Persib Bandung hanya bermain imbang di dua laga awal Liga 1. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia --
Jelang pekan ketiga Liga 1 2023/2024, tapi Persib Bandung belum juga meraih kemenangan. Akan jadi hal yang wajar jika supporter bertanya-tanya, kapan menang atuh, Maung Bandung?
Persib akan menjamu Dewa United pada pekan ketiga Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (14/7). Kembali tampil di kandang seharusnya bisa jadi momen kebangkitan Pangeran Biru.
Fakta bahwa Persib bukanlah satu-satunya tim raksasa belum memperoleh kemenangan tidak terhindarkan. Namun dua laga tanpa poin maksimal, performa tim besutan Luis Milla layak dipertanyakan.
Lini pertahanan pantas jadi titik yang disorot. Ambil contoh laga pembuka Liga 1 lawan Madura United. Persib kebobolan di menit kelima dan jadi satu-satunya tim yang kejebolan paling cepat hingga pekan kedua musim ini.
Pertandingan kedua kontra Arema tak jauh berbeda karena kembali kebobolan cepat, kali ini di menit keenam dan ke-17. Beruntung Persib punya Ciro Alves dan David Da Silva di lini depan karena mampu membalikkan kedudukan hingga unggul 3-2.
Namun lagi-lagi, skema bertahan Persib yang bermasalah membuat lawan mampu menyeimbangkan kedudukan di menit-menit akhir. Indikasi Persib bermasalah di lini pertahan semakin terlihat benar.
Mau tak mau, kondisi seperti ini harus segera diperbaiki dengan kemenangan. Milla perlu membenahi lini belakang saat daya gedor di depan sudah tajam.
Kini Persib sudah kebobolan empat kali atau berada di tim kedua dalam daftar kemasukan paling banyak. Barisan pengawal benteng pertahanan yang diisi Nick Kuipers, Daisuke Sato, dan rekrutan anyar Alberto Rodriguez jelas belum padu.
Melawan Dewa United yang tengah on fire tentu bakal jadi persoalan. Dua kemenangan beruntun bakal jadi suntikan motivasi tim asuhan Jan Olde Kiekerink.
Kehadiran dua rekrutan anyar Dewa United jadi sorotan, yakni Dimitrios Kolovos dan Alex Ferreira Martins. Sejauh ini mereka adalah pahlawan yang membawa Tangsel Warriors ke papan atas klasemen sementara.
Alex yang mencetak dua gol dalam dua laga beruntun plus satu gol tambahan dari Kolovos jadi bukti bahwa mereka dapat langsung nyetel dengan tim. Kondisi seperti ini seharusnya dapat cerminan oleh Persib.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Persoalan Persib saat ini bukan hanya di atas lapangan hijau. Friksi sedang meruncing antara suporter dengan manajemen klub. Masalah pembelian tiket jadi pemantik gejolak kedua sisi.
Viking Persib Club (VPC) yang jadi salah satu basis suporter terbesar menyatakan rehat dari tribune untuk sementara. Kekecewaan berawal dari sulitnya mendapat tiket pertandingan kandang Persib.
Protes sudah digelorakan sejak laga pembuka Persib musim ini dengan gerakan keluar dari lapangan pada menit ke-75. Namun karena persoalan dianggap belum menemui solusi, sebagian suporter memilih minggat sejenak.
Dengan regulasi Liga 1 yang hanya membuka pintu bagi suporter kandang, tentu gerakan yang dilakukan VPC bakal berdampak dalam berbagai aspek pada klub. Pertama, gelombang dukungan di lapangan akan berkurang. Kedua adalah pemasukan klub dari tiket juga dapat merosot.
Dampak secara tidak langsung dapat mempengaruhi gairah pemain yang beraksi di lapangan. Berkurangnya sorak-sorai bobotoh di lapangan bukan tak mungkin membuat laga Persib menjadi gersang. Sebagai klub dengan basis pendukung jutaan orang, situasi seperti ini adalah sinyal yang buruk.
Luis Milla harus waspada terhadap sejumlah kehadiran pemain yang pernah membela Persib di kubu lawan. (PERSIB/Amandeep Rohimah)
Belum lagi kalau Persib dikalahkan Dewa United, sudah jatuh tertimpa tangga. Karena itu, kemenangan akan jadi sedikit peredam geram.
Sebab ini bukan pertama kalinya Persib kedodoran di awal kompetisi. Pada pembuka musim lalu, Persib juga baru bisa memetik kemenangan perdana di pekan keempat. Stigma telat panas harus segera disingkirkan.
Luis Milla harus menyiapkan kejutan melawan Dewa United. Pasalnya bisa jadi taktik yang ada sejauh ini dapat mudah ditembus lantaran Ricky Kambuaya kini merapat ke kubu seberang.
Bisik-bisik juga bisa dilakukan oleh Deden Natshir dan Henhen Herdiana. Ketiga pemain eks Persib itu dapat jadi 'cepu' dalam membocorkan strategi lawan.
Kini semuanya tergantung Luis Milla dalam menyusun rencana dan para pemain yang melaksanakannya di lapangan. Terlepas dari kebobolan empat gol, catatan mampu mencetak empat gol dari dua pertandingan membuktikan Persib tidak buruk-buruk amat dan bisa menang dalam pertandingan ini.
