Naby Keita jadi salah satu bintang Guinea yang sukses di klub elite Eropa. (Christof STACHE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sepak bola Guinea memiliki sederet pemain berkualitas yang diakui oleh klub-klub Eropa. Berikut lima bintang Guinea.
Berada di kawasan Afrika Barat, Guinea menjadi salah satu lumbung penghasil pemain berbakat yang banyak beredar di Eropa. Beberapa dari mereka bahkan membela klub elite.
Saat ini Guinea berada di peringkat ke-76 dunia. Mereka jadi tim urutan ke-15 di level Afrika. Meski peringkat FIFA hanya di lingkup tim senior, situasi ini bisa jadi gambaran bagi Timnas Indonesia U-23 yang akan melawan Guinea di playoff Olimpiade 2024 Paris.
Jadwal Indonesia vs Guinea akan bergulir pada Kamis (9/5) mendatang. Indonesia perlu memperhatikan sepak terjang Guinea dengan barisan pemain yang berkualitas.
Berikut lima pemain bintang Guinea yang berkarier di Eropa.
1. Naby Keita
Naby Keita merupakan salah satu pemain Guinea yang paling tenar saat ini. Petualangannya di klub elite Eropa seperti RB Salzburg, RB Leipzig, hingga Liverpool jadi buktinya.
Berawal dari akademi lokal di Horoya, Keita merantau ke Prancis dengan bergabung ke Istres pada 2013. Ia kemudian dilirik oleh klub Austria, RB Salzburg setahun kemudian.
Keita tampil impresif bersama Salzburg lalu hijrah ke Jerman bersama RB Leipzig. Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp lalu mendatangkannya ke Anfield pada 2018 dan membantu tim menjuarai Premier League serta Liga Champions. Kini Naby Keita berseragam klub Bundesliga Werder Bremen.
2. Titi Camara
Jauh sebelum eksistensi Naby Keita di mata The Kop, suporter Liverpool, ada satu nama yang sulit terhapus di benak: Titi Camara.
Hubungan Camara dengan Liverpool terbilang singkat karena hanya berlangsung satu musim pada 1999-2000. Namun torehan sembilan gol dari 33 penampilan membuat namanya abadi.
Ia jadi duet mematikan bersama Michael Owen di lini depan. Saat itu Liverpool finis di peringkat empat Premier League.
Baca halaman berikutnya>>>
3. Florentin Pogba
Keluarga Pogba didominasi oleh pesepakbola. Selain Paul Pogba yang sempat bersinar di timnas Prancis, ada sang kakak yakni Florentin Pogba.
Ia mengawali kariernya di akademi US Roissy-en-Brie di Prancis. Kemudian sempat menimba ilmu di tim muda Celta Vigo sebelum kembali ke Prancis bersama CS Sedan.
Berposisi sebagai bek tengah, Florentin Pogba sempat jadi andalan di klub Ligue 1, Saint-Etienne dan timnas Guinea. Namun kariernya cenderung menurun setelah berpindah-pindah ke Turki, Amerika Serikat, dan India hingga kini berstatus tanpa klub.
4. Mathias Pogba
Saudara kembar Florentin Pogba, Mathias Pogba juga berkarier sebagai pesepakbola. Ia punya petualangan yang lebih berwarna-warni dari sang kembaran.
Mengawali dari akademi US Roissy-en-Brie kemudian di Celta Vigo, Mathias sempat membela klub Inggris Wrexham AFC, Crewe Alexandra, dan Crawley Town. Ia juga pernah di Skotlandia (Partick Thistle), Italia (Pescara), Belanda (Sparta Rotterdam), Spanyol, hingga Slovenia.
Sejak 2022, Mathias Pogba masih berstatus tanpa klub. Pemain berusia 33 tahun itu belum kembali ke lapangan hijau hingga saat ini menyusul kasus dugaan keterlibatan kelompok kriminal.
Ilaix Moriba jadi salah satu pemain asal Guinea yang prospektif. Pemain yang termasuk dalam skuad tim U-23 itu merupakan sosok yang patut diwaspadai Timnas Indonesia U-23.
Meski baru 21 tahun, Ilaix Moriba punya jam terbang tinggi di Eropa. Ia merupakan jebolan akademi La Masia di Barcelona dan pernah satu tim dengan Lionel Messi di tim utama.
Klub raksasa Jerman, RB Leipzig kemudian merekrutnya pada 2021 lalu. Kini Ilaix Moriba tengah dipinjamkan ke Getafe dan merumput bersama Mason Greenwood.
