Jakarta, CNN Indonesia -- Witan Sulaeman tengah mencari pelabuhan baru usai berpisah dengan Lechia Gdansk. Sejumlah klub Liga 1 bisa jadi alternatif jika belum dapat klub luar negeri.
Keputusan Lechia Gdansk untuk memutus kontrak jelang kompetisi jelas merugikan Witan. Ia kesulitan mencari klub baru di Eropa mengingat tenggat waktu bursa transfer Eropa yang rata-rata akan berakhir Juli 2022.
Sang agen, Dusan Bogdanovic harus bergerak cepat untuk mencarikan klub baru untuk Witan. Jika peluang melanjutkan karier di Eropa musim ini tertutup maka tak ada salahnya melirik kompetisi Asia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkecuali Liga Jepang dan Korea Selatan yang sudah berjalan, maka Witan masih bisa mencari peluang di liga Arab atau bahkan Australia.
Klub-klub Arab baru akan memulai kompetisi pada September. Sementara Liga Australia baru akan bergulir pada 7 Oktober.
Jika gagal mendapat klub di luar negeri, Liga Indonesia bisa jadi opsi terakhir. Beberapa klub potensial bisa jadi alternatif sambil menunggu peluang melanjutkan impian ke Eropa musim depan.
1. Persija
Musim ini Persija menjadi salah satu klub yang aktif di bursa transfer. Usai mendatangkan pelatih asal Jerman Thomas Doll dan beberapa pemain berpengalaman di Eropa, Persija mengaku masih memburu beberapa pemain lokal.
Witan Sulaeman bisa jadi opsi untuk menambah kekuatan lini depan mereka. Terutama setelah ditinggal Novri Setiawan yang pindah ke Bali United.
Persaingan di Persija memang terbilang ketat di sektor sayap karena saat ini masih ada Riko Simanjuntak dan Osvaldo Haay. Namun, Witan bisa memperbanyak pilihan di lini depan yang sesuai dengan strategi Thomas Doll.
Pengalaman bermain di Eropa bisa membuat Doll mempertimbangkan untuk meminang Witan di skuad Persija musim ini. Terlebih Presiden klub Mohamad Prapanca belum lama ini mengumumkan sedang mencari pemain lokal untuk menambah daya gedor di lini depan.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Punya Kualitas dan Magnet Datangkan Sponsor
Witan Sulaeman andalan Timnas Indonesia. (Foto: Dok. FK Senica)
2. Rans FC
Klub promosi milik selebritas Raffi Ahmad punya dana cukup besar untuk mendatangkan para pemain top. Popularitas Witan di Indonesia bisa jadi pertimbangan serius bagi mereka.
Tak hanya punya kualitas, Witan Sulaeman bisa jadi magnet untuk menggaet para sponsor. Selain itu, Witan juga mampu mendatangkan keuntungan lewat penjualan jersey dan merchandise.
Witan diyakini mampu bersaing dengan para pemain Rans, termasuk David Laly dan Alfin Tuasalamony. Selain terbiasa bermain di sayap, Witan bisa diplot jadi second striker jika diperlukan.
Pelatih Rans FC Rahmad Darmawan dikenal sebagai pelatih yang piawai memoles para pemain muda Tanah Air. Kehadiran Witan tentu akan membuat Rahmad Darmawan semringah.
3. Persis Solo
Sama seperti Rans FC, Persis juga merupakan tim promosi yang cukup ambisius untuk bersaing di Liga 1. Mereka sudah mendatangkan Irfan Bachdim dan Ferdinan Sinaga sejak pertengahan musim lalu.
Pelatih Jacksen F Tiago tentu tak akan menolak kehadiran Witan Sulaeman meski kerangka tim Persis Solo sudah terbentuk sejak turun di Piala Presiden 2022.
Pelatih asal Brasil itu dikenal senang memberikan kesempatan bermain kepada talenta muda. Itu dibuktikan saat menangani Persipura Jayapura dan Barito Putera.
[Gambas:Photo CNN]
Yang pasti, Persis Solo bisa menjadi salah satu opsi bagi Witan jika pada akhirnya memilih untuk bermain di kompetisi Tanah Air lantaran sulit mendapat klub luar negeri.
Beberapa klub besar lainnya juga bisa saja merekrut Witan namun kebanyakan dari mereka sudah punya personel lengkap sebelum kompetisi bergulir.
[Gambas:Video CNN]