Bisakah PSSI Lobi Klub Luar Negeri demi Piala Asia U-23?
Juprianto Alexander | CNN Indonesia
Selasa, 02 Apr 2024 07:56 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Nathan Tjoe-A-On dan Justin Hubner masuk daftar pemain yang dipanggil ke TImnas Indonesia U-23. (Dok. PSSI)
Jakarta, CNN Indonesia --
PSSI telah merilis daftar 28 pemain yang disiapkan untuk perhelatan Piala Asia U-23 2024, 15 April-3 Mei mendatang.
Dari 28 pemain yang dipanggil, enam di antaranya adalah pemain yang berkarier di luar negeri. Keenam pemain itu yakni Rafael Struick (ADO Den Haag), Justin Hubner (Cerezo Osaka), Ivar Jenner (Jong Utrecht), Marselino Ferdinan (KMSK Deinze), Pratama Arhan (Suwon FC), dan Nathan Tjoe-A-On (Heerenveen).
Enam pemain ini bukan sosok yang asing buat pencinta sepak bola di tanah air. Mereka sudah menjadi bagian dari Timnas Indonesia di sejumlah pertandingan.
Bahkan Nathan yang baru dinaturalisasi sudah mengoleksi dua caps bersama Tim Merah Putih. Pemain yang menempati posisi bek kiri itu dua kali dimainkan pelatih Shin Tae Yong saat menang atas Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Harapan agar keenam pemain ini bisa ambil bagian di Piala Asia U-23 2024 pun membubung tinggi. Namun, realitanya tidak mudah buat Nathan dan kawan-kawan untuk bisa bergabung dengan Timnas Indonesia U-23.
Hal ini dikarenakan Piala Asia U-23 2024 tidak masuk kalender FIFA. Artinya, klub-klub tidak wajib untuk melepas pemainnya memperkuat tim Garuda Muda.
Soal ini, PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional Sumardji sudah berkirim surat untuk melobi klub-klub yang bersangkutan. Lobi-lobi ini jadi 'jurus' andalan PSSI untuk membuat klub-klub luar negeri legawa melepas pemainnya.
Lobi-lobi ini tidak akan mudah dilakukan. Karena ada beberapa pemain yang jadi atau bahkan disiapkan jadi starter di tim masing-masing.
Ivar Jenner rutin bermain sebagai starter di Jong Utrecht. Nathan yang menjalani masa pinjaman di Heerenveen kerap masuk bangku cadangan walau tak rutin dimainkan.
Sedangkan Justin Hubner sudah tentu diproyeksi masuk tim inti. Ini karena pemain naturalisasi itu berstatus kapten tim dan rutin bermain di Wolverhampton Wanderers U-21.
Cerezo Osaka juga dihadapkan pada jadwal padat. Terdapat enam pertandingan yang akan dimainkan klub peserta J1 League itu di semua ajang sepanjang April. Ini berarti tenaga seluruh pemain akan dibutuhkan untuk memudahkan rotasi pemain.
Sementara klub baru Pratama Arhan, Suwon FC akan melakoni tujuh laga di semua ajang sepanjang bulan April.
Kabar baiknya saat awal perekrutan Arhan, pihak Suwon FC terang-terangan menyatakan akan melepas sang pemain ke Timnas Indonesia U-23. Dengan begitu dipastikan tidak akan ada kendala berarti.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Saat tampil di babak kualifikasi, Timnas Indonesia U-23 juga diperkuat lima pemain dari luar negeri. Kelimanya adalah Marselino, Ivar Jenner, Struick, dan Elkan Baggott.
Praktis tidak ada kendala berarti untuk kelimanya memenuhi panggilan Shin Tae Yong karena mayoritas kompetisi di setiap negara diliburkan. Ini lantaran jadwal babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 beririsan dengan kalender FIFA Matchday bulan September.
Ketika itu, Indonesia bertanding dua kali melawan Taiwan pada 9 September dan Turkmenistan pada 12 September. Kalender FIFA Matchday saat itu berlangsung dari 4-12 September.
Hal ini yang membuat lobi-lobi PSSI untuk merayu klub-klub luar negeri akan jadi krusial. Jika segalanya berjalan mulus maka Timnas Indonesia U-23 siap tempur dengan kekuatan terbaik karena pemain abroad bisa bergabung.
Berbeda dengan pemain luar negeri, pemain-pemain yang tampil di kompetisi domestik dipastikan siap bergabung. Tidak ada tarik ulur antara PSSI dengan klub karena Liga 1 ditunda demi kepentingan Timnas Indonesia U-23.
Keputusan itu diambil Komite Eksekutif (Exco) PSSI setelah melakukan rapat darurat, Sabtu (30/3). Dalam surat bernomor 1367/UDN/815/III-2024, PSSI menunda Liga 1 sejak pekan ke-31 pada Senin (1/4) sampai dengan selesainya pagelaran Piala Asia U-23 2024.
Sebelum munculnya keputusan ini, sempat mencuat keengganan beberapa klub melepas pemain karena Piala Asia U-23 berlangsung di tengah sengitnya persaingan di Liga 1. Mereka keberatan melepas pemain yang dibutuhkan untuk sisa kompetisi.
Timnas Indonesia U-23 telah berangkat ke Dubai, Uni Emirat Arab pada Senin (1/4) untuk melakukan pemusatan latihan sebelum tampil di Piala Asia U-23.
Di Piala Asia U-23, Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Qatar, Australia, dan Yordania. Ini grup yang terbilang berat buat tim Garuda Muda.
