Inter vs Atletico: Waspada Jebakan Los Rojiblancos
Muhammad Ikhwanuddin | CNN Indonesia
Selasa, 20 Feb 2024 08:14 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Atletico bisa memberikan kejutan kepada Inter. (AP/Manu Fernandez)
Berkaca dari ketajaman lini depan, Atletico punya bekal yang cukup untuk memaksimalkan kesempatan demi bisa lebih leluasa di leg kedua.
Alvaro Morata hampir dipastikan abesn karena cedera lutut saat melawan Sevilla pada 12 Februari lalu. Namun Simeone masih punya opsi segudang yakni Angel Correa, Memphis Depay, dan Antoine Griezmann.
Correa sukses tampil ganas pada laga terakhir kontra Las Palmas akhir pekan lalu. Pesta lima gol tanpa balas itu diwarnai dua gol Correa dan Marcos Llorente, plus satu gol penutup Memphis Depay.
Kemenangan 5-0 atas Las Palmas jadi momen balas dendam di tengah inkonsistensi Atletico di kompetisi domestik. Meski saat ini mereka masih berada di peringkat keempat klasemen sementara, dalam lima laga terakhir Atletico sempat dijegal Sevila 0-1 dan bermain imbang 1-1 kontra Real Madrid.
Situasi ini berbanding kontras dengan Inter Milan baik di kompetisi domestik maupun Liga Champions. Selain 10 laga tak terkalahkan di level lokal, Inter juga punya perjalanan impresif di kasta tertinggi sepak bola Eropa dalam dua musim terakhir.
Inter sudah menjalani 13 pertandingan di Liga Champions musim lalu dan musim ini. Dari jumlah itu, Marcus Thuram dan rekan-rekan hanya kalah satu kali di final Liga Champions 2022/2023 kontra Manchester City.
Ini membuktikan bahwa Inter sedang dalam jalur positif. Konsistensi itulah yang harus dijaga untuk mempertahankan eksistensi mereka di panggung Eropa atau bahkan memperbaiki catatan musim lalu.
Inter nyaris tanpa masalah terkait kondisi pemain. Tiga bek andalan mereka yakni Benjamin Pavard, Francesco Acerbi, dan Alessandro Bastoni dapat dipercaya mengawal benteng pertahanan.
Begitu juga dengan duo bek sayap Matteo Darmian dan Federico Dimarco. Keputusan Simone Inzaghi sempat mengistirahatkan dua pemain tersebut jadi alasan bahwa Darmian dan Dimarco bakal jadi pilihan utama lawan Atletico.
Lini tengah pun bakal tetap jadi lahan bagi Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, dan Henrikh Mkhitaryan. Ketiganya diharapkan dapat jadi pengatur tempo sekaligus motor serangan dalam distribusi bola ke wilayah Marcus Thuram dan Lautaro Martinez di barisan depan.
Dengan kondisi pemain yang prima ditambah dengan dukungan suporter setia di San Siro, Inter diperkirakan bakal membuat Atletico pulang dengan tangan hampa kali ini.
(jal)
Jakarta, CNN Indonesia --
Atletico Madrid berpotensi memberikan kejutan kepada Inter Milan saat kedua tim bertemu pada leg pertama 16 besar Liga Champions, di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (21/2) dini hari WIB.
Inter Milan akan menjamu Atletico Madrid. Duel ini memiliki latar belakang berbeda, Inter sedang dalam penampilan bagus, sedangkan Atletico tengah labil dan banyak pemain cedera.
Skuad Nerazzuri sedang berada di atas angin, terutama dalam kompetisi domestik. Tim asuhan Simone Inzaghi kini menguasai klasemen sementara Serie A.
Inter berada di peringkat teratas dengan selisih sembilan poin dari Juventus di posisi kedua. Selain itu, Inter juga punya tabungan satu pertandingan yang belum dijalani.
Sejauh ini, Inter merupakan tim paling produktif di Serie A (59 gol) dengan jumlah kebobolan terendah (12 gol). Catatan impresif itu ditambah dengan tren positif yang dipegang Lautaro Martinez dan kawan-kawan dengan 10 laga terakhir tanpa kekalahan. Sebanyak delapan laga di antaranya berbuah kemenangan.
Di panggung Eropa juga tak kalah gemilang. Pada fase grup, Inter tidak terkalahkan dengan catatan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang. Itu membuat mereka lolos sebagai runner up Grup D, hanya kalah selisih gol dari Real Sociedad di peringkat pertama dengan jumlah poin yang sama.
