Indonesia vs Malaysia: Jalan Tol Garuda Muda ke Semifinal
Jun Mahares | CNN Indonesia
Jumat, 18 Agu 2023 07:41 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Muhammad Ferarri diharapkan bisa menggantikan peran penting Rizky Ridho. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi ujian pertama melawan Malaysia di Grup B Piala AFF U-23 2023. Hasil duel ini bisa jadi jalan tol atau batu sandungan bagi pasukan Garuda Muda.
Indonesia tergabung di Grup B bersama Malaysia dan Timor Leste. Tanpa mengerdilkan kekuatan Timor Leste, maka lawan terberat Indonesia adalah Malaysia.
Oleh sebab itu, laga perdana boleh jadi penentu kiprah skuad arahan Shin Tae Yong di ajang ini. Kemenangan jadi harga mati jika ingin melaju ke semifinal sebagai juara grup.
Dengan catatan, Ernando Ari Sutaryadi dan kawan-kawan tak tergelincir di laga pamungkas saat menghadapi Timor Leste.
PSSI memang tak membebankan target kepada STY di turnamen ini. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu pasti punya target pribadi.
Ia tak mau kalah pamor dari Indra Sjafri yang sukses mengantar Timnas Indonesia U-22 juara SEA Games 2023. Maka, target juara tetap terpatri meski tak diumbar lewat kata-kata.
Keputusan STY untuk merekrut pemain muda terbaik di Liga 1 jadi salah satu indikator bahwa ia tak mau sekadar jadi tim penghibur.
Sebanyak 11 pemain jebolan juara SEA Games 2023 bersedia dipanggil. Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari masih jadi andalan di bawah mistar gawang.
Lini belakang juga dihuni wajah-wajah tak asing seperti Bagas Kaffa, Haykal Alhafiz, Muhammad Ferarri, Komang Teguh Trisnanda, dan Alfeandra Dewangga.
Di lini tengah, STY masih mengandalkan Jeam Kelly Sroyer dan Beckham Putra. Adapun barisan depan diperkuat Ramadhan Sananta, Titan Agung, dan Irfan Jauhari.
Sebelumnya STY memanggil nama-nama familiar seperti Rizky Ridho (Persija Jakarta), Dzaky Asraf (PSM Makassar), dan Fajar Fatur Rahman (Borneo FC). Dari ketiga nama tersebut, STY paling terpukul dengan keputusan Persija tak melepas Ridho. Bek 21 tahun itu salah satu pemain kesayangan STY.
Namun, STY tak mau ambil pusing. Toh, dia bisa memaksimalkan Ferarri sebagai pengganti Ridho di lini belakang. Ferarri sebenarnya juga tercatat sebagai pemain Persija namun ia sedang 'cuti' untuk menjalani pendidikan kepolisian. Lobi-lobi ketua Badan Tim Nasional Sumardji sukses membuat Ferarri diizinkan membela Merah Putih.
Keputusan Persija tak merestui Ridho membela Timnas U-23 di Piala AFF u-23 sebenarnya sudah menjadi problem yang terus berulang di sepak bola Indonesia.
Klub-klub merasa keberatan melepas pemain ke turnamen Piala AFF U-23 yang tak masuk kalender FIFA. Terlebih pemain yang dipanggil punya peran vital di klubnya masing-masing.
Kendati kembali menghadapi penolakan dari sejumlah klub, STY masih memiliki talenta terbaik untuk menambal beberapa posisi krusial.
Sebanyak 23 pemain yang dipanggil cukup mumpuni untuk menjaga gengsi bendera Merah Putih di kejuaraan yang akan digelar di Thailand itu.
Baca di halaman berikutnya>>>
Sebelum berbicara lebih jauh, Timnas Indonesia U-23 bakal lebih dulu diuji Malaysia. STY memang punya rekor mentereng saat menghadapi Malaysia.
Selama menangani Timnas Indonesia sejak Desember 2019, Shin sudah dua kali berhadapan dengan Malaysia di berbagai ajang kelompok umur. Hasilnya, semua pertandingan berakhir dengan kemenangan.
Pertemuan pertama terjadi di fase grup Piala AFF 2020 (2021). Kala itu Indonesia digdaya dengan melibas pasukan Harimau Malaya 4-1 pada 19 Desember 2021.
Duel berikutnya terjadi di SEA Games 2020 (2021). Pada 22 Mei 2021 itu, dalam laga perebutan medali perunggu, Indonesia menang adu penalti setelah imbang 1-1 di waktu normal.
