Persija vs Persib: Kecerdikan Doll Diuji Pragmatisme Hodak
Abdul Susila | CNN Indonesia
Jumat, 01 Sep 2023 08:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Pelatih Persib Bojan Hodak akan adu taktik dengan pelatih Persija, Thomas Doll. (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Kualitas racikan Thomas Doll sedang diuji dengan tes yang benar-benar keras. Musim lalu Persija tak pernah merana seperti musim ini. Paling banter Persija tak menang tiga kali beruntun.
Yang akan memberi ujian keras itu adalah Persib dalam asuhan Bojan Hodak. Kekalahan dari Pangeran Biru julukan lain Persib, selalu terasa lebih menyakitkan dari tim lain.
Karenanya pula kelompok suporter Persija, The Jakmania mendatangi latihan tim beberapa waktu lalu. Mereka mencoba memantik semangat juang tim yang terpuruk, agar garang lagi saat jumpa Persib.
Jakmania ingin Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan menampilkan mentalitas juara Persija. Pelatih Thomas Doll diharapkan bisa menghadirkan kecerdikan racikan strateginya di laga ini.
Dominasi permainan, seperti yang dipraktikkan Persija musim ini, diacungi jempol, tetapi itu tidak cukup. Menang penguasaan bola tak ada artinya jika kemenangan tak bisa diraih.
Masalah utama Persija menjelang duel ini adalah ketajaman lini depan. Marko Simic yang diharapkan bisa kembali menjadi mesin gol, belum memperlihatkan tuahnya setelah sempat didera cedera.
Tiga pemain asing baru Persija lainnya, Ryo Matsumura, Maciej Gajos, dan Oliver Bias, masih naik turun. Stabilitas permainan Persija belum bisa dibentuk oleh Doll dengan matang.
Pada saat yang sama Hodak mulai berhasil membentuk Persib menjadi tim yang tangguh. Latihan keras yang dibangun Hodak membuat mentalitas pemain Persib tak mudah digertak lawan.
Marc Klok tampil menjadi pemain paling moncer begitu Hodak datang. Mantan pemain Persija ini telah menyumbang tiga gol dalam tiga laga terakhir. Ini peringatan untuk Persija.
Duo striker Persib, David da Silva dan Ciro Alves juga dalam motivasi tinggi. Keduanya mendapat latihan keras dari Hodak dan diminta memperlihatkan tajinya saat bertamu ke markas Persija.
Sebagai pelatih pragmatis yang cenderung klasik, terkadang memasang tiga striker murni sekaligus dalam satu pertandingan, konsepsi kebahagian sepak bola Hodak adalah menang. Ini misi Hodak di Bekasi.
(jal)
Jakarta, CNN Indonesia --
Persija Jakarta dan Persib Bandung akan menjalani duel ke-177 dalam sejarah persaingan kedua klub pada pekan ke-11 Liga 1 2023/2024 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9).
Musim lalu kedua tim saling mengalahkan dalam laga kandang. Persija menumpas Maung Bandung di Bekasi, sedangkan Persib unggul saat menjamu Macan Kemayoran di Bandung.
Musim sebelumnya, ketika diterapkan sistem gelembung akibat pandemi Covid-19, malah kebalikan. Persija kalah dalam status laga kandang di Bali dan Persib takluk saat menggelar laga di Solo.
Apakah musim ini Persija kembali digdaya di kandang atau sebaliknya? Sejarah mencatat, Persib terakhir kali menang atas Persija di Jakarta dan sekitarnya pada 16 Agustus 2007.
Setelah itu Persib hanya bisa menang dua kali atas Persija di kandang, yaitu saat berlangsung di luar Jabodetabek. Pertama menang di Stadion Gajayana pada 2009, kedua di Stadion I Wayan Dipta pada 2022.
Namun sejarah sama sekali tak bisa menjadi acuan. Ini karena dinamika dari musim ke musim selalu berbeda. Selain berbeda komposisi pemain, kondisi skuad menjelang laga juga berbeda.
Saat ini Persija bertengger di peringkat ke-12 dengan 13 poin dari 10 pertandingan. Pada saat yang sama Persib tepat di atas Persija di posisi ke-11 dengan 14 poin dari 10 laga.
Bedanya, Persib dalam tren yang relatif lebih baik. Setelah tiga pekan tak pernah menang dalam asuhan Bojan Hodak, Persib dua kali menang beruntun atas PSIS Semarang dan Rans Nusantara.
Adapun Persija sudah empat pekan tak meraih kemenangan. Tim asuhan Thomas Doll ini dua kali imbang dan dua kali kalah dalam empat laga terakhir. Kemenangan terakhir Persija tercipta saat melawan PSS Sleman.
Jika melihat tren ini, Persib diunggulkan. Kehadiran pelatih baru telah membuat dinamika klub bergeser dari situasi negatif ke positif. Bukan tak mungkin Persib mempermalukan Persija.
Namun ada faktor lain yang bisa membuat Persija tampil lebih garang. Faktor apakah itu? Total ada delapan pemain Persija yang dipanggil ke Timnas Indonesia dan U-23. Ini bisa menjadi motivasi bagi pemain.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Duel Dua Kutub Idealisme Pelatih
Pelatih Persib Bojan Hodak akan adu taktik dengan pelatih Persija, Thomas Doll. (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Kualitas racikan Thomas Doll sedang diuji dengan tes yang benar-benar keras. Musim lalu Persija tak pernah merana seperti musim ini. Paling banter Persija tak menang tiga kali beruntun.
Yang akan memberi ujian keras itu adalah Persib dalam asuhan Bojan Hodak. Kekalahan dari Pangeran Biru julukan lain Persib, selalu terasa lebih menyakitkan dari tim lain.
Karenanya pula kelompok suporter Persija, The Jakmania mendatangi latihan tim beberapa waktu lalu. Mereka mencoba memantik semangat juang tim yang terpuruk, agar garang lagi saat jumpa Persib.
Jakmania ingin Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan menampilkan mentalitas juara Persija. Pelatih Thomas Doll diharapkan bisa menghadirkan kecerdikan racikan strateginya di laga ini.
Dominasi permainan, seperti yang dipraktikkan Persija musim ini, diacungi jempol, tetapi itu tidak cukup. Menang penguasaan bola tak ada artinya jika kemenangan tak bisa diraih.
Masalah utama Persija menjelang duel ini adalah ketajaman lini depan. Marko Simic yang diharapkan bisa kembali menjadi mesin gol, belum memperlihatkan tuahnya setelah sempat didera cedera.
Tiga pemain asing baru Persija lainnya, Ryo Matsumura, Maciej Gajos, dan Oliver Bias, masih naik turun. Stabilitas permainan Persija belum bisa dibentuk oleh Doll dengan matang.
Pada saat yang sama Hodak mulai berhasil membentuk Persib menjadi tim yang tangguh. Latihan keras yang dibangun Hodak membuat mentalitas pemain Persib tak mudah digertak lawan.
Marc Klok tampil menjadi pemain paling moncer begitu Hodak datang. Mantan pemain Persija ini telah menyumbang tiga gol dalam tiga laga terakhir. Ini peringatan untuk Persija.
Duo striker Persib, David da Silva dan Ciro Alves juga dalam motivasi tinggi. Keduanya mendapat latihan keras dari Hodak dan diminta memperlihatkan tajinya saat bertamu ke markas Persija.
Sebagai pelatih pragmatis yang cenderung klasik, terkadang memasang tiga striker murni sekaligus dalam satu pertandingan, konsepsi kebahagian sepak bola Hodak adalah menang. Ini misi Hodak di Bekasi.