Menanti Jurus Terakhir Timnas Indonesia U-16 demi Libas Vietnam
Muhammad Ikhwanuddin | CNN Indonesia
Rabu, 03 Jul 2024 11:37 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Timnas Indonesia U-16 akan meladeni Vietnam dalam perebutan tempat ketiga Piala AFF U-16 2024. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Indonesia U-16 akan melawan Vietnam pada babak perebutan tempat ketiga Piala AFF U-16 2024, Rabu (3/7). Ini adalah pertandingan terakhir Garuda Asia di turnamen level Asia Tenggara tersebut.
Indonesia harus menerima kenyataan tak lolos ke final usai kalah 3-5 dari Australia pada babak semifinal di Stadion Manahan, Solo, Senin (1/7) malam WIB. Sempat unggul di menit-menit awal, skuad Garuda Asia mendapati gempuran sporadis dari Joeys, julukan Australia U-16.
Ada beberapa poin yang perlu diperbaiki oleh tim besutan Nova Arianto. Namun di balik kekalahan itu, sebenarnya tidak ada yang mengecewakan dari penampilan Zahaby Gholy dan kawan-kawan.
Australia memang mendominasi jalannya laga di babak pertama dan kedua. Namun daya gedor Timnas U-16 membuat lawan harus bekerja ekstra keras membendung gempuran demi gempuran.
Status Australia sebagai tim yang belum pernah kebobolan harus pupus saat pertandingan belum genap berjalan empat menit lewat gol Zahaby Gholy. Sayangnya Australia mampu membalas defisit melalui gol Amlani Tatu di menit ke-24.
Satu hal yang patut dipuji adalah tak ada penurunan tempo permainan meski harus tampil dengan 10 orang buntut kartu merah Raihan Apriansyah pada menit ke-28. Meski sempat kebobolan lagi di menit ke-48, namun Zahaby Gholy kembali mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-50 hingga babak pertama berakhir 2-2.
Pun halnya di babak kedua, Indonesia terus-menerus berusaha kembali unggul. Namun tak bisa dipungkiri bermain dengan 10 orang membuat usaha tuan rumah semakin sulit untuk keluar dari tekanan.
Australia menambah tiga gol di babak kedua. Sedangkan Indonesia menyarangkan satu gol pemungkas di injury time. Skor 5-3 memupus harapan melaju ke partai puncak.
Total 11 kali tembakan dengan enam shot on goal yang dicatat Indonesia kalah jauh dari 21 percobaan plus 11 shot on goal kreasi Australia. Namun dari catatan ini, Indonesia sudah berusaha maksimal meski hasilnya tak sesuai ekspektasi.
Tersurat jelas wajah kekecewaan dari para pemain saat melingkar di akhir laga dan menyanyikan 'Tanah Airku' ciptaan Ibu Soed. Beberapa dari pemain bahkan berlinang air mata. Ini tanda pemain tampil dengan jiwa dan raganya, dan mereka perlu menuntaskan perjuangan di laga perebutan tempat ketiga.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Harapan publik tentu ingin Timnas Indonesia U-16 menang atas Vietnam dalam perebutan tempat ketiga sebagai pencapaian maksimal di Piala AFF U-16 2024.
Prestasi, terlebih dengan status juara bertahan, memang penting untuk rekam jejak tim Merah Putih di ajang internasional. Akan tetapi satu hal yang perlu diingat adalah ajang ini merupakan kompetisi level junior yang misi utamanya adalah pembinaan usia muda.
Hasil di Piala AFF U-16 2024 cukup jadi gambaran seberapa tinggi kualitas Timnas Indonesia U-16 kali ini. Sapu bersih kemenangan di babak penyisihan dan mampu membuat Australia kewalahan, seharusnya sudah jadi cerminan ada di mana level tim asuhan Nova Arianto.
Sebab ada ujian yang lebih penting sudah menatap Timnas Indonesia U-16. Pada Oktober mendatang, mereka bakal tampil di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Indonesia ada di Grup G bersama Australia, Kuwait, dan Kepulauan Mariana Utara. Seluruh pertandingan akan berlangsung di Kuwait pada 23-25 Oktober mendatang.
Hanya juara grup yang mendapat tiket otomatis ke putaran final Piala Asia U-17 2025. Sedangkan posisi kedua berkesempatan lolos melalui kuota runner up terbaik.
Indonesia punya kesempatan cukup besar meski ada Australia dan tuan rumah Kuwait. Tapi pengalaman lawan Australia di Piala AFF U-16 2024 dapat jadi pelajaran berharga.
Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 dapat jadi pembuktian Indonesia setelah gagal lolos di Piala Asia U-17 2023. Kala itu, sebagai tuan rumah, Indonesia hanya terpaut satu poin dari Malaysia yang melaju ke putaran final.
Saat itu Indonesia mendapat keistimewaan tampil di tanah sendiri sehingga lebih kenal medan pertempuran ditambah mendapat suntikan motivasi dari suporter di tribun. Kali ini, Indonesia punya tantangan lebih berat karena bermain di negeri orang.
Namun bukan Indonesia kalau tak berjuang hingga titik akhir. Karena itu, setelah menyelesaikan Piala AFF U-16 2024, Nova Arianto harus menyusun persiapan matang jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2024.
