Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia akan kembali memanaskan mesin dalam waktu dekat. Skuad asuhan Shin Tae Yong akan kembali berkumpul untuk dua laga uji coba FIFA Matchday.
Timnas Indonesia akan bertemu wakil CONCACAF, Curacao sebanyak dua kali pada 24 dan 27 September. Pertandingan pertama akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan berikutnya di Stadion Pakansari, Cibinong.
Pemanggilan pemain pun diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat. Shin Tae Yong pun telah memastikan akan memanggil nama baru dalam daftar pemain yang dipanggil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di luar nama-nama baru, pemain pilihan Shin Tae Yong saat tampil di Kualifikasi Piala Asia 2023 diyakini akan tetap menjadi prioritas. Pasalnya kemampuan para pemain ini sudah diketahui dengan baik oleh Shin Tae Yong.
Namun demikian, pemain langganan Timnas Indonesia ini tidak semua sedang dalam performa terbaik. Beberapa nama justru meredup penampilannya dan tidak mampu mengangkat performa tim.
Lima Pemain Timnas Indonesia yang Meredup Penampilannya
Trio Persib
Persib memiliki tiga pemain berlabel timnas di skuad saat ini. Ketiga pemain itu adalah Marc Klok, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto.
Klok sudah sejak musim lalu di Persib. Sedangkan Kambuaya dan Rian baru bergabung pada awal musim ini.
Hanya saja kontribusi Klok, Kambuaya, dan Rian sejauh ini jauh dari memuaskan. Klok kesulitan untuk tampil di level terbaik dan hal yang sama juga dialami Kambuaya dan Rian.
Padahal, Kambuaya dan Rian merupakan sosok penting di balik performa bagus Persebaya yang sempat masuk dalam persaingan perburuan gelar Liga 1 2021/2022.
Kambuaya terlihat masih kesulitan untuk bisa menyatu dengan permainan Persib. Sedangkan Rian kerap diplot bermain sebagai bek tengah, posisi aslinya pada masa awal menekuni karier profesional.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Dewangga Kesulitan di PSIS
Alfeandra Dewangga meredup bersama PSIS Semarang. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
Alfeandra Dewangga
Performa Dewangga ikut meredup seiring penampilan tidak meyakinkan PSIS Semarang. Tim yang semula dijagokan bisa bersaing di papan itu kini justru menghuni peringkat ke-13 klasemen.
Dewangga memulai musim ini dengan bermain sebagai gelandang bertahan. Posisinya ini terbilang familiar buat Dewangga karena kerap diperankan saat memperkuat Timnas.
Selain itu, Dewangga juga dimainkan sebagai bek kiri. Hanya saja penampilannya sejauh ini masih belum mengesankan.
Dewangga selalu bermain sejak menit pertama dalam tujuh laga PSIS sejak awal musim ini. Enam kali ia bermain penuh dan hanya satu kali ditarik keluar sebelum laga usai.
Penampilan Dewangga yang cenderung menurun tentu patut jadi perhatian. Pemain jebolan PPLP Jawa Tengah itu harus bisa kembali ke performa terbaik demi menjaga peluang tetap jadi andalan di tim Merah Putih.
Muhammad Rafli
Rafli agaknya perlu berjuang lebih keras jika ingin mendapatkan tempat di Timnas Indonesia. Pemain berusia 23 itu belakangan tidak lagi rutin menghuni tim inti Arema FC.
Rafli tidak pernah bermain lebih dari 45 menit di tiga laga awal Liga 1 musim ini. Setelah itu, Rafli absen di tiga pertandingan berikutnya karena cedera.
Rafli baru kembali bermain untuk Arema pada pekan ketujuh Liga 1 saat takluk 0-1 dari Persija Jakarta, 28 Agustus lalu. Ia masuk di babak kedua dan bermain selama 22 menit.
Dari empat kali tampil di musim ini, Rafli belum sekalipun mencetak gol. Penggawa Timnas Indonesia di Piala AFF itu tercatat baru sekali mencetak gol saat membela tim Singo Edan di Piala Presiden.
[Gambas:Video CNN]