Jakarta, CNN Indonesia -- Keberhasilan Gregoria Mariska mengalahkan Carolina Marin pada babak semifinal Spain Masters 2023 menghasilkan deretan fakta menarik.
Gregoria Mariska melenggang ke final setelah menang tiga gim atas Marin yang mendapat dukungan penonton di Centro Deportivo Municipal Gallur, Madrid, Minggu (2/4) dini hari waktu Indonesia.
Kalah 10-21 pada gim pertama, Gregoria lantas merespons dengan menampilkan permainan berbeda pada gim kedua yang berakhir dengan skor 21-15.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki gim ketiga, duel ketat sempat terjadi pada paruh pertama laga. Gregoria pun sempat tertinggal 9-10 sebelum membalikkan keadaan menjadi 11-10 pada saat interval dan menyudahi laga dengan kemenangan 21-10.
Menurut penjelasan pelatih Herli Djaenudin, terdapat beberapa kunci dalam kemenangan Gregoria atas Marin. Selain perubahan pola main, Gregoria dinilai juga memiliki mental berbeda.
Berikut tujuh fakta Gregoria ke final Spain Masters 2023 usai mengalahkan Marin:
1. Kemenangan atas Gregoria di semifinal Spain Masters 2023 membuat rekor pertemuan dengan Marin menjadi imbang.
Dalam satu-satunya pertemuan di antara keduanya yang berlangsung pada babak 32 besar Malaysia Open 2018, Gregoria kalah dari Marin dalam laga yang berlangsung tiga gim.
2. Dengan mengalahkan Marin, maka makin bertambah banyak jajaran pemain tunggal putri papan atas yang menelan kekalahan dari Gregoria.
Sejak 2022, Gregoria tercatat beberapa kali menumbangkan pemain-pemain top di sektor tunggal putri seperti Chen Yufei, He Bingjao, dan Akane Yamaguchi.
3. Laju Gregoria menuju final Spain Masters 2023 diwarnai dengan menumbangkan pemain-pemain dari berbagai negara. Usai menundukkan Kirsty Gilmour asal Skotlandia pada babak 32 besar, Gregoria menumbangkan Kim Ga Eun dari Korea Selatan pada babak 16 besar.
Memasuki perempat final, giliran wakil Denmark Line Christophersen yang dikalahkan Gregoria. Marin yang menjadi tuan rumah menjadi pemain keempat yang ditumbangkan Gregoria di Spain Masters tahun ini.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Final Kedua BWF Tour hingga Perbaikan Performa Gregoria
Gregoria Mariska menorehkan perbaikan catatan sejak awal 2023. (Arsip PBSI)
4. Tiket ke final yang diraih usai mengalahkan Marin berarti laga puncak kedua Gregoria di ajang BWF Tour. Partai final Gregoria di kejuaraan level BWF Tour terjadi pada Australia Open tahun lalu. Ketika itu Gregoria kalah dari An Se Young dan harus puas menjadi finalis.
5. Sebenarnya Gregoria juga pernah menembus final, namun pada 2017 belum dikenal nama BWF Tour melainkan BWF Grand Prix.
Ketika itu Gregoria menembus final Syed Modi International dan bertemu Sindhu Pusarla, lawan yang akan dihadapi pada final Spain Masters 2023.
5. Sebenarnya Gregoria juga pernah menembus final, namun pada 2017 belum dikenal nama BWF Tour melainkan BWF Grand Prix.
Ketika itu Gregoria menembus final Syed Modi International dan bertemu Sindhu Pusarla, lawan yang akan dihadapi pada final Spain Masters 2023.
6. Pertemuan Gregoria dengan Sindhu di Syed Modi International 2017 adalah salah satu dari tujuh laga di antara kedua pemain.
Gregoria selalu gagal mengalahkan Sindhu dalam tujuh laga sebelumnya, sejak 2015 hingga 2022. Gregoria tiga kali kalah rubber gim dan empat kali kalah straight gim.
7. Atlet 23 tahun kelahiran Wonogiri itu berhasil memperbaiki capaian dalam lima kejuaraan sejak awal tahun ini.
Finis pada babak kedua di Malaysia Open dan India Open 2023 adalah prestasi terbaik Gregoria dalam dua kejuaraan tersebut.
Selain itu Gregoria juga untuk kali pertama mencapai babak perempat final di All England dan Indonesia Masters. Sementara debut Swiss Open dituntaskan dengan menembus semifinal, dan keikutsertaan pertama di Spain Masters berujung laga final.
[Gambas:Video CNN]