Kenji Gorre (kanan) sempat berkostum Swansea sebelum berkelana di Portugal. (AFP/MIGUEL RIOPA)
Vurnon Anita
Bek sayap 33 tahun ini sempat berkiprah di Liga Inggris selama tujuh musim. Tampil impresif bersama Ajax Amsterdam, Anita dipinang Newcastle United pada 2012. Ia bertahan lima musim bersama The Magpies.
Selama berseragam hitam-putih Newcastle, Anita tampil dalam 133 laga dan menyumbang dua gol. Setelah itu ia dipinang Leeds United. Kiprahnya bersama tim Yorkshire Barat tersebut hanya berlangsung satu musim.
Pada musim keduanya di Leeds United, Anita dipinjamkan ke klub kasta kedua Liga Belanda, Willem II. Begitu kontraknya habis, Anita membela klub Bulgaria, CSKA Sofia, dan musim ini bermain untuk klub Belanda, RKC Waalwijk.
Kenji Gorre
Lahir di Belanda pada 29 September 1994, Kenji Gorre punya keberuntungan besar karena memulai karier sepak bola usia mudanya di Manchester, Inggris. Tiga akademi dijajakinya, yakni Manchester City, Manchester United, dan Swansea City.
Akademi terakhir pula yang akhirnya membawanya ke jenjang profesional. Pada 2013 Gorre dipromosikan, tetapi hanya dikasih kesempatan satu kali main. Setelahnya ia dipinjamkan ke ADO Den Haag juga Northampton Town.
Pada 2018 pemain 27 tahun ini akhirnya membela klub Portugal, Nacional. Pada musim berikutnya ia dipinjamkan ke Estoril. Sejak musim 2021 hingga kini Gorre membela klub Portugal lainnya, Boavista.
Cuco Martina
Terakhir ada bek kanan gaek Cuco Martina. Musim ini Martina membela klub kasta tertinggi Liga Belanda, Go Ahead Eagles. Sebelumnya pemain 32 tahun ini pernah membela Stoke City dengan status pinjaman.
Ia dipinjamkan oleh Everton. Cuco mendapat kontrak dari Everton pada 2017, tetapi hanya bermain satu musim saja. Hingga kontraknya habis, Cuco dipinjamkan ke Stoke dan klub asal Belanda, Feyenoord.
Sebelum membela Everton. Cuco juga sempat dikontrak Southampton. Ini adalah klub Inggris pertama yang menggunakan jasanya. Dua musim pemain berposisi bek kanan ini membela Southampton dengan 24 kesempatan main.
(abs/nva)
Jakarta, CNN Indonesia --
Federasi sepak bola Curacao (FFK) telah merilis daftar pemain untuk pertandingan uji coba melawanTimnas Indonesia. Dari daftar itu ada lima pemain jebolan Liga Inggris.
Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Curacao pada 24 dan 27 September. Ini adalah pertemuan pertama kedua negara dalam agenda FIFA Matchday. Indonesia adalah tim penghuni peringkat ke-150 FIFA, sedangkan Curacao ke-84.
Peringkat ini memperlihatkan bahwa saat ini Curacao lebih baik. Pemain-pemain mereka pun terbilang mentereng, karena tersebar di kompetisi-kompetisi besar Eropa, seperti Inggris, Belanda, Portugal, Belgia, dan Swedia.
Berikut ini adalah lima pemain Curacao yang sempat dan masih tampil di Liga Inggris.
Juninho Bacuna
Memulai karier belia dengan klub Belanda, Groningen, Juninho Bacuna dilirik tim kasta kedua Liga Inggris, Huddersfield Town pada 2018. Tiga musim di Inggris dengan 102 penampilan dan 12 gol, Juninho pindah ke Skotlandia.
Adalah salah satu jawara Liga Skotlandia, Rangers FC yang meminangnya. Saat itu Rangers masih ditangani Steven Gerrard. Meski jarang tampil, yakni hanya enam kali main di musim 2021/2022, ia diminati Birmingham City.
Sejauh ini pemain yang pernah menjadi pemain Timnas Belanda U-18 hingga U-21 ini sudah tampil 25 kali dan melesakkan dua gol. Hal ini membuat Juninho bakal menjadi pemain yang patut diwaspadai Timnas Indonesia.
Leandro Bacuna
Sama seperti Juninho, Leandro juga memulai kariernya di Groningen dan sempat membela Belanda U-19 hingga U-21. Namun kakak kandung Juninho lebih memilih Curacao sebagai kebangsaan yang dibela sejak 2016.
Kiprah bek kanan atau gelandang 31 tahun ini bersama Groningen cukup mengesakan pada 2009-2013. Karenanya Aston Villa memburu tanda tangannya pada 2013. Selama empat musim Leandro berseragam merah marun The Villans.
Setelah itu Leandro dipinang klub kasta kedua Liga Inggris, Reading. Hanya dua musim saja Leandro di Reading. Sejak 2019 hingga kini pemain bertubuh gempal itu membela salah satu klub juara Wales, Cardiff City.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Mantan Penggawa Newcastle United hingga Jebolan Akademi MU
Kenji Gorre (kanan) sempat berkostum Swansea sebelum berkelana di Portugal. (AFP/MIGUEL RIOPA)
Vurnon Anita
Bek sayap 33 tahun ini sempat berkiprah di Liga Inggris selama tujuh musim. Tampil impresif bersama Ajax Amsterdam, Anita dipinang Newcastle United pada 2012. Ia bertahan lima musim bersama The Magpies.
Selama berseragam hitam-putih Newcastle, Anita tampil dalam 133 laga dan menyumbang dua gol. Setelah itu ia dipinang Leeds United. Kiprahnya bersama tim Yorkshire Barat tersebut hanya berlangsung satu musim.
Pada musim keduanya di Leeds United, Anita dipinjamkan ke klub kasta kedua Liga Belanda, Willem II. Begitu kontraknya habis, Anita membela klub Bulgaria, CSKA Sofia, dan musim ini bermain untuk klub Belanda, RKC Waalwijk.
Kenji Gorre
Lahir di Belanda pada 29 September 1994, Kenji Gorre punya keberuntungan besar karena memulai karier sepak bola usia mudanya di Manchester, Inggris. Tiga akademi dijajakinya, yakni Manchester City, Manchester United, dan Swansea City.
Akademi terakhir pula yang akhirnya membawanya ke jenjang profesional. Pada 2013 Gorre dipromosikan, tetapi hanya dikasih kesempatan satu kali main. Setelahnya ia dipinjamkan ke ADO Den Haag juga Northampton Town.
Pada 2018 pemain 27 tahun ini akhirnya membela klub Portugal, Nacional. Pada musim berikutnya ia dipinjamkan ke Estoril. Sejak musim 2021 hingga kini Gorre membela klub Portugal lainnya, Boavista.
Cuco Martina
Terakhir ada bek kanan gaek Cuco Martina. Musim ini Martina membela klub kasta tertinggi Liga Belanda, Go Ahead Eagles. Sebelumnya pemain 32 tahun ini pernah membela Stoke City dengan status pinjaman.
Ia dipinjamkan oleh Everton. Cuco mendapat kontrak dari Everton pada 2017, tetapi hanya bermain satu musim saja. Hingga kontraknya habis, Cuco dipinjamkan ke Stoke dan klub asal Belanda, Feyenoord.
Sebelum membela Everton. Cuco juga sempat dikontrak Southampton. Ini adalah klub Inggris pertama yang menggunakan jasanya. Dua musim pemain berposisi bek kanan ini membela Southampton dengan 24 kesempatan main.