Pada ajang ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menargetkan Timnas Indonesia U-23 lolos ke babak perempat final. Jika target ini bisa diwujudkan maka target yang ditetapkan Erick kepada Shin Tae Yong akan seluruhnya terpenuhi usai menembus babak 16 besar Piala Asia 2023 dan kini tinggal selangkah lagi lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
PSSI telah merilis daftar 28 pemain yang disiapkan untuk perhelatan Piala Asia U-23 2024, 15 April-3 Mei mendatang.
Dari 28 pemain yang dipanggil, enam di antaranya adalah pemain yang berkarier di luar negeri. Keenam pemain itu yakni Rafael Struick (ADO Den Haag), Justin Hubner (Cerezo Osaka), Ivar Jenner (Jong Utrecht), Marselino Ferdinan (KMSK Deinze), Pratama Arhan (Suwon FC), dan Nathan Tjoe-A-On (Heerenveen).
Enam pemain ini bukan sosok yang asing buat pencinta sepak bola di tanah air. Mereka sudah menjadi bagian dari Timnas Indonesia di sejumlah pertandingan.
Bahkan Nathan yang baru dinaturalisasi sudah mengoleksi dua caps bersama Tim Merah Putih. Pemain yang menempati posisi bek kiri itu dua kali dimainkan pelatih Shin Tae Yong saat menang atas Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Harapan agar keenam pemain ini bisa ambil bagian di Piala Asia U-23 2024 pun membubung tinggi. Namun, realitanya tidak mudah buat Nathan dan kawan-kawan untuk bisa bergabung dengan Timnas Indonesia U-23.
Hal ini dikarenakan Piala Asia U-23 2024 tidak masuk kalender FIFA. Artinya, klub-klub tidak wajib untuk melepas pemainnya memperkuat tim Garuda Muda.
Soal ini, PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional Sumardji sudah berkirim surat untuk melobi klub-klub yang bersangkutan. Lobi-lobi ini jadi 'jurus' andalan PSSI untuk membuat klub-klub luar negeri legawa melepas pemainnya.
Lobi-lobi ini tidak akan mudah dilakukan. Karena ada beberapa pemain yang jadi atau bahkan disiapkan jadi starter di tim masing-masing.
Ivar Jenner rutin bermain sebagai starter di Jong Utrecht. Nathan yang menjalani masa pinjaman di Heerenveen kerap masuk bangku cadangan walau tak rutin dimainkan.
Sedangkan Justin Hubner sudah tentu diproyeksi masuk tim inti. Ini karena pemain naturalisasi itu berstatus kapten tim dan rutin bermain di Wolverhampton Wanderers U-21.
Cerezo Osaka juga dihadapkan pada jadwal padat. Terdapat enam pertandingan yang akan dimainkan klub peserta J1 League itu di semua ajang sepanjang April. Ini berarti tenaga seluruh pemain akan dibutuhkan untuk memudahkan rotasi pemain.
Sementara klub baru Pratama Arhan, Suwon FC akan melakoni tujuh laga di semua ajang sepanjang bulan April.
Kabar baiknya saat awal perekrutan Arhan, pihak Suwon FC terang-terangan menyatakan akan melepas sang pemain ke Timnas Indonesia U-23. Dengan begitu dipastikan tidak akan ada kendala berarti.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 Bukan Ukuran
Pemain yang tampil di kompetisi domestik siap tempur karena Liga 1 diliburkan untuk Piala Asia U-23 2024. REUTERS/MOLLY DARLINGTON
Saat tampil di babak kualifikasi, Timnas Indonesia U-23 juga diperkuat lima pemain dari luar negeri. Kelimanya adalah Marselino, Ivar Jenner, Struick, dan Elkan Baggott.
Praktis tidak ada kendala berarti untuk kelimanya memenuhi panggilan Shin Tae Yong karena mayoritas kompetisi di setiap negara diliburkan. Ini lantaran jadwal babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 beririsan dengan kalender FIFA Matchday bulan September.
Ketika itu, Indonesia bertanding dua kali melawan Taiwan pada 9 September dan Turkmenistan pada 12 September. Kalender FIFA Matchday saat itu berlangsung dari 4-12 September.
Hal ini yang membuat lobi-lobi PSSI untuk merayu klub-klub luar negeri akan jadi krusial. Jika segalanya berjalan mulus maka Timnas Indonesia U-23 siap tempur dengan kekuatan terbaik karena pemain abroad bisa bergabung.
Berbeda dengan pemain luar negeri, pemain-pemain yang tampil di kompetisi domestik dipastikan siap bergabung. Tidak ada tarik ulur antara PSSI dengan klub karena Liga 1 ditunda demi kepentingan Timnas Indonesia U-23.
Keputusan itu diambil Komite Eksekutif (Exco) PSSI setelah melakukan rapat darurat, Sabtu (30/3). Dalam surat bernomor 1367/UDN/815/III-2024, PSSI menunda Liga 1 sejak pekan ke-31 pada Senin (1/4) sampai dengan selesainya pagelaran Piala Asia U-23 2024.
Sebelum munculnya keputusan ini, sempat mencuat keengganan beberapa klub melepas pemain karena Piala Asia U-23 berlangsung di tengah sengitnya persaingan di Liga 1. Mereka keberatan melepas pemain yang dibutuhkan untuk sisa kompetisi.
Timnas Indonesia U-23 telah berangkat ke Dubai, Uni Emirat Arab pada Senin (1/4) untuk melakukan pemusatan latihan sebelum tampil di Piala Asia U-23.
Di Piala Asia U-23, Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Qatar, Australia, dan Yordania. Ini grup yang terbilang berat buat tim Garuda Muda.
Pada ajang ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menargetkan Timnas Indonesia U-23 lolos ke babak perempat final. Jika target ini bisa diwujudkan maka target yang ditetapkan Erick kepada Shin Tae Yong akan seluruhnya terpenuhi usai menembus babak 16 besar Piala Asia 2023 dan kini tinggal selangkah lagi lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.