Sepak bola Guinea memiliki sederet pemain berkualitas yang diakui oleh klub-klub Eropa. Berikut lima bintang Guinea.
Berada di kawasan Afrika Barat, Guinea menjadi salah satu lumbung penghasil pemain berbakat yang banyak beredar di Eropa. Beberapa dari mereka bahkan membela klub elite.
Saat ini Guinea berada di peringkat ke-76 dunia. Mereka jadi tim urutan ke-15 di level Afrika. Meski peringkat FIFA hanya di lingkup tim senior, situasi ini bisa jadi gambaran bagi Timnas Indonesia U-23 yang akan melawan Guinea di playoff Olimpiade 2024 Paris.
Jadwal Indonesia vs Guinea akan bergulir pada Kamis (9/5) mendatang. Indonesia perlu memperhatikan sepak terjang Guinea dengan barisan pemain yang berkualitas.
Berikut lima pemain bintang Guinea yang berkarier di Eropa.
1. Naby Keita
Naby Keita merupakan salah satu pemain Guinea yang paling tenar saat ini. Petualangannya di klub elite Eropa seperti RB Salzburg, RB Leipzig, hingga Liverpool jadi buktinya.
Berawal dari akademi lokal di Horoya, Keita merantau ke Prancis dengan bergabung ke Istres pada 2013. Ia kemudian dilirik oleh klub Austria, RB Salzburg setahun kemudian.
Keita tampil impresif bersama Salzburg lalu hijrah ke Jerman bersama RB Leipzig. Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp lalu mendatangkannya ke Anfield pada 2018 dan membantu tim menjuarai Premier League serta Liga Champions. Kini Naby Keita berseragam klub Bundesliga Werder Bremen.
2. Titi Camara
Jauh sebelum eksistensi Naby Keita di mata The Kop, suporter Liverpool, ada satu nama yang sulit terhapus di benak: Titi Camara.
Hubungan Camara dengan Liverpool terbilang singkat karena hanya berlangsung satu musim pada 1999-2000. Namun torehan sembilan gol dari 33 penampilan membuat namanya abadi.
Ia jadi duet mematikan bersama Michael Owen di lini depan. Saat itu Liverpool finis di peringkat empat Premier League.
Baca halaman berikutnya>>>
Pogba Bersaudara di Eropa
Florentin Pogba pernah jadi mantan Saint-Etienne. (AFP PHOTO/ROMAIN LAFABREGUE)
3. Florentin Pogba
Keluarga Pogba didominasi oleh pesepakbola. Selain Paul Pogba yang sempat bersinar di timnas Prancis, ada sang kakak yakni Florentin Pogba.
Ia mengawali kariernya di akademi US Roissy-en-Brie di Prancis. Kemudian sempat menimba ilmu di tim muda Celta Vigo sebelum kembali ke Prancis bersama CS Sedan.
Berposisi sebagai bek tengah, Florentin Pogba sempat jadi andalan di klub Ligue 1, Saint-Etienne dan timnas Guinea. Namun kariernya cenderung menurun setelah berpindah-pindah ke Turki, Amerika Serikat, dan India hingga kini berstatus tanpa klub.
4. Mathias Pogba
Saudara kembar Florentin Pogba, Mathias Pogba juga berkarier sebagai pesepakbola. Ia punya petualangan yang lebih berwarna-warni dari sang kembaran.
Mengawali dari akademi US Roissy-en-Brie kemudian di Celta Vigo, Mathias sempat membela klub Inggris Wrexham AFC, Crewe Alexandra, dan Crawley Town. Ia juga pernah di Skotlandia (Partick Thistle), Italia (Pescara), Belanda (Sparta Rotterdam), Spanyol, hingga Slovenia.
Sejak 2022, Mathias Pogba masih berstatus tanpa klub. Pemain berusia 33 tahun itu belum kembali ke lapangan hijau hingga saat ini menyusul kasus dugaan keterlibatan kelompok kriminal.
Ilaix Moriba jadi salah satu pemain asal Guinea yang prospektif. Pemain yang termasuk dalam skuad tim U-23 itu merupakan sosok yang patut diwaspadai Timnas Indonesia U-23.
Meski baru 21 tahun, Ilaix Moriba punya jam terbang tinggi di Eropa. Ia merupakan jebolan akademi La Masia di Barcelona dan pernah satu tim dengan Lionel Messi di tim utama.
Klub raksasa Jerman, RB Leipzig kemudian merekrutnya pada 2021 lalu. Kini Ilaix Moriba tengah dipinjamkan ke Getafe dan merumput bersama Mason Greenwood.