Chelsea langsung hadapi lawan berat Liverpool di pekan pertama Liga Inggris. (AP/Chris Szagola)
Jakarta, CNN Indonesia --
Duel sarat gengsi langsung tersaji di pekan pertama Premier League. Chelsea akan menjamu Liverpool di Stamford Bridge, Minggu (13/8).
Maurucio Pochettino menghuni kursi pelatih kepala dengan skuad porak-poranda. Sedikitnya ada tujuh pemain pilar yang berjalan ke pintu keluar Stamford Bridge.
Sebagian pemain kabur ke Liga Arab Saudi dan beberapa pemain lainnya hijrah ke tim rival di Premier League. Sebuah kebijakan transfer aneh, terlebih para pemain tersebut dijual di bawah harga beli.
Bek tangguh Kalidou Koulibaly dilepas ke Al Hilal, gelandang enerjik N'Golo Kante gabung Al Ittihad secara gratis), dan penjaga gawang utama Edouard Mendy gabung Al Ahli.
Tak berhenti sampai di situ, The Blues juga rela melepas ruh lini depan mereka musim lalu, Kai Havertz ke Arsenal. Sedangkan Mateo Kovacic diizinkan pindah ke Manchester City.
Christian Pulisic dan Ruben Loftus-Cheek pun dilego ke klub Serie A, AC Milan. Sedangkan Hakim Ziyech yang berencana pindah ke Arab Saudi kini statusnya masih menggantung di Chelsea.
Hal serupa juga terjadi kepada Romelu Lukaku. Striker asal Belgia itu lagi-lagi jadi 'benalu' dan berniat hengkang dari Chelsea dalam waktu dekat.
Ironisnya, perombakan besar-besaran yang dilakukan tak sesuai dengan pemain yang didapat di bursa transfer. Situasi ini jelas membuat kekuatan Chelsea jomplang.
Sejauh ini Chelsea bisa dibilang hanya mampu mendatangkan dua pemain potensial, Christopher Nkunku dari RB Leipzig dan Nicolas Jackson asal Villarreal.
Sayang beribu sayang, Nkunku sang gelandang serang yang bisa diplot jadi ujung tombak, terancam absen di laga pembuka Premier League. Cedera lutut di laga pramusim jadi penyebabnya.
Christopher Nkunkudiprediksi absen lawan Liverpool. (Getty Images via AFP/TIM NWACHUKWU)
Pochettino memang sudah terbiasa menangani skuad apa adanya jika berkaca saat menukangi Tottenham Hotspur. Berkat tangan dinginnya para pemain potensial menjelma bintang top dunia. Sebut saja Harry Kane dan Son Heung Min yang kini jadi tulang punggung Tottenham.
Namun, cara kerja Pochettino tak bisa instan. Ia harus mendapat waktu yang cukup untuk menempa sejumlah pemain berbakat untuk melesat di kemudian hari.
Chelsea memang tak pernah kalah di laga pramusim dengan catatan tiga kemenangan dan dua seri. Namun, kemenangan diraih saat menghadapi lawan-lawan ringan seperti Wrexham, Brighton, dan Fulham.
Thiago Silva dkk paling banter hanya mampu bermain seri ketika bentrok melawan tim yang selevel seperti Newcastle United dan Borussia Dortmund.
Kini, Chelsea akan menjamu Liverpool yang masuk dalam daftar tim favorit juara musim ini. Walau The Reds juga kehilangan beberapa pilar, namun mereka masih punya pondasi yang kuat.
Baca di halaman berikutnya>>>
Lini depan Liverpool musim ini masih mengerikan. Walau kehilangan Roberto Firmino, Jurgen Klopp masih memiliki Mohamed Salah, Luis Diaz, Diogo Jota, dan Darwin Nunez.
Keempat penyerang ini punya kualitas jempolan meski Nunez musim lalu belum menjanjikan. Namun, striker internasional Uruguay itu moncer di laga pramusim dengan koleksi empat gol.
Nunez tercatat sebagai top skor Liverpool di ajang pramusim bersama Jota yang sama-sama mengemas empat gol. Sementara Diaz cetak tiga gol dan Salah dua gol.
