Berharap Tuah Indra Sjafri di Laga Pembuka Asian Games 2023
Muhammad Ikhwanuddin | CNN Indonesia
Selasa, 19 Sep 2023 07:40 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Egy Maulana Vikri andalan di lini depan Timnas Indonesia U-24. (ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY)
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Indonesia U-24 akan menghadapi Asian Games di babak penyisihan Grup F Asian Games 2022 (2023), Selasa (19/9). Terselip harapan pada tuah Indra Sjafri setelah torehan medali emas SEA Games 2023.
Laga pembuka Timnas U-24 kontra Kirgistan akan berlangsung di Stadion Zhejiang Normal University pada pukul 18.30 WIB. Tiga poin jadi misi yang perlu diusung skuad Garuda Muda.
Ingatan publik masih lekat usai Indra Sjafri mempersembahkan emas pertama SEA Games pertama dalam 32 tahun. Berbekal kejayaan itu, skuad SEA Games masih terasa dalam rombongan pemain yang dibawa Indra ke Asian Games 2023.
Indra Sjafri kembali dipercaya PSSI untuk menakhodai Indonesia di ajang multievent. Pelatih 60 tahun itu kini diberi tanggungjawab untuk Asian Games. Karena itu, aroma skuad SEA Games masih terendus kuat di Asian games.
Ada 10 nama eks SEA Games yang turut dipanggil ke daftar pemain Asian Games. Mereka adalah Ernando Ari Sutaryadi, Adi Satryo, Bagas Kaffa, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, M Haykal Alhafiz, Beckham Putra, Taufany Muslihuddin, Ramadhan Sananta, dan Titan Agung.
Namun, hanya tujuh pemain eks SEA Games yang diproyeksikan bisa tampil di Asian Games. Sebab Ramadhan Sananta dipastikan tak jadi berangkat karena klubnya, Persis Solo batal melepas sang striker. Sedangkan Bekcham Putra tengah cedera dan Kadek Arel kondisi fisiknya belum prima. Praktis kini secara keseluruhan tinggal 19 pemain yang siap berlaga.
Kondisi yang kurang ideal ini jadi ujian bagi Indra Sjafri untuk mengatur strategi yang tepat. Titan Agung yang kini jadi satu-satunya striker mau tak mau harus disikapi dengan penyesuaian pola. Beruntung, beberapa pemain yang masuk skuad Timnas U-24 punya pengalaman mumpuni seperti Rachmat Irianto, Egy Maulana Vikri, Alfeandra Dewangga, dan Andy Setyo.
Barisan pemain-pemain yang jadi langganan timnas senior dapat menopang kekuatan tim di tengah persiapan yang mepet. Meski Asian Games bukan sasaran utama, Timnas U-24 punya peluang yang besar untuk melangkah sejauh mungkin di pesta olahraga Asia tersebut. Di Grup F, Indonesia bergabung dengan Kirgistan, Taiwan, dan Korea Utara.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Berkaca dari catatan rival di ajang sebelumnya, Indonesia harus memanfaatkan situasi demi satu tiket ke babak 16 besar. Fokus pertama skuad Garuda Muda kini menyorot ke Kirgistan.
Meski terseok-seok di Kualifikasi Piala Asia U-23, Kirgistan mengusung kepercayaan diri di Asian Games dengan membawa pemain muda potensial. Dua nama seperti Kimi Merk dan Erbol Atabaev layak jadi sorotan.
Kimi Merk jadi salah satu pemain berbakat milik negara kawasan Asia Tengah tersebut. Pemain keturunan Jerman itu sudah jadi andalan dengan torehan lima penampilan di timnas U-23 tahun ini.
Sedangkan Erbol Atabaev punya pengalaman tampil di timnas senior sebanyak sembilan kali. Ia memegang peran penting di lini tengah sekaligus berkontribusi menghindarkan timnya jadi bulan-bulanan Korea Selatan dengan skor 0-1 di Kualifikasi Piala Asia U-23.
Dua pemain itu berpotensi merepotkan Timnas Indonesia U-24. Indra Sjafri pantas menaruh perhatian khusus dari Indra Sjafri saat meracik formula tim.
Video rekaman pertandingan Kirgistan di kualifikasi Piala Asia U-23 jadi salah satu bahan relevan untuk dikaji Indra Sjafri guna menakar kekuatan lawan. Sebab kedua kubu terbilang jarang bersua di lapangan hijau.
Head to head Indonesia vs Kirgistan sejauh ini masih sama kuat namun untuk level senior. Artinya, pertandingan Timnas Indonesia U-24 melawan Kirgistan di Asian Games adalah pertemuan pertama kedua kubu di level kelompok umur.
Momen teranyar Indonesia bertemu Kirgistan berlangsung Aceh pada 2017 lalu dalam turnamen persahabatan bertajuk Aceh World Solidarity Tsunami Cup 2017. Laga itu berakhir 1-0 untuk kemenangan Kirgistan.
Kemenangan terakhir Indonesia terjadi pada 2013. Laga persahabatan yang bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) itu tuntas dengan kemenangan 4-0 Indonesia.
Karena itu pertandingan Indonesia vs Kirgistan di Asian Games diprediksi bakal berjalan sengit. Kemenangan yang berbuah tiga poin pertama tentu bakal jadi bekal apik untuk Garuda Muda melaju sejauh mungkin di tingkat Asia.
