Jakarta, CNN Indonesia -- Pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2022 akan menjadi pembuktian Shin Tae Yong yang menjanjikan permainan indah kepada suporter Merah Putih.
Timnas Indonesia akan menghadapi Kamboja pada pertandingan perdana Grup A Piala AFF 2022.
Duel Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2022 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (23/12) pukul 16.30 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laga ini Shin Tae Yong berjanji akan membalas budi kehadiran para pendukung Timnas Indonesia di Stadion GBK dengan permainan indah dari tim Garuda.
"Saya harap masyarakat Indonesia dan fans Indonesia datang ke stadion. Saya benar-benar mohon dukungannya untuk Timnas Indonesia," ucap Shin Tae Yong pada 8 Desember lalu.
"Sangatlah penting kita menjadi satu untuk juara. Saya akan membalas budi dengan pertandingan yang keren dan tidak mengecewakan," ucap STY menambahkan.
Janji ini pun diharapkan bisa STY buktikan mulai dari laga perdana melawan Kamboja. Sebenarnya, Indonesia sendiri sudah punya modal untuk bermain indah pada laga perdana ini.
Pasalnya, para pemain Timnas Indonesia telah ditempa fisik, teknik, taktik, dan mental dalam pemusatan latihan (TC) di Bali selama sekitar 20 hari.
TC di Bali ini diharapkan bisa menunjang performa apik Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan di Piala AFF 2022, terutama dari segi fisik dan chemistry antarpemain.
Selain itu Timnas Indonesia saat ini diperkuat pemain-pemain berkualitas yang punya visi bermain bagus, dan kreatif dalam membangun serangan di antaranya Saddil Ramdani, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, dan Marc Klok.
Untuk dapat menampilkan permainan indah para pemain Indonesia dituntut untuk bermain fokus, rajin bergerak meminta bola, main simpel dengan passing akurat, serta yang terpenting komunikasi harus berjalan maksimal.
Selain bisa bermain indah di laga perdana, lini bertahan Indonesia juga dipastikan bakal bertambah dengan kehadiran Jordi Amat.
Pemain naturalisasi Indonesia yang pernah memperkuat timnas Spanyol U-16, U-17, U-18, U-19, U-20, U-21 dan Swansea City ini akan menggalang kekuatan di lini pertahanan tim Garuda bersama Fachruddin Aryanto dan Hansamu Yama Pranata yang kembali mendapat tempat di skuad Merah Putih.
Kehadiran Jordi Amat diharapkan bisa menutup celah dan kekurangan Timnas Indonesia, khususnya dalam mengantisipasi serangan bola-bola udara lawan atau set piece.
Tapi, lini pertahanan Indonesia sedikit memiliki masalah dengan kemungkinan absennya Pratama Arhan yang dikabarkan mengalami cedera.
Arhan selama ini memegang peran penting di posisi bek kiri Timnas Indonesia dan punya keahlian melakukan lemparan ke dalam jarak jauh.
Tetapi untuk pertandingan pertama ini STY mungkin bisa mengistirahatkan Arhan agar dia dapat tampil lebih fit di laga selanjutnya.
Menghadapi Kamboja, Arhan bisa digantikan Yakob Sayuri atau Edo Febriansah yang sama-sama punya kecepatan, ketajaman, serta kuat dalam bertahan maupun menyerang.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Indonesia Waspada Serangan Sayap Kiri Kamboja
Para pemain Timnas Indonesia saat TC di Bali. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Di sisi lain, Timnas Indonesia memiliki rapor positif kala bertemu Kamboja di berbagai ajang.
Secara head to head Indonesia mendominasi dengan mengantongi 16 kemenangan atas Kamboja. Selebihnya Indonesia hanya sekali imbang lawan Kamboja dari total 17 kali pertemuan di semua ajang.
Bahkan dalam tiga pertemuan terakhir Indonesia selalu menang dengan jarak dua gol atas Kamboja. Pada pertandingan uji coba 8 Juni 2017, Indonesia menang 2-0 atas Kamboja. Kemudian dalam laga persahabatan 4 Oktober 2017 Indonesia menang dengan skor 3-1 atas Kamboja. Terakhir, Indonesia menang 4-2 atas Kamboja di Piala AFF 2020.
Sedangkan satu-satunya sejarah Kamboja menahan imbang Indonesia terjadi pada Kualifikasi Piala Asia pada 27 April 1997 dengan skor akhir 1-1.
Meski demikian tim Garuda tidak boleh terlena dengan rekor positif melawan Kamboja tersebut. Para pemain Indonesia harus melupakan rekor-rekor yang dicapai di masa lalu atas Kamboja.
Shin Tae Yong juga harus memastikan kepada para pemain untuk tidak meremehkan Kamboja.
Pasalnya, Kamboja berpotensi membuat kejutan atas Indonesia setelah di laga perdana Piala AFF 2022 sukses bermain apik dengan mengalahkan Filipina 3-2.
Dalam laga melawan Filipina pada Selasa (20/12), Kamboja memiliki kekuatan dalam serangan lewat sayap kiri yang digalang Lim Pisoth yang berposisi winger dan Seut Baraing yang bermain di wing back.
Kedua pemain ini memiliki kemampuan bermain kombinasi yang apik dalam membongkar pertahanan lawan dari sisi kiri.
Artinya dalam laga nanti kedua pemain ini akan bentrok dengan bek kanan Indonesia yaitu Asnawi Mangkualam. Asnawi tentu harus mengambil keputusan yang tepat kapan melakukan tekel dan kapan harus melakukan zona marking.
Selain itu para pemain Indonesia juga harus mewaspadai permainan cepat satu dua-sentuhan yang akan diperagakan Kamboja ketika memasuki zona pertahanan lawan. Karena gaya permainan cepat ini diperlihatkan oleh Kamboja saat mengalahkan Filipina.
[Gambas:Video CNN]