Rumah makan Padang Nusantara jadi obat rindu masakan khas Indonesia. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhwanuddin)
Phnom Penh, CNN Indonesia --
'Susah-susah Gampang' adalah idiom yang tepat untuk mencari makanan halal di Kamboja. Namun kesulitan bukan berarti mustahil didapatkan.
Makanan halal jadi salah satu persoalan bagi muslim yang sedang berada di Kamboja, utamanya selama penyelenggaraan SEA Games 2023.
Terutama bagi mereka penganut 'Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi', maka urusan perut jadi permasalahan serius. Beruntung, kebutuhan akan nasi bisa terpenuhi di restoran Padang Nusantara.
Tak sulit menemui restoran yang terletak di jalan Preath Sisowath Quay, Phnom Penh ini. Letaknya begitu strategis, hanya sekitar delapan menit berjalan kaki dari Istana Kerajaan Kamboja atau Royal Palace.
Atap Bagonjong khas Minangkabau plus stiker bertuliskan 'Padang Nusantara' jadi penanda jelas bahwa tempat ini menyediakan kuliner Sumatera Barat. Saat membuka pintu, aroma khas rendang menyambut setiap tamu.
CNNIndonesia.com berkesempatan mengunjungi restoran yang baru buka pada Desember 2022 ini. Meski tak memiliki luas yang begitu signifikan, tempat ini bisa menampung hingga 50 orang dalam sekali waktu.
Beragam lauk-pauk khas Minangkabau terpampang jelas dari kaca etalase di dekat pintu masuk. Ada lebih dari 20 jenis makanan yang disediakan pengelola.
Restoran Padang Nusantara di Kamboja. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhwanuddin)
Terdapat rendang sapi, rendang ayam, ikan balado, sayur nangka, hingga gulai tunjang yang bisa dinikmati pengunjung. Hal-hal detil seperti minuman kemasan dan tisu asal Indonesia memperkuat kesan Tanah Air tempat ini.
Salah satu pegawai restoran Padang Nusantara, Krisna, mengatakan hampir seluruh bahan makanan sengaja diimpor dari Indonesia untuk menjaga rasa dan otentikasi makanan.
"Bumbu, sayur-mayur, bahan-bahan lauk, hingga nasi diimpor dari Indonesia. Kami ingin mempertahankan keasliannya," kata Krisna.
Baca di halaman selanjutnya>>>
Krisna mengatakan, restoran ini merupakan milik pengusaha berkewarganegaraan Singapura, Muhammad Ali. Namun, sang pemilik juga berasal dari Padang, Sumatera Barat yang sudah lebih dulu membuka restoran serupa di Singapura.
"Pemilik tempat ini ingin mempertahankan budaya dari daerah asalnya walaupun sudah jadi warga negara Singapura," ujar Krisna.
Eksistensi SEA Games 2023 ternyata membawa berkah tersendiri bagi restoran ini. Sebab, jumlah pengunjung naik pesat setelah pesta olahraga Asia Tenggara itu akhirnya digelar untuk pertama kalinya di Kamboja.
"SEA Games 2023 membuat restoran ini semakin ramai. Mereka penasaran, seperti apa rasanya Nasi Padang di Kamboja," ucapnya.
Saat CNNIndonesia.com berkunjung, nampak rombongan dari Indonesia, Brunei Darussalam hingga Kamboja sedang menyantap Nasi Padang dengan lahap.
Salah satu pengunjung dari Indonesia, Dafid, menyampaikan kesannya setelah menyantap seporsi nasi dengan lauk rendang, telur dadar, dan sayur daun singkong.
"Saya suka rasa rendang dan telur dadarnya. Sama seperti di Indonesia. Apalagi sambal merah dan sambal hijaunya," kata Dafid.
'Susah-susah Gampang' adalah idiom yang tepat untuk mencari makanan halal di Kamboja. Namun kesulitan bukan berarti mustahil didapatkan.
Makanan halal jadi salah satu persoalan bagi muslim yang sedang berada di Kamboja, utamanya selama penyelenggaraan SEA Games 2023.
Terutama bagi mereka penganut 'Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi', maka urusan perut jadi permasalahan serius. Beruntung, kebutuhan akan nasi bisa terpenuhi di restoran Padang Nusantara.
Tak sulit menemui restoran yang terletak di jalan Preath Sisowath Quay, Phnom Penh ini. Letaknya begitu strategis, hanya sekitar delapan menit berjalan kaki dari Istana Kerajaan Kamboja atau Royal Palace.
Atap Bagonjong khas Minangkabau plus stiker bertuliskan 'Padang Nusantara' jadi penanda jelas bahwa tempat ini menyediakan kuliner Sumatera Barat. Saat membuka pintu, aroma khas rendang menyambut setiap tamu.
CNNIndonesia.com berkesempatan mengunjungi restoran yang baru buka pada Desember 2022 ini. Meski tak memiliki luas yang begitu signifikan, tempat ini bisa menampung hingga 50 orang dalam sekali waktu.
Beragam lauk-pauk khas Minangkabau terpampang jelas dari kaca etalase di dekat pintu masuk. Ada lebih dari 20 jenis makanan yang disediakan pengelola.
Restoran Padang Nusantara di Kamboja. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhwanuddin)
Terdapat rendang sapi, rendang ayam, ikan balado, sayur nangka, hingga gulai tunjang yang bisa dinikmati pengunjung. Hal-hal detil seperti minuman kemasan dan tisu asal Indonesia memperkuat kesan Tanah Air tempat ini.
Salah satu pegawai restoran Padang Nusantara, Krisna, mengatakan hampir seluruh bahan makanan sengaja diimpor dari Indonesia untuk menjaga rasa dan otentikasi makanan.
"Bumbu, sayur-mayur, bahan-bahan lauk, hingga nasi diimpor dari Indonesia. Kami ingin mempertahankan keasliannya," kata Krisna.
Baca di halaman selanjutnya>>>
Pemilik Warga Singapura Berdarah Minang
Pemilik rumah makan Padang Nusantara di Kamboja berasal dari Singapura. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhwanuddin)
Krisna mengatakan, restoran ini merupakan milik pengusaha berkewarganegaraan Singapura, Muhammad Ali. Namun, sang pemilik juga berasal dari Padang, Sumatera Barat yang sudah lebih dulu membuka restoran serupa di Singapura.
"Pemilik tempat ini ingin mempertahankan budaya dari daerah asalnya walaupun sudah jadi warga negara Singapura," ujar Krisna.
Eksistensi SEA Games 2023 ternyata membawa berkah tersendiri bagi restoran ini. Sebab, jumlah pengunjung naik pesat setelah pesta olahraga Asia Tenggara itu akhirnya digelar untuk pertama kalinya di Kamboja.
"SEA Games 2023 membuat restoran ini semakin ramai. Mereka penasaran, seperti apa rasanya Nasi Padang di Kamboja," ucapnya.
Saat CNNIndonesia.com berkunjung, nampak rombongan dari Indonesia, Brunei Darussalam hingga Kamboja sedang menyantap Nasi Padang dengan lahap.
Salah satu pengunjung dari Indonesia, Dafid, menyampaikan kesannya setelah menyantap seporsi nasi dengan lauk rendang, telur dadar, dan sayur daun singkong.
"Saya suka rasa rendang dan telur dadarnya. Sama seperti di Indonesia. Apalagi sambal merah dan sambal hijaunya," kata Dafid.