Timnas Indonesia U-24 akan menghadapi Asian Games di babak penyisihan Grup F Asian Games 2022 (2023), Selasa (19/9). Terselip harapan pada tuah Indra Sjafri setelah torehan medali emas SEA Games 2023.
Laga pembuka Timnas U-24 kontra Kirgistan akan berlangsung di Stadion Zhejiang Normal University pada pukul 18.30 WIB. Tiga poin jadi misi yang perlu diusung skuad Garuda Muda.
Ingatan publik masih lekat usai Indra Sjafri mempersembahkan emas pertama SEA Games pertama dalam 32 tahun. Berbekal kejayaan itu, skuad SEA Games masih terasa dalam rombongan pemain yang dibawa Indra ke Asian Games 2023.
Indra Sjafri kembali dipercaya PSSI untuk menakhodai Indonesia di ajang multievent. Pelatih 60 tahun itu kini diberi tanggungjawab untuk Asian Games. Karena itu, aroma skuad SEA Games masih terendus kuat di Asian games.
Ada 10 nama eks SEA Games yang turut dipanggil ke daftar pemain Asian Games. Mereka adalah Ernando Ari Sutaryadi, Adi Satryo, Bagas Kaffa, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, M Haykal Alhafiz, Beckham Putra, Taufany Muslihuddin, Ramadhan Sananta, dan Titan Agung.
Namun, hanya tujuh pemain eks SEA Games yang diproyeksikan bisa tampil di Asian Games. Sebab Ramadhan Sananta dipastikan tak jadi berangkat karena klubnya, Persis Solo batal melepas sang striker. Sedangkan Bekcham Putra tengah cedera dan Kadek Arel kondisi fisiknya belum prima. Praktis kini secara keseluruhan tinggal 19 pemain yang siap berlaga.
Kondisi yang kurang ideal ini jadi ujian bagi Indra Sjafri untuk mengatur strategi yang tepat. Titan Agung yang kini jadi satu-satunya striker mau tak mau harus disikapi dengan penyesuaian pola. Beruntung, beberapa pemain yang masuk skuad Timnas U-24 punya pengalaman mumpuni seperti Rachmat Irianto, Egy Maulana Vikri, Alfeandra Dewangga, dan Andy Setyo.
Barisan pemain-pemain yang jadi langganan timnas senior dapat menopang kekuatan tim di tengah persiapan yang mepet. Meski Asian Games bukan sasaran utama, Timnas U-24 punya peluang yang besar untuk melangkah sejauh mungkin di pesta olahraga Asia tersebut. Di Grup F, Indonesia bergabung dengan Kirgistan, Taiwan, dan Korea Utara.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Menang Lawan Kirgistan Akan Ringankan Langkah Merah Putih
Alfeandra Dewangga jadi salah satu pemain yang punya jam terbang tinggi di skuad Asian Games. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Berkaca dari catatan rival di ajang sebelumnya, Indonesia harus memanfaatkan situasi demi satu tiket ke babak 16 besar. Fokus pertama skuad Garuda Muda kini menyorot ke Kirgistan.
Meski terseok-seok di Kualifikasi Piala Asia U-23, Kirgistan mengusung kepercayaan diri di Asian Games dengan membawa pemain muda potensial. Dua nama seperti Kimi Merk dan Erbol Atabaev layak jadi sorotan.
Kimi Merk jadi salah satu pemain berbakat milik negara kawasan Asia Tengah tersebut. Pemain keturunan Jerman itu sudah jadi andalan dengan torehan lima penampilan di timnas U-23 tahun ini.
Sedangkan Erbol Atabaev punya pengalaman tampil di timnas senior sebanyak sembilan kali. Ia memegang peran penting di lini tengah sekaligus berkontribusi menghindarkan timnya jadi bulan-bulanan Korea Selatan dengan skor 0-1 di Kualifikasi Piala Asia U-23.
Dua pemain itu berpotensi merepotkan Timnas Indonesia U-24. Indra Sjafri pantas menaruh perhatian khusus dari Indra Sjafri saat meracik formula tim.
Video rekaman pertandingan Kirgistan di kualifikasi Piala Asia U-23 jadi salah satu bahan relevan untuk dikaji Indra Sjafri guna menakar kekuatan lawan. Sebab kedua kubu terbilang jarang bersua di lapangan hijau.
Head to head Indonesia vs Kirgistan sejauh ini masih sama kuat namun untuk level senior. Artinya, pertandingan Timnas Indonesia U-24 melawan Kirgistan di Asian Games adalah pertemuan pertama kedua kubu di level kelompok umur.
Momen teranyar Indonesia bertemu Kirgistan berlangsung Aceh pada 2017 lalu dalam turnamen persahabatan bertajuk Aceh World Solidarity Tsunami Cup 2017. Laga itu berakhir 1-0 untuk kemenangan Kirgistan.
Kemenangan terakhir Indonesia terjadi pada 2013. Laga persahabatan yang bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) itu tuntas dengan kemenangan 4-0 Indonesia.
Karena itu pertandingan Indonesia vs Kirgistan di Asian Games diprediksi bakal berjalan sengit. Kemenangan yang berbuah tiga poin pertama tentu bakal jadi bekal apik untuk Garuda Muda melaju sejauh mungkin di tingkat Asia.