Round Up KLB PSSI 2023: 'Naik-Turun' Menpora Jadi Waketum PSSI
CNN Indonesia
Jumat, 17 Feb 2023 06:40 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Zainudin Amali akan mendampingi Erick Thohir yang jadi Ketua PSSI. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2023 di Jakarta, Kamis (16/2), diwarnai dengan momen Menpora Zainudin Amali yang 'naik-turun' sebagai wakil ketua umum PSSI.
KLB PSSI 2023 yang digelar di Hoteng Shangri La menyatakan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI baru. Erick Thohir jadi Ketua PSSI usai menang mutlak dengan 66 suara atas La Nyalla Mattalitti yang mendapatkan 22 suara.
Sementara itu dua calon ketua PSSI lain, Arif Putra Wicaksono dan Doni Setiabudi tidak mendapatkan suara. Pemilihan ketua umum dalam KLB PSSI 2023 hanya diikuti empat calon lantaran salah satu calon, Fary Djemy Francis mengundurkan diri satu hari jelang pemilihan.
Pemilihan ketua umum PSSI yang digelar sebelum tengah hari pada Kami itu berlangsung damai dan berjalan tertib.
Akan tetapi nasib berbeda terjadi pada pemilihan wakil ketua umum PSSI. Terjadi kericuhan dalam pemilihan waketum PSSI ini setelah Menpora Zainudin Amali dan Yunus Nusi meraih suara terbanyak serta menyisihkan 14 calon lain.
Dalam pemilihan itu Zainudin Amali mendapatkan 66 suara, sementara Yunus Nusi kalah sedikit dengan perolehan 63 suara. Namun hasil pemilihan itu mendapat protes dari pemilik suara.
Voter menilai terjadi kesalahan dalam proses pemilihan wakil ketua umum PSSI. Salah satu masalahnya karena ada suara yang hilang dalam pemilihan waketum PSSI itu.
"Ada banyak suara yang hilang. Sementara banyak yang nulis nama Tisha hilang. Ada yang nulis nama Syauqi hilang. Ada yang nulis nama Riyadh hilang," kata Togar Simanjuntak, perwakilan Persiba Balikpapan.
"Inginnya teman-teman ganti Komite Pemilihan, tapi mantan ketua umum pak Iwan Bule menyelamatkan. Kita mendengarkan wibawa pak Ibul, hitung ulang. Jadi kongres ini diselamatkan wibawanya pak Iwan Bule," ujar ucap Togar menambahkan.
Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya>>>
Setelah mendapatkan izin dari perwakilan FIFA, pemilihan waketum PSSI diulang. Hasilnya menunjukkan Ratu Tisha Destria meraih suara terbanyak, 54, dan Yunus Nusi di posisi kedua dengan 53 suara.
Pemilihan kedua waketum PSSI ini mempunyai hasil terbalik. Ratu Tisha yang awalnya tidak masuk jadi 'pemenang' sementara Zainudin Amali yang memiliki suara terbanyak saat fase pertama tidak lolos di pemilihan kedua lantaran memiliki 44 suara.
Situasi itu membuat Menpora Zainudin Amali yang semula jadi waketum, harus turun karena suara yang dikumpulkan hanya sampai di posisi ketiga.
Akan tetapi drama dalam KLB PSSI pada pemilihan waketum ini berlanjut. Tidak lama setelah pemilihan waketum digelar, Yunus Nusi secara tiba-tiba mengundurkan diri.
"Demi kita bersama, demi masa depan sepak bola. Niat baik saya ini mohon untuk diizinkan komite pemilihan," ujar Yunus Nusi.
"Hari ini dengan teguh hati saya mengundurkan diri jadi Wakil Ketua Umum PSSI," ucap Yunus Nusi menambahkan.
Mundurnya Yunus Nusi membuat Menpora otomatis naik sebagai pengganti. Zainudin Amali pun kini kembali maju di posisi waketum PSSI.
Setelah Erick Tohir jadi Ketua PSSI dengan didampingi Ratu Tisha dan Zainudin Amali, tinggal pengurus lain yang akan duduk sebagai anggota komite eksekutif (exco) PSSI.
Pada putaran pertama terpilih tujuh anggota exco yang terdiri dari Eko Setiawan (52 suara), Endri Erawan (49), Juni Rahman (49), Muhammad (56), Rudi Yulianto (51), Sumardji (44), dan Vivin Cahyani (46).
Sedangkan sisanya lima exco lain terpilih pada pemilihan kedua setelah jeda: Ahmad Riyad (54 suara), Arya Sinulingga (58), Hasnuryadi (48), Peter Tanuri (60), dan Khaerul Anwar (56).
Pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2023 di Jakarta, Kamis (16/2), diwarnai dengan momen Menpora Zainudin Amali yang 'naik-turun' sebagai wakil ketua umum PSSI.
KLB PSSI 2023 yang digelar di Hoteng Shangri La menyatakan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI baru. Erick Thohir jadi Ketua PSSI usai menang mutlak dengan 66 suara atas La Nyalla Mattalitti yang mendapatkan 22 suara.
Sementara itu dua calon ketua PSSI lain, Arif Putra Wicaksono dan Doni Setiabudi tidak mendapatkan suara. Pemilihan ketua umum dalam KLB PSSI 2023 hanya diikuti empat calon lantaran salah satu calon, Fary Djemy Francis mengundurkan diri satu hari jelang pemilihan.
Pemilihan ketua umum PSSI yang digelar sebelum tengah hari pada Kami itu berlangsung damai dan berjalan tertib.
Akan tetapi nasib berbeda terjadi pada pemilihan wakil ketua umum PSSI. Terjadi kericuhan dalam pemilihan waketum PSSI ini setelah Menpora Zainudin Amali dan Yunus Nusi meraih suara terbanyak serta menyisihkan 14 calon lain.
Dalam pemilihan itu Zainudin Amali mendapatkan 66 suara, sementara Yunus Nusi kalah sedikit dengan perolehan 63 suara. Namun hasil pemilihan itu mendapat protes dari pemilik suara.
Voter menilai terjadi kesalahan dalam proses pemilihan wakil ketua umum PSSI. Salah satu masalahnya karena ada suara yang hilang dalam pemilihan waketum PSSI itu.
"Ada banyak suara yang hilang. Sementara banyak yang nulis nama Tisha hilang. Ada yang nulis nama Syauqi hilang. Ada yang nulis nama Riyadh hilang," kata Togar Simanjuntak, perwakilan Persiba Balikpapan.
"Inginnya teman-teman ganti Komite Pemilihan, tapi mantan ketua umum pak Iwan Bule menyelamatkan. Kita mendengarkan wibawa pak Ibul, hitung ulang. Jadi kongres ini diselamatkan wibawanya pak Iwan Bule," ujar ucap Togar menambahkan.
Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya>>>
Diwarnai Momen Yunus Nusi Mundur
Yunus Nusi mundur usia terpilih untuk kedua kali. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim)
Setelah mendapatkan izin dari perwakilan FIFA, pemilihan waketum PSSI diulang. Hasilnya menunjukkan Ratu Tisha Destria meraih suara terbanyak, 54, dan Yunus Nusi di posisi kedua dengan 53 suara.
Pemilihan kedua waketum PSSI ini mempunyai hasil terbalik. Ratu Tisha yang awalnya tidak masuk jadi 'pemenang' sementara Zainudin Amali yang memiliki suara terbanyak saat fase pertama tidak lolos di pemilihan kedua lantaran memiliki 44 suara.
Situasi itu membuat Menpora Zainudin Amali yang semula jadi waketum, harus turun karena suara yang dikumpulkan hanya sampai di posisi ketiga.
Akan tetapi drama dalam KLB PSSI pada pemilihan waketum ini berlanjut. Tidak lama setelah pemilihan waketum digelar, Yunus Nusi secara tiba-tiba mengundurkan diri.
"Demi kita bersama, demi masa depan sepak bola. Niat baik saya ini mohon untuk diizinkan komite pemilihan," ujar Yunus Nusi.
"Hari ini dengan teguh hati saya mengundurkan diri jadi Wakil Ketua Umum PSSI," ucap Yunus Nusi menambahkan.
Mundurnya Yunus Nusi membuat Menpora otomatis naik sebagai pengganti. Zainudin Amali pun kini kembali maju di posisi waketum PSSI.
Setelah Erick Tohir jadi Ketua PSSI dengan didampingi Ratu Tisha dan Zainudin Amali, tinggal pengurus lain yang akan duduk sebagai anggota komite eksekutif (exco) PSSI.
Pada putaran pertama terpilih tujuh anggota exco yang terdiri dari Eko Setiawan (52 suara), Endri Erawan (49), Juni Rahman (49), Muhammad (56), Rudi Yulianto (51), Sumardji (44), dan Vivin Cahyani (46).
Sedangkan sisanya lima exco lain terpilih pada pemilihan kedua setelah jeda: Ahmad Riyad (54 suara), Arya Sinulingga (58), Hasnuryadi (48), Peter Tanuri (60), dan Khaerul Anwar (56).