Yordania vs Korea, Saat Tim 'Hijau' Tantang 'Zombie'
Muhammad Ikhwanuddin | CNN Indonesia
Selasa, 06 Feb 2024 07:46 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Yordania akan bersua kembali dengan Korea Selatan untuk memperebutkan satu tiket ke final Piala Asia 2023. (REUTERS/MOLLY DARLINGTON)
Jakarta, CNN Indonesia --
Yordania akan melawan Korea Selatan pada babak semifinal Piala Asia 2023 di Stadion Ahmad Bin Ali, Selasa (6/2) pukul 22.00 WIB.
Piala Asia 2023 (2024) jadi torehan sejarah bagi Yordania karena untuk pertama kalinya lolos ke semifinal dalam sejarah tim. Sebelumnya, The Chivalrous itu hanya mampu menembus perempat final dari empat keikutsertaan.
Melirik perjalanan dari awal fase grup hingga bisa menapak di semifinal, tim besutan Hussein Ammouta itu cukup meyakinkan. Meski lolos ke babak 16 besar sebagai tim peringkat ketiga terbaik, Yordania tidak rendah diri saat menghadapi tim yang di atas kertas punya kelas lebih tinggi.
Saat menghadapi Irak di babak 16 besar, Yordania hampir mengubur asa untuk melaju lebih jauh karena tertinggal 1-2 hingga menjelang babak kedua berakhir. Namun mereka berhasil mencetak dua gol pada masa injury time sekaligus membalikkan keadaan.
Hal itu membuat Yordania punya kualitas untuk menghadapi tim besar. Meski faktanya, Yordania adalah satu-satunya tim di semifinal Piala Asia 2023 yang belum pernah juara pada turnamen tersebut.
Tiga tim lainnya yang lolos ke semifinal pernah mengangkat trofi prestisius itu di masa lalu. Korea Selatan pernah juara dua kali pada 1956 dan 1960.
Kemudian Iran juara pada 1968, 1972, dan 1976. Sedangkan Qatar sebagai tuan rumah adalah juara bertahan pada Piala Asia 2019.
Praktis Yordania terbilang tim paling hijau di semifinal Piala Asia 2023. Di saat yang sama, status itu dapat pula meringankan langkah Mahmoud Al Mardi dan kawan-kawan karena tak menanggung beban seberat tiga negara lain.
Beban yang relatif lebih ringan plus bekal kepercayaan diri saat melawan tim kuat dapat jadi dua faktor pendukung Yordania bisa menang lawan Korea. Terlebih mereka sudah pernah bertemu dengan Korea Selatan di babak penyisihan Grup E.
Dalam laga itu, Yordania hampir menang 2-1 sebelum Korea Selatan menyeimbangkan kedudukan di injury time. Berkaca dari sini, sudah seharusnya Korea Selatan berhati-hati dengan Yordania.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Pernah bertemu di babak penyisihan membuat Yordania dan Korea seharusnya sudah saling mengenal gaya permainan masing-masing.
Yordania wajib waspada dengan karakter Korea yang dikenal sebagai tim 'zombie' karena siap tempur hingga detik-detik terakhir. Bahkan, masa injury time adalah saat-saat paling berbahaya bagi lawan Taeguk Warriors.
Korea sudah mencetak total 11 gol di Piala Asia 2023. Sebanyak empat gol hadir di injury time dan bahkan dua di antaranya jadi penyelamat Son Heung Min dan kawan-kawan dari kekalahan.
Semangat juang tinggi jadi modal utama Korea Selatan bisa melaju sejauh ini. Tapi situasi itu berisiko mudah terbaca oleh Yordania jika berhasil menggempur habis-habisan di awal pertandingan.
Persoalannya, Yordania juga tak begitu eksplosif di Piala Asia 2023. Dari 10 gol yang dilesakkan, hanya ada dua gol yang tercipta pada 20 menit pertama laga. Ini harus jadi perhatian.
Di satu sisi, Korea serupa seperti Yordania. Dari 11 gol yang dilesakkan tim Negeri Gingseng, hanya ada tiga gol yang hadir di babak pertama.
Alhasil, kemungkinan pertandingan berlanjut hingga babak tambahan bahkan adu penalti sangat besar terjadi di pertandingan ini. Tak heran jika duel Yordania vs Korea Selatan bakal jadi adu tahan lama kedua kubu.
Tapi dalam urusan ketahanan, Korea Selatan lebih unggul dibandingkan Yordania. Sebab di babak 16 besar dan perempat final seluruhnya dimenangkan Korea bukan dari waktu normal.
Korea menang atas Arab Saudi lewat adu penalti di babak 16 besar. Kemudian di perempat final, giliran Australia yang jadi korban Korea melalui gol penentu di babak tambahan.
Karena itu Yordania harus siap jika dipaksa main hingga 120 menit waktu normal. Karena jika lengah di saat-saat terakhir, di situlah Korea siap melumat lawan seperti di pertandingan-pertandingan sebelumnya.