Catatan dua gol yang dilesakkan Mo Salah tak serta merta bisa dipandang sebagai penurunan ketajaman sang bintang. Justru ia dianggap bermain lebih dewasa karena menyumbang tujuh assist di lima laga pramusim.
Yang pasti, Klopp punya cukup banyak opsi yang dimainkan untuk memborbardir pertahanan Chelsea.
Selain itu, Klopp juga bisa menurunkan dua pendatang baru, Alexis Mac Allister dan Dominik Szoboszlai, di lini tengah mereka. Hanya saja, barisan pertahanan Liverpool masih jadi masalah.
Dari lima laga persahabatan pramusim, Liverpool hanya sekali bermain tanpa kebobolan. Itu terjadi saat mengalahkan Leicester City 4-0 dalam tur pramusim di Singapura.
Selebihnya, gawang Liverpool tercatat 11 kali kebobolan. Ini mengindikasikan pertahanan mereka tidak sedang baik-baik saja.
Pertahanan Liverpool yang dipimpin Virgil van Dijk kecolongan empat gol saat bentrok dengan Bayern Munchen. The Reds saat itu dipaksa menyerah 3-4.
Lini belakang Liverpool memang masih kurang kokoh di awal musim, namun lini serang mereka tetap mengerikan. Terlebih melawan Chelsea yang sedang membangun ulang kekuatan mereka.
Liverpool juga unggul dari segi head to head. Evening Standard melansir, Chelsea tak belum pernah mengalahkan Liverpool di Liga Inggris saat berstatus sebagai tuan rumah selama lebih dari lima tahun.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Chelsea juga punya persentase kemenangan lebih rendah. Kubu London Barat menang 65 kali dan kalah 84 kali dari Liverpool. Sebanyak 45 laga lainnya berujung imbang.
Bigmatch di pekan pertama Liga Inggris ini kemungkinan bakal dimenangkan Liverpool yang lebih bergairah di lini depan. Namun, Chelsea yang dihuni pemain muda juga bisa merepotkan.
Duel sarat gengsi langsung tersaji di pekan pertama Premier League. Chelsea akan menjamu Liverpool di Stamford Bridge, Minggu (13/8).
Maurucio Pochettino menghuni kursi pelatih kepala dengan skuad porak-poranda. Sedikitnya ada tujuh pemain pilar yang berjalan ke pintu keluar Stamford Bridge.
Sebagian pemain kabur ke Liga Arab Saudi dan beberapa pemain lainnya hijrah ke tim rival di Premier League. Sebuah kebijakan transfer aneh, terlebih para pemain tersebut dijual di bawah harga beli.
Bek tangguh Kalidou Koulibaly dilepas ke Al Hilal, gelandang enerjik N'Golo Kante gabung Al Ittihad secara gratis), dan penjaga gawang utama Edouard Mendy gabung Al Ahli.
Tak berhenti sampai di situ, The Blues juga rela melepas ruh lini depan mereka musim lalu, Kai Havertz ke Arsenal. Sedangkan Mateo Kovacic diizinkan pindah ke Manchester City.
Christian Pulisic dan Ruben Loftus-Cheek pun dilego ke klub Serie A, AC Milan. Sedangkan Hakim Ziyech yang berencana pindah ke Arab Saudi kini statusnya masih menggantung di Chelsea.
Hal serupa juga terjadi kepada Romelu Lukaku. Striker asal Belgia itu lagi-lagi jadi 'benalu' dan berniat hengkang dari Chelsea dalam waktu dekat.
Ironisnya, perombakan besar-besaran yang dilakukan tak sesuai dengan pemain yang didapat di bursa transfer. Situasi ini jelas membuat kekuatan Chelsea jomplang.
Sejauh ini Chelsea bisa dibilang hanya mampu mendatangkan dua pemain potensial, Christopher Nkunku dari RB Leipzig dan Nicolas Jackson asal Villarreal.
Sayang beribu sayang, Nkunku sang gelandang serang yang bisa diplot jadi ujung tombak, terancam absen di laga pembuka Premier League. Cedera lutut di laga pramusim jadi penyebabnya.