Timnas Indonesia U-16 akan melawan Vietnam pada babak perebutan tempat ketiga Piala AFF U-16 2024, Rabu (3/7). Ini adalah pertandingan terakhir Garuda Asia di turnamen level Asia Tenggara tersebut.
Indonesia harus menerima kenyataan tak lolos ke final usai kalah 3-5 dari Australia pada babak semifinal di Stadion Manahan, Solo, Senin (1/7) malam WIB. Sempat unggul di menit-menit awal, skuad Garuda Asia mendapati gempuran sporadis dari Joeys, julukan Australia U-16.
Ada beberapa poin yang perlu diperbaiki oleh tim besutan Nova Arianto. Namun di balik kekalahan itu, sebenarnya tidak ada yang mengecewakan dari penampilan Zahaby Gholy dan kawan-kawan.
Australia memang mendominasi jalannya laga di babak pertama dan kedua. Namun daya gedor Timnas U-16 membuat lawan harus bekerja ekstra keras membendung gempuran demi gempuran.
Status Australia sebagai tim yang belum pernah kebobolan harus pupus saat pertandingan belum genap berjalan empat menit lewat gol Zahaby Gholy. Sayangnya Australia mampu membalas defisit melalui gol Amlani Tatu di menit ke-24.
Satu hal yang patut dipuji adalah tak ada penurunan tempo permainan meski harus tampil dengan 10 orang buntut kartu merah Raihan Apriansyah pada menit ke-28. Meski sempat kebobolan lagi di menit ke-48, namun Zahaby Gholy kembali mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-50 hingga babak pertama berakhir 2-2.
Pun halnya di babak kedua, Indonesia terus-menerus berusaha kembali unggul. Namun tak bisa dipungkiri bermain dengan 10 orang membuat usaha tuan rumah semakin sulit untuk keluar dari tekanan.
Australia menambah tiga gol di babak kedua. Sedangkan Indonesia menyarangkan satu gol pemungkas di injury time. Skor 5-3 memupus harapan melaju ke partai puncak.
Total 11 kali tembakan dengan enam shot on goal yang dicatat Indonesia kalah jauh dari 21 percobaan plus 11 shot on goal kreasi Australia. Namun dari catatan ini, Indonesia sudah berusaha maksimal meski hasilnya tak sesuai ekspektasi.
Tersurat jelas wajah kekecewaan dari para pemain saat melingkar di akhir laga dan menyanyikan 'Tanah Airku' ciptaan Ibu Soed. Beberapa dari pemain bahkan berlinang air mata. Ini tanda pemain tampil dengan jiwa dan raganya, dan mereka perlu menuntaskan perjuangan di laga perebutan tempat ketiga.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Ujian Sesungguhnya di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025
Timnas Indonesia U-16 memburu kemenangan atas Vietnam. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)
Harapan publik tentu ingin Timnas Indonesia U-16 menang atas Vietnam dalam perebutan tempat ketiga sebagai pencapaian maksimal di Piala AFF U-16 2024.
Prestasi, terlebih dengan status juara bertahan, memang penting untuk rekam jejak tim Merah Putih di ajang internasional. Akan tetapi satu hal yang perlu diingat adalah ajang ini merupakan kompetisi level junior yang misi utamanya adalah pembinaan usia muda.
Hasil di Piala AFF U-16 2024 cukup jadi gambaran seberapa tinggi kualitas Timnas Indonesia U-16 kali ini. Sapu bersih kemenangan di babak penyisihan dan mampu membuat Australia kewalahan, seharusnya sudah jadi cerminan ada di mana level tim asuhan Nova Arianto.
Sebab ada ujian yang lebih penting sudah menatap Timnas Indonesia U-16. Pada Oktober mendatang, mereka bakal tampil di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Indonesia ada di Grup G bersama Australia, Kuwait, dan Kepulauan Mariana Utara. Seluruh pertandingan akan berlangsung di Kuwait pada 23-25 Oktober mendatang.
Hanya juara grup yang mendapat tiket otomatis ke putaran final Piala Asia U-17 2025. Sedangkan posisi kedua berkesempatan lolos melalui kuota runner up terbaik.
Indonesia punya kesempatan cukup besar meski ada Australia dan tuan rumah Kuwait. Tapi pengalaman lawan Australia di Piala AFF U-16 2024 dapat jadi pelajaran berharga.
Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 dapat jadi pembuktian Indonesia setelah gagal lolos di Piala Asia U-17 2023. Kala itu, sebagai tuan rumah, Indonesia hanya terpaut satu poin dari Malaysia yang melaju ke putaran final.
Saat itu Indonesia mendapat keistimewaan tampil di tanah sendiri sehingga lebih kenal medan pertempuran ditambah mendapat suntikan motivasi dari suporter di tribun. Kali ini, Indonesia punya tantangan lebih berat karena bermain di negeri orang.
Namun bukan Indonesia kalau tak berjuang hingga titik akhir. Karena itu, setelah menyelesaikan Piala AFF U-16 2024, Nova Arianto harus menyusun persiapan matang jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2024.