Yordania akan melawan Korea Selatan pada babak semifinal Piala Asia 2023 di Stadion Ahmad Bin Ali, Selasa (6/2) pukul 22.00 WIB.
Piala Asia 2023 (2024) jadi torehan sejarah bagi Yordania karena untuk pertama kalinya lolos ke semifinal dalam sejarah tim. Sebelumnya, The Chivalrous itu hanya mampu menembus perempat final dari empat keikutsertaan.
Melirik perjalanan dari awal fase grup hingga bisa menapak di semifinal, tim besutan Hussein Ammouta itu cukup meyakinkan. Meski lolos ke babak 16 besar sebagai tim peringkat ketiga terbaik, Yordania tidak rendah diri saat menghadapi tim yang di atas kertas punya kelas lebih tinggi.
Saat menghadapi Irak di babak 16 besar, Yordania hampir mengubur asa untuk melaju lebih jauh karena tertinggal 1-2 hingga menjelang babak kedua berakhir. Namun mereka berhasil mencetak dua gol pada masa injury time sekaligus membalikkan keadaan.
Hal itu membuat Yordania punya kualitas untuk menghadapi tim besar. Meski faktanya, Yordania adalah satu-satunya tim di semifinal Piala Asia 2023 yang belum pernah juara pada turnamen tersebut.
Tiga tim lainnya yang lolos ke semifinal pernah mengangkat trofi prestisius itu di masa lalu. Korea Selatan pernah juara dua kali pada 1956 dan 1960.
Kemudian Iran juara pada 1968, 1972, dan 1976. Sedangkan Qatar sebagai tuan rumah adalah juara bertahan pada Piala Asia 2019.
Praktis Yordania terbilang tim paling hijau di semifinal Piala Asia 2023. Di saat yang sama, status itu dapat pula meringankan langkah Mahmoud Al Mardi dan kawan-kawan karena tak menanggung beban seberat tiga negara lain.
Beban yang relatif lebih ringan plus bekal kepercayaan diri saat melawan tim kuat dapat jadi dua faktor pendukung Yordania bisa menang lawan Korea. Terlebih mereka sudah pernah bertemu dengan Korea Selatan di babak penyisihan Grup E.
Dalam laga itu, Yordania hampir menang 2-1 sebelum Korea Selatan menyeimbangkan kedudukan di injury time. Berkaca dari sini, sudah seharusnya Korea Selatan berhati-hati dengan Yordania.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Pamer Siapa Paling Tahan Banting di Lapangan
Korea Selatan memperlihatkan sebagai tim yang pantang menyerah di Piala Asia 2023. (REUTERS/THAIER AL-SUDANI)
Pernah bertemu di babak penyisihan membuat Yordania dan Korea seharusnya sudah saling mengenal gaya permainan masing-masing.
Yordania wajib waspada dengan karakter Korea yang dikenal sebagai tim 'zombie' karena siap tempur hingga detik-detik terakhir. Bahkan, masa injury time adalah saat-saat paling berbahaya bagi lawan Taeguk Warriors.
Korea sudah mencetak total 11 gol di Piala Asia 2023. Sebanyak empat gol hadir di injury time dan bahkan dua di antaranya jadi penyelamat Son Heung Min dan kawan-kawan dari kekalahan.
Semangat juang tinggi jadi modal utama Korea Selatan bisa melaju sejauh ini. Tapi situasi itu berisiko mudah terbaca oleh Yordania jika berhasil menggempur habis-habisan di awal pertandingan.
Persoalannya, Yordania juga tak begitu eksplosif di Piala Asia 2023. Dari 10 gol yang dilesakkan, hanya ada dua gol yang tercipta pada 20 menit pertama laga. Ini harus jadi perhatian.
Di satu sisi, Korea serupa seperti Yordania. Dari 11 gol yang dilesakkan tim Negeri Gingseng, hanya ada tiga gol yang hadir di babak pertama.
Alhasil, kemungkinan pertandingan berlanjut hingga babak tambahan bahkan adu penalti sangat besar terjadi di pertandingan ini. Tak heran jika duel Yordania vs Korea Selatan bakal jadi adu tahan lama kedua kubu.
Tapi dalam urusan ketahanan, Korea Selatan lebih unggul dibandingkan Yordania. Sebab di babak 16 besar dan perempat final seluruhnya dimenangkan Korea bukan dari waktu normal.
Korea menang atas Arab Saudi lewat adu penalti di babak 16 besar. Kemudian di perempat final, giliran Australia yang jadi korban Korea melalui gol penentu di babak tambahan.
Karena itu Yordania harus siap jika dipaksa main hingga 120 menit waktu normal. Karena jika lengah di saat-saat terakhir, di situlah Korea siap melumat lawan seperti di pertandingan-pertandingan sebelumnya.