Kini Indonesia vs Malaysia kembali bentrok di Piala AFF U-23 2023. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Rayong, Thailand, Jumat (18/8).
Pertandingan ini sangat krusial sebab bakal menentukan status di Grup B. Setelah laga tersebut Indonesia dan Malaysia akan menghadapi Timor Leste yang di atas kertas merupakan tim terlemah grup.
Artinya tim yang bisa meraih kemenangan besar pada laga pertama kemungkinan menjadi juara grup dan lolos ke babak semifinal. Karena itu Indonesia dan Malaysia akan langsung tancap gas.
Peluang Indonesia ke semifinal bakal terbuka lebar jika sukses mengalahkan Malaysia. Selanjutnya, STY bisa melakukan rotasi saat menghadapi Timor Leste tanpa mengendurkan target menang.
Status juara Grup B akan membuka jalan Indonesia ke semifinal. Vietnam yang berada di Grup C akan menjadi calon kuat lawan Indonesia di semifinal.
Di atas kertas, Vietnam bakal mampu finis sebagai juara Grup C yang akan bersaing dengan dua tim nonunggulan: Filipina dan Laos.
Sementara semifinal lainnya kemungkinan akan mempertemukan juara Grup A vs runner up terbaik. Status juara Grup A berpeluang direbut Thailand yang tergabung bersama Kamboja, Brunei Darussalam, dan Myanmar.
Selain sarat gengsi, Piala AFF U-23 bakal jadi ajang uji Timnas Indonesia U-23 yang akan diproyeksikan tampil di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Untuk ajang ini Indonesia U-23 tergabung di Grup K bersama Turkmenistan dan Taiwan. Garuda Muda ditargetkan lolos putaran final. Target itu cukup realistis terlebih laga kualifikasi ini dihelat di Stadion Manahan, Solo.
Jika Indonesia U-23 bisa lolos grup Piala AFF U-23 2024 atau artinya akan tampil hingga 26 Agustus, pemain tak akan dipulangkan begitu selesai turnamen. Pemain langsung bersiap untuk kualifikasi yang akan berlangsung pada 6-12 September.
Jika lolos ke final Piala AFF U-23, Indonesia akan menjalani empat laga termasuk partai final. Empat laga ini bisa dijadikan evaluasi lebih dari cukup menjelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2024.
Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi ujian pertama melawan Malaysia di Grup B Piala AFF U-23 2023. Hasil duel ini bisa jadi jalan tol atau batu sandungan bagi pasukan Garuda Muda.
Indonesia tergabung di Grup B bersama Malaysia dan Timor Leste. Tanpa mengerdilkan kekuatan Timor Leste, maka lawan terberat Indonesia adalah Malaysia.
Oleh sebab itu, laga perdana boleh jadi penentu kiprah skuad arahan Shin Tae Yong di ajang ini. Kemenangan jadi harga mati jika ingin melaju ke semifinal sebagai juara grup.
Dengan catatan, Ernando Ari Sutaryadi dan kawan-kawan tak tergelincir di laga pamungkas saat menghadapi Timor Leste.
PSSI memang tak membebankan target kepada STY di turnamen ini. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu pasti punya target pribadi.
Ia tak mau kalah pamor dari Indra Sjafri yang sukses mengantar Timnas Indonesia U-22 juara SEA Games 2023. Maka, target juara tetap terpatri meski tak diumbar lewat kata-kata.
Keputusan STY untuk merekrut pemain muda terbaik di Liga 1 jadi salah satu indikator bahwa ia tak mau sekadar jadi tim penghibur.
Sebanyak 11 pemain jebolan juara SEA Games 2023 bersedia dipanggil. Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari masih jadi andalan di bawah mistar gawang.
Lini belakang juga dihuni wajah-wajah tak asing seperti Bagas Kaffa, Haykal Alhafiz, Muhammad Ferarri, Komang Teguh Trisnanda, dan Alfeandra Dewangga.
Di lini tengah, STY masih mengandalkan Jeam Kelly Sroyer dan Beckham Putra. Adapun barisan depan diperkuat Ramadhan Sananta, Titan Agung, dan Irfan Jauhari.
Sebelumnya STY memanggil nama-nama familiar seperti Rizky Ridho (Persija Jakarta), Dzaky Asraf (PSM Makassar), dan Fajar Fatur Rahman (Borneo FC). Dari ketiga nama tersebut, STY paling terpukul dengan keputusan Persija tak melepas Ridho. Bek 21 tahun itu salah satu pemain kesayangan STY.
