3 Cara Indonesia Kalahkan Australia di Piala Asia 2023
CNN Indonesia
Minggu, 28 Jan 2024 15:35 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Yakob Sayuri diharapkan bisa kembali tampil apik di Indonesia vs Australia. (Dok. PSSI)
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Indonesia bisa mengalahkan Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023, Minggu (28/1). Berikut tiga cara Indonesia bisa kalahkan Australia.
Jadwal Australia vs Indonesia bergulir di Stadion Jassim bin Hamad, Minggu (28/1) pukul 18.30 WIB. Ini adalah satu-satunya kesempatan skuad Garuda jika ingin lolos babak perempat final.
Skuad Garuda melaju ke babak 16 besar lewat jalur tim peringkat ketiga terbaik.
Australia sampai saat ini masih terlalu dominan untuk Indonesia. Dari total 18 pertemuan di level senior, The Socceroos menang 14 kali, imbang tiga kali, dan hanya pernah satu kali kalah.
Karena itu ini jadi momen yang tepat untuk mengikis dominasi Australia atas Indonesia. Berikut tiga cara Indonesia bisa kalahkan Australia.
1. Hindari Kesalahan di Awal Laga
Pada babak penyisihan, Timnas Indonesia kerap melakukan kesalahan di awal pertandingan. Dalam dua dari tiga laga, skuad Garuda selalu kebobolan di babak pertama.
Saat lawan Irak kebobolan di menit ke-17 dan ketika menghadapi Jepang kebobolan di menit keenam. Karenanya aspek ini perlu jadi perhatian oleh seluruh pemain.
Namun Australia juga kerap kesulitan di babak pertama. Sebab pada fase grup mereka juga baru bisa mencetak gol di babak kedua.
Bahkan, di menit-menit awal Australia juga kerap lemah dalam konsentrasi. Situasi ini bisa dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Patahkan Sayap Australia, Indonesia Main Cerdas
Marselino Ferdinan merupakan pemain muda andalan Timnas Indonesia. (AP/Thanassis Stavrakis)
2. Patahkan Serangan Sayap Australia
Australia punya kemampuan serangan dari sisi sayap yang mumpuni. Ini karena kehadiran dua sayap berpengalaman yakni Craig Goodwin dan Martin Boyle.
Kedua pemain itu punya akselerasi yang mumpuni. Ditambah lagi dengan kualitas dribble yang dapat membahayakan lawan ketika dalam skema serangan.
Karena itu sisi sayap perlu dimatikan oleh Timnas Indonesia. Peran bek sayap Indonesia yang biasa diisi oleh Pratama Arhan dan Yakob Sayuri bisa jadi tumpuan.
Salah satu persoalan yang masih dilakukan Timnas Indonesia adalah keputusan yang kurang tepat di lapangan.
Pada babak penyisihan, beberapa pemain kerap melakukan kesalahan ketika mengambil tindakan seperti saat mengoper atau menyelesaikan peluang.
Hal ini perlu jadi perhatian. Sebab satu kesalahan bisa berakibat fatal dan lawan mampu memanfaatkan itu untuk mencetak gol.
Para pemain Timnas Indonesia harus lebih percaya dengan teman. Jika ada teman yang berdiri bebas langsung kirimkan umpan, sehingga tak perlu lama-lama menahan bola.
Pemain Timnas Indonesia juga harus disiplin, lugas, tanpa melakukan kesalahan di lini pertahanan. Kompak, komunikasi, dan saling menutupi celah kosong juga akan menjadi aspek penting bagi Indonesia.