rossoneri menjadi calon kuat meraih Scudetto.
Ronaldinho saat itu dikabarkan mendapat tawaran bermain di Premier League Inggris dari Blackburn Rovers. Namun Ronaldinho menolak mentah-mentah proposal dan memilih pulang kampung ke Brasil.
Di usia yang saat itu masih menginjak 30 tahun, Ronaldinho dianggap memiliki kemampuan untuk bersaing di pentas Eropa. Akan tetapi dirinya benar-benar mengesampingkan seluruh ajakan klub Benua Biru agar bisa kembali berjumpa dengan teman-teman lamanya.
Ronaldinho dirumorkan ingin kembali ke Brasil agar bisa berpesta dengan teman-temannya. Ia kemudian bergabung dengan Flamengo pada awal 2011.
Ronaldinho kemudian pindah ke Atletico Mineiro, hengkang ke klub Liga Meksiko Queretaro, pindah lagi ke Liga Brasil bersama Fluminense, hingga memutuskan pensiun pada 2018 lalu.
Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya>>>
Mendekam di Penjara Paraguay
Gara-gara paspor palsu Ronaldinho masuk penjara di Paraguay. (AP Photo/Jorge Saenz)
3. Membuat Bangunan di Lahan Ilegal
Pada 2015, Ronaldinho harus berurusan dengan polisi akibat kasus pembangunan properti di lahan ilegal.
Ronaldinho dalam laporan Daily Mail disebut membuat sebuah dermaga di rumahnya di danau Kota Porto Alegre.
Ia dikenai denda Rp 27,4 miliar akibat perbuatannya. Tak hanya itu, peraih Ballon d'Or 2005 itu juga dilarang menjual 57 rumah dan apartemen yang tercatat di data pemerintah setempat untuk menebus kesalahan.
Berita ini sempat menyita perhatian media Brasil pada masanya. Kariernya pun disebut-sebut bakal berakhir.
Ronaldinho juga terpaksa harus menyerahkan paspor kepada pemerintah karena dianggap bermasalah.
4. Berniat Menikahi Dua Wanita Bersamaan
Media massa di Brasil sempat dihebohkan dengan kabar Ronaldinho yang ingin menikah. Sebab, Ronaldinho ingin menikahi dua orang sekaligus.
Ronaldinho diberitakan berniat menikahi Priscilla Coelho dan Beatriz Souza yang pernah menjalin hubungan dengan mantan bintang Barcelona tersebut.
Belakangan, rumor itu ditepis oleh Ronaldinho dan menganggap pemberitaan tersebut sebagai kabar palsu.
"Itu adalah kebohongan terbesar," ujar Ronaldinho.
Ronaldinho dan Coelho akhirnya memutuskan berpisah pada 2018 setelah mereka tidak menemui kesepakatan terhadap rencana masa depan.
5. Kasus Pemalsuan Paspor
Pemalsuan paspor termasuk berita terbesar yang menyeret nama Ronaldinho. Itu terjadi pada Maret 2020 lalu ketika hendak ke Paraguay bersama sang kakak untuk laga persahabatan.
Namun, pihak imigrasi Paraguay memboikot Ronaldinho karena mengantongi paspor palsu. Ronaldinho diketahui membawa paspor Paraguay dengan wajah dirinya.
Hal itu membuat Ronaldinho terpaksa mendekam selama 32 hari di penjara Paraguay dengan tingkat keamanan maksimum.
Selama di penjara, Ronaldinho dikabarkan mendapat sambutan hangat dari para narapidana. Mereka pun sempat bermain sepak bola di area penjara.
Ronaldinho akhirnya dibebaskan karena dianggap tidak mengetahui bahwa yang dilakukannya merupakan perbuatan yang salah.