Kondisi ini membuat Inter layak ditakuti oleh siapapun lawannya, termasuk Atletico Madrid. Terlebih tim tamu datang ke Italia tidak dalam kekuatan terbaik setelah sejumlah pemain cedera, Gabriel Paulista, Cesar Azpilicueta, dan Thomas Lemar, sedangkan Alvaro Morata diragukan tampil.
Di kompetisi domestik Atletico di posisi keempat. Di La Liga, peluang juara Atletico tidak akan mudah. Karena itu mengalihkan perhatian ke Liga Champions bisa jadi pilihan realistis.
Dengan begitu, Atletico berpotensi memberikan kejutan kepada Inter Milan. Inter patut mewaspadai kejutan Atletico. Pasalnya tim arahan Diego Simeone itu berjaya di fase grup Liga Champions. Empat kemenangan plus dua hasil imbang membawa pasukan Los Rojiblancos juara Grup E.
Kilap Atletico juga ditunjukan dalam produktivitas gol. Saat ini Atletico jadi satu-satunya tim yang diwakili dua pemain dalam jajaran klasemen sementara top skor.
Dua bomber Atletico, Alvaro Morata dan Antoine Griezmann sama-sama mencetak lima gol. Hanya Erling Haaland dan Rasmus Hojlund yang sudah mencetak gol dengan jumlah serupa.
Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya>>>
Konsistensi Kunci Inter Lumat Atletico
Atletico bisa memberikan kejutan kepada Inter. (AP/Manu Fernandez)
Berkaca dari ketajaman lini depan, Atletico punya bekal yang cukup untuk memaksimalkan kesempatan demi bisa lebih leluasa di leg kedua.
Alvaro Morata hampir dipastikan abesn karena cedera lutut saat melawan Sevilla pada 12 Februari lalu. Namun Simeone masih punya opsi segudang yakni Angel Correa, Memphis Depay, dan Antoine Griezmann.
Correa sukses tampil ganas pada laga terakhir kontra Las Palmas akhir pekan lalu. Pesta lima gol tanpa balas itu diwarnai dua gol Correa dan Marcos Llorente, plus satu gol penutup Memphis Depay.
Kemenangan 5-0 atas Las Palmas jadi momen balas dendam di tengah inkonsistensi Atletico di kompetisi domestik. Meski saat ini mereka masih berada di peringkat keempat klasemen sementara, dalam lima laga terakhir Atletico sempat dijegal Sevila 0-1 dan bermain imbang 1-1 kontra Real Madrid.
Situasi ini berbanding kontras dengan Inter Milan baik di kompetisi domestik maupun Liga Champions. Selain 10 laga tak terkalahkan di level lokal, Inter juga punya perjalanan impresif di kasta tertinggi sepak bola Eropa dalam dua musim terakhir.
Inter sudah menjalani 13 pertandingan di Liga Champions musim lalu dan musim ini. Dari jumlah itu, Marcus Thuram dan rekan-rekan hanya kalah satu kali di final Liga Champions 2022/2023 kontra Manchester City.
Ini membuktikan bahwa Inter sedang dalam jalur positif. Konsistensi itulah yang harus dijaga untuk mempertahankan eksistensi mereka di panggung Eropa atau bahkan memperbaiki catatan musim lalu.
Inter nyaris tanpa masalah terkait kondisi pemain. Tiga bek andalan mereka yakni Benjamin Pavard, Francesco Acerbi, dan Alessandro Bastoni dapat dipercaya mengawal benteng pertahanan.
Begitu juga dengan duo bek sayap Matteo Darmian dan Federico Dimarco. Keputusan Simone Inzaghi sempat mengistirahatkan dua pemain tersebut jadi alasan bahwa Darmian dan Dimarco bakal jadi pilihan utama lawan Atletico.
Lini tengah pun bakal tetap jadi lahan bagi Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, dan Henrikh Mkhitaryan. Ketiganya diharapkan dapat jadi pengatur tempo sekaligus motor serangan dalam distribusi bola ke wilayah Marcus Thuram dan Lautaro Martinez di barisan depan.
Dengan kondisi pemain yang prima ditambah dengan dukungan suporter setia di San Siro, Inter diperkirakan bakal membuat Atletico pulang dengan tangan hampa kali ini.