Christopher Nkunkudiprediksi absen lawan Liverpool. (Getty Images via AFP/TIM NWACHUKWU)
Pochettino memang sudah terbiasa menangani skuad apa adanya jika berkaca saat menukangi Tottenham Hotspur. Berkat tangan dinginnya para pemain potensial menjelma bintang top dunia. Sebut saja Harry Kane dan Son Heung Min yang kini jadi tulang punggung Tottenham.
Namun, cara kerja Pochettino tak bisa instan. Ia harus mendapat waktu yang cukup untuk menempa sejumlah pemain berbakat untuk melesat di kemudian hari.
Chelsea memang tak pernah kalah di laga pramusim dengan catatan tiga kemenangan dan dua seri. Namun, kemenangan diraih saat menghadapi lawan-lawan ringan seperti Wrexham, Brighton, dan Fulham.
Thiago Silva dkk paling banter hanya mampu bermain seri ketika bentrok melawan tim yang selevel seperti Newcastle United dan Borussia Dortmund.
Kini, Chelsea akan menjamu Liverpool yang masuk dalam daftar tim favorit juara musim ini. Walau The Reds juga kehilangan beberapa pilar, namun mereka masih punya pondasi yang kuat.
Baca di halaman berikutnya>>>
Nunez Kian Menjanjikan, Mo Salah Makin Dewasa
Darwin Nunez cetak empat gol di tur pramusim Liverpool. (REUTERS/EDGAR SU)
Lini depan Liverpool musim ini masih mengerikan. Walau kehilangan Roberto Firmino, Jurgen Klopp masih memiliki Mohamed Salah, Luis Diaz, Diogo Jota, dan Darwin Nunez.
Keempat penyerang ini punya kualitas jempolan meski Nunez musim lalu belum menjanjikan. Namun, striker internasional Uruguay itu moncer di laga pramusim dengan koleksi empat gol.
Nunez tercatat sebagai top skor Liverpool di ajang pramusim bersama Jota yang sama-sama mengemas empat gol. Sementara Diaz cetak tiga gol dan Salah dua gol.
Catatan dua gol yang dilesakkan Mo Salah tak serta merta bisa dipandang sebagai penurunan ketajaman sang bintang. Justru ia dianggap bermain lebih dewasa karena menyumbang tujuh assist di lima laga pramusim.
Yang pasti, Klopp punya cukup banyak opsi yang dimainkan untuk memborbardir pertahanan Chelsea.
Selain itu, Klopp juga bisa menurunkan dua pendatang baru, Alexis Mac Allister dan Dominik Szoboszlai, di lini tengah mereka. Hanya saja, barisan pertahanan Liverpool masih jadi masalah.
Dari lima laga persahabatan pramusim, Liverpool hanya sekali bermain tanpa kebobolan. Itu terjadi saat mengalahkan Leicester City 4-0 dalam tur pramusim di Singapura.
Selebihnya, gawang Liverpool tercatat 11 kali kebobolan. Ini mengindikasikan pertahanan mereka tidak sedang baik-baik saja.
Pertahanan Liverpool yang dipimpin Virgil van Dijk kecolongan empat gol saat bentrok dengan Bayern Munchen. The Reds saat itu dipaksa menyerah 3-4.
Lini belakang Liverpool memang masih kurang kokoh di awal musim, namun lini serang mereka tetap mengerikan. Terlebih melawan Chelsea yang sedang membangun ulang kekuatan mereka.
Liverpool juga unggul dari segi head to head. Evening Standard melansir, Chelsea tak belum pernah mengalahkan Liverpool di Liga Inggris saat berstatus sebagai tuan rumah selama lebih dari lima tahun.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Chelsea juga punya persentase kemenangan lebih rendah. Kubu London Barat menang 65 kali dan kalah 84 kali dari Liverpool. Sebanyak 45 laga lainnya berujung imbang.
Bigmatch di pekan pertama Liga Inggris ini kemungkinan bakal dimenangkan Liverpool yang lebih bergairah di lini depan. Namun, Chelsea yang dihuni pemain muda juga bisa merepotkan.