Namun, STY tak mau ambil pusing. Toh, dia bisa memaksimalkan Ferarri sebagai pengganti Ridho di lini belakang. Ferarri sebenarnya juga tercatat sebagai pemain Persija namun ia sedang 'cuti' untuk menjalani pendidikan kepolisian. Lobi-lobi ketua Badan Tim Nasional Sumardji sukses membuat Ferarri diizinkan membela Merah Putih.
Keputusan Persija tak merestui Ridho membela Timnas U-23 di Piala AFF u-23 sebenarnya sudah menjadi problem yang terus berulang di sepak bola Indonesia.
Klub-klub merasa keberatan melepas pemain ke turnamen Piala AFF U-23 yang tak masuk kalender FIFA. Terlebih pemain yang dipanggil punya peran vital di klubnya masing-masing.
Kendati kembali menghadapi penolakan dari sejumlah klub, STY masih memiliki talenta terbaik untuk menambal beberapa posisi krusial.
Sebanyak 23 pemain yang dipanggil cukup mumpuni untuk menjaga gengsi bendera Merah Putih di kejuaraan yang akan digelar di Thailand itu.
Baca di halaman berikutnya>>>
Rekor Mentereng STY Lawan Malaysia
Ramadhan Sananta siap jadi ujung tombak Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23. (REUTERS/CHALINEE THIRASUPA)
Sebelum berbicara lebih jauh, Timnas Indonesia U-23 bakal lebih dulu diuji Malaysia. STY memang punya rekor mentereng saat menghadapi Malaysia.
Selama menangani Timnas Indonesia sejak Desember 2019, Shin sudah dua kali berhadapan dengan Malaysia di berbagai ajang kelompok umur. Hasilnya, semua pertandingan berakhir dengan kemenangan.
Pertemuan pertama terjadi di fase grup Piala AFF 2020 (2021). Kala itu Indonesia digdaya dengan melibas pasukan Harimau Malaya 4-1 pada 19 Desember 2021.
Duel berikutnya terjadi di SEA Games 2020 (2021). Pada 22 Mei 2021 itu, dalam laga perebutan medali perunggu, Indonesia menang adu penalti setelah imbang 1-1 di waktu normal.
Kini Indonesia vs Malaysia kembali bentrok di Piala AFF U-23 2023. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Rayong, Thailand, Jumat (18/8).
Pertandingan ini sangat krusial sebab bakal menentukan status di Grup B. Setelah laga tersebut Indonesia dan Malaysia akan menghadapi Timor Leste yang di atas kertas merupakan tim terlemah grup.
Artinya tim yang bisa meraih kemenangan besar pada laga pertama kemungkinan menjadi juara grup dan lolos ke babak semifinal. Karena itu Indonesia dan Malaysia akan langsung tancap gas.
Peluang Indonesia ke semifinal bakal terbuka lebar jika sukses mengalahkan Malaysia. Selanjutnya, STY bisa melakukan rotasi saat menghadapi Timor Leste tanpa mengendurkan target menang.
Status juara Grup B akan membuka jalan Indonesia ke semifinal. Vietnam yang berada di Grup C akan menjadi calon kuat lawan Indonesia di semifinal.
Di atas kertas, Vietnam bakal mampu finis sebagai juara Grup C yang akan bersaing dengan dua tim nonunggulan: Filipina dan Laos.
Sementara semifinal lainnya kemungkinan akan mempertemukan juara Grup A vs runner up terbaik. Status juara Grup A berpeluang direbut Thailand yang tergabung bersama Kamboja, Brunei Darussalam, dan Myanmar.
Selain sarat gengsi, Piala AFF U-23 bakal jadi ajang uji Timnas Indonesia U-23 yang akan diproyeksikan tampil di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Untuk ajang ini Indonesia U-23 tergabung di Grup K bersama Turkmenistan dan Taiwan. Garuda Muda ditargetkan lolos putaran final. Target itu cukup realistis terlebih laga kualifikasi ini dihelat di Stadion Manahan, Solo.
Jika Indonesia U-23 bisa lolos grup Piala AFF U-23 2024 atau artinya akan tampil hingga 26 Agustus, pemain tak akan dipulangkan begitu selesai turnamen. Pemain langsung bersiap untuk kualifikasi yang akan berlangsung pada 6-12 September.
Jika lolos ke final Piala AFF U-23, Indonesia akan menjalani empat laga termasuk partai final. Empat laga ini bisa dijadikan evaluasi lebih dari cukup menjelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2024.