Jelang pekan ketiga Liga 1 2023/2024, tapi Persib Bandung belum juga meraih kemenangan. Akan jadi hal yang wajar jika supporter bertanya-tanya, kapan menang atuh, Maung Bandung?
Persib akan menjamu Dewa United pada pekan ketiga Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (14/7). Kembali tampil di kandang seharusnya bisa jadi momen kebangkitan Pangeran Biru.
Fakta bahwa Persib bukanlah satu-satunya tim raksasa belum memperoleh kemenangan tidak terhindarkan. Namun dua laga tanpa poin maksimal, performa tim besutan Luis Milla layak dipertanyakan.
Lini pertahanan pantas jadi titik yang disorot. Ambil contoh laga pembuka Liga 1 lawan Madura United. Persib kebobolan di menit kelima dan jadi satu-satunya tim yang kejebolan paling cepat hingga pekan kedua musim ini.
Pertandingan kedua kontra Arema tak jauh berbeda karena kembali kebobolan cepat, kali ini di menit keenam dan ke-17. Beruntung Persib punya Ciro Alves dan David Da Silva di lini depan karena mampu membalikkan kedudukan hingga unggul 3-2.
Namun lagi-lagi, skema bertahan Persib yang bermasalah membuat lawan mampu menyeimbangkan kedudukan di menit-menit akhir. Indikasi Persib bermasalah di lini pertahan semakin terlihat benar.
Mau tak mau, kondisi seperti ini harus segera diperbaiki dengan kemenangan. Milla perlu membenahi lini belakang saat daya gedor di depan sudah tajam.
Kini Persib sudah kebobolan empat kali atau berada di tim kedua dalam daftar kemasukan paling banyak. Barisan pengawal benteng pertahanan yang diisi Nick Kuipers, Daisuke Sato, dan rekrutan anyar Alberto Rodriguez jelas belum padu.
Melawan Dewa United yang tengah on fire tentu bakal jadi persoalan. Dua kemenangan beruntun bakal jadi suntikan motivasi tim asuhan Jan Olde Kiekerink.
Kehadiran dua rekrutan anyar Dewa United jadi sorotan, yakni Dimitrios Kolovos dan Alex Ferreira Martins. Sejauh ini mereka adalah pahlawan yang membawa Tangsel Warriors ke papan atas klasemen sementara.
Alex yang mencetak dua gol dalam dua laga beruntun plus satu gol tambahan dari Kolovos jadi bukti bahwa mereka dapat langsung nyetel dengan tim. Kondisi seperti ini seharusnya dapat cerminan oleh Persib.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Bisakah Satu Kemenangan Jadi Peredam Geram?
Dewa United sedang dalam tren bagus di awal musim Liga 1. (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Persoalan Persib saat ini bukan hanya di atas lapangan hijau. Friksi sedang meruncing antara suporter dengan manajemen klub. Masalah pembelian tiket jadi pemantik gejolak kedua sisi.
Viking Persib Club (VPC) yang jadi salah satu basis suporter terbesar menyatakan rehat dari tribune untuk sementara. Kekecewaan berawal dari sulitnya mendapat tiket pertandingan kandang Persib.
Protes sudah digelorakan sejak laga pembuka Persib musim ini dengan gerakan keluar dari lapangan pada menit ke-75. Namun karena persoalan dianggap belum menemui solusi, sebagian suporter memilih minggat sejenak.
Dengan regulasi Liga 1 yang hanya membuka pintu bagi suporter kandang, tentu gerakan yang dilakukan VPC bakal berdampak dalam berbagai aspek pada klub. Pertama, gelombang dukungan di lapangan akan berkurang. Kedua adalah pemasukan klub dari tiket juga dapat merosot.
Dampak secara tidak langsung dapat mempengaruhi gairah pemain yang beraksi di lapangan. Berkurangnya sorak-sorai bobotoh di lapangan bukan tak mungkin membuat laga Persib menjadi gersang. Sebagai klub dengan basis pendukung jutaan orang, situasi seperti ini adalah sinyal yang buruk.
Luis Milla harus waspada terhadap sejumlah kehadiran pemain yang pernah membela Persib di kubu lawan. (PERSIB/Amandeep Rohimah)
Belum lagi kalau Persib dikalahkan Dewa United, sudah jatuh tertimpa tangga. Karena itu, kemenangan akan jadi sedikit peredam geram.
Sebab ini bukan pertama kalinya Persib kedodoran di awal kompetisi. Pada pembuka musim lalu, Persib juga baru bisa memetik kemenangan perdana di pekan keempat. Stigma telat panas harus segera disingkirkan.
Luis Milla harus menyiapkan kejutan melawan Dewa United. Pasalnya bisa jadi taktik yang ada sejauh ini dapat mudah ditembus lantaran Ricky Kambuaya kini merapat ke kubu seberang.
Bisik-bisik juga bisa dilakukan oleh Deden Natshir dan Henhen Herdiana. Ketiga pemain eks Persib itu dapat jadi 'cepu' dalam membocorkan strategi lawan.
Kini semuanya tergantung Luis Milla dalam menyusun rencana dan para pemain yang melaksanakannya di lapangan. Terlepas dari kebobolan empat gol, catatan mampu mencetak empat gol dari dua pertandingan membuktikan Persib tidak buruk-buruk amat dan bisa menang dalam pertandingan ini.