Wiljam Pluim jadi salah satu aktor penting saat PSM jadi juara Liga 1 2022/2023. (ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE)
Jakarta, CNN Indonesia --
Adanya kebijakan baru lima pemain asing di Liga 1 2023/2024 diyakini akan memunculkan bintang baru. Berikut prediksi lima bintang baru itu.
Dari musim ke musim, selalu hadir bintang baru di pentas Liga Indonesia. Musim lalu misalnya Mathias Pato muncul menjadi top skor kompetisi dengan koleksi 24 gol.
Musim sebelumnya ada Carlos Fortes bersama Arema FC dan Taisei Marukawa di Persebaya. Pada musim 2019 ada David da Silva bersama Bajul Ijo, dan Marko Simic di Persija pada 2018.
Tak hanya pemain berposisi menyerang, seperti striker atau winger, bek juga berpotensi membuat kejutan. Pemain-pemain asal ASEAN juga bisa saja muncul menjadi idola baru.
Berikut ini lima pemain baru di Liga 1 2023/2024 yang berpotensi menjadi bintang jika mengaku kiprah dan kariernya sebelum datang ke kompetisi Indonesia.
1. Charles Lokolingoy
Pemain 26 tahun berposisi striker ini merupakan satu-satunya pemain asal Kongon di Liga 1 2023/2024. Dengan usia yang masih muda, Lokolingoy berpeluang jadi bintang Arema FC.
Musim sebelumnya Lokolingoy membela klub kasta tertinggi Malta, Zebbug Rangers. Pada musim itu Lokolingoy tampil 26 kali dan membukukan 11. Tak terlalu impresif, tetapi menjanjikan.
Besar di Australia, Lokolingoy mengenyam sepak bola seperti di Eropa. Ini yang membuatnya bisa beradaptasi dengan baik saat mencoba peruntungan di Benua Biru.
2. Elias Dolah
Lahir di Swedia, Elias Dolah tumbuh menjadi pemain bola dengan iklim kompetisi ketat. Begitu pindah ke Thailand pada 2015, Elias tak mengalami banyak hambatan berarti.
Setelah lima musim lebih membela Port FC, Elias memutuskan membela Bali United. Kehadiran Elias diyakini akan menutup celah lemah Bali yang selama ini banyak dikritik.
Berlabel pemain timnas Thailand, usia 30, dan tinggi 198 centimeter, Elias diyakini akan bersinar. Apalagi jika Elias bisa membawa Serdadu Tridatu tampil di Liga Champions Asia.
Bersambung ke halaman berikutnya...
3. Song Ui Young
Sejatinya Ui Yong bukan sosok asing di Indonesia. Utamanya bagi fan Persija, Ui Yong adalah momok. Ia salah satu aktor yang membuat Persija tersingkir dari AFC Cup 2018.
Pemain asal Korea Selatan yang kini berpaspor Singapura ini pun membela tim yang tepat, Persebaya. Bersama Aji Santoso, Ui Yong bisa menjadi gelandang garang.
Dengan usia 29 tahun atau di masa matang, Ui Young bisa menjadi idola Bonek, sebutan fan Persebaya. Apalagi jika Ui Yong tampil garang di laga besar melawan Arema atau Persija.
4. Boubakary Diarra
Berposisi sebagai gelandang bertahan, Diarra bisa jadi momok di Liga 1 2023/2024. Keputusan pemain asal Prancis ini untuk membela PSIS Semarang bisa berbuah pujian.
Musim lalu pemain 29 tahun ini membela klub kasta teratas Malta, Mosta. Ia tampil 30 kali dalam semusim atau hampir tak tergantikan untuk membawa Mosta berada di posisi keempat liga.
Diarra juga pernah masuk timnas Mali U-20. Sayang setelah itu tak pernah dipanggil lagi. Diarra ingin tampil mengesankan di PSIS sehingga peluang dipanggil lagi ke timnas terbuka.
Pemain serba bisa. Begitu gambaran sosok Del Pino diperkenalkan. Pemain asal Spanyol ini pun tak asing dengan kompetisi sepak bola Asia Tenggara karena pernah main di Thailand.
Musim lalu Del Pino membela Nakhon Ratchasima dan mengoleksi tujuh gol dari 27 laga. Untuk pemain berposisi gelandang serang atau winger ini statistik menggembirakan.
Kini Del Pino akan ditangani Luis Milla, pelatih asal Spanyol. Ini akan membuat proses adaptasi Del Pino tak terlalu. Karena itu Del Pino diyakini akan bersinar.
Adanya kebijakan baru lima pemain asing di Liga 1 2023/2024 diyakini akan memunculkan bintang baru. Berikut prediksi lima bintang baru itu.
Dari musim ke musim, selalu hadir bintang baru di pentas Liga Indonesia. Musim lalu misalnya Mathias Pato muncul menjadi top skor kompetisi dengan koleksi 24 gol.
Musim sebelumnya ada Carlos Fortes bersama Arema FC dan Taisei Marukawa di Persebaya. Pada musim 2019 ada David da Silva bersama Bajul Ijo, dan Marko Simic di Persija pada 2018.
Tak hanya pemain berposisi menyerang, seperti striker atau winger, bek juga berpotensi membuat kejutan. Pemain-pemain asal ASEAN juga bisa saja muncul menjadi idola baru.
Berikut ini lima pemain baru di Liga 1 2023/2024 yang berpotensi menjadi bintang jika mengaku kiprah dan kariernya sebelum datang ke kompetisi Indonesia.
1. Charles Lokolingoy
Pemain 26 tahun berposisi striker ini merupakan satu-satunya pemain asal Kongon di Liga 1 2023/2024. Dengan usia yang masih muda, Lokolingoy berpeluang jadi bintang Arema FC.
Musim sebelumnya Lokolingoy membela klub kasta tertinggi Malta, Zebbug Rangers. Pada musim itu Lokolingoy tampil 26 kali dan membukukan 11. Tak terlalu impresif, tetapi menjanjikan.
Besar di Australia, Lokolingoy mengenyam sepak bola seperti di Eropa. Ini yang membuatnya bisa beradaptasi dengan baik saat mencoba peruntungan di Benua Biru.
2. Elias Dolah
Lahir di Swedia, Elias Dolah tumbuh menjadi pemain bola dengan iklim kompetisi ketat. Begitu pindah ke Thailand pada 2015, Elias tak mengalami banyak hambatan berarti.
Setelah lima musim lebih membela Port FC, Elias memutuskan membela Bali United. Kehadiran Elias diyakini akan menutup celah lemah Bali yang selama ini banyak dikritik.
Berlabel pemain timnas Thailand, usia 30, dan tinggi 198 centimeter, Elias diyakini akan bersinar. Apalagi jika Elias bisa membawa Serdadu Tridatu tampil di Liga Champions Asia.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Song Ui Young hingga Boubakary Diarra dan Tyronne del Pino
Taisei Marukawa jadi salah satu pemain asing yang bersinar di Liga 1. (ANTARA FOTO/AJI STYAWAN)
3. Song Ui Young
Sejatinya Ui Yong bukan sosok asing di Indonesia. Utamanya bagi fan Persija, Ui Yong adalah momok. Ia salah satu aktor yang membuat Persija tersingkir dari AFC Cup 2018.
Pemain asal Korea Selatan yang kini berpaspor Singapura ini pun membela tim yang tepat, Persebaya. Bersama Aji Santoso, Ui Yong bisa menjadi gelandang garang.
Dengan usia 29 tahun atau di masa matang, Ui Young bisa menjadi idola Bonek, sebutan fan Persebaya. Apalagi jika Ui Yong tampil garang di laga besar melawan Arema atau Persija.
4. Boubakary Diarra
Berposisi sebagai gelandang bertahan, Diarra bisa jadi momok di Liga 1 2023/2024. Keputusan pemain asal Prancis ini untuk membela PSIS Semarang bisa berbuah pujian.
Musim lalu pemain 29 tahun ini membela klub kasta teratas Malta, Mosta. Ia tampil 30 kali dalam semusim atau hampir tak tergantikan untuk membawa Mosta berada di posisi keempat liga.
Diarra juga pernah masuk timnas Mali U-20. Sayang setelah itu tak pernah dipanggil lagi. Diarra ingin tampil mengesankan di PSIS sehingga peluang dipanggil lagi ke timnas terbuka.
Pemain serba bisa. Begitu gambaran sosok Del Pino diperkenalkan. Pemain asal Spanyol ini pun tak asing dengan kompetisi sepak bola Asia Tenggara karena pernah main di Thailand.
Musim lalu Del Pino membela Nakhon Ratchasima dan mengoleksi tujuh gol dari 27 laga. Untuk pemain berposisi gelandang serang atau winger ini statistik menggembirakan.
Kini Del Pino akan ditangani Luis Milla, pelatih asal Spanyol. Ini akan membuat proses adaptasi Del Pino tak terlalu. Karena itu Del Pino diyakini akan bersinar.