3 Calon Pengganti Roberto Mancini di Timnas Arab Saudi
CNN Indonesia
Selasa, 22 Okt 2024 13:35 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Roberto Mancini masih memiliki kontrak di Timnas Arab Saudi hingga 2027. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia --
Roberto Mancini di ambang pintu keluar dari ruang pelatih timnas Arab Saudi. Seiring itu pula muncul tiga nama yang didengung-dengungkan bakal menjadi pengganti juru taktik asal Italia tersebut.
Mancini yang berstatus sebagai pelatih timnas dengan bayaran termahal di dunia, mencapai US$24 juta atau sekitar Rp373 miliar, tampak tak memenuhi ekspektasi federasi sepak bola dan fans Arab Saudi.
Mantan pelatih Manchester City, Inter Milan, dan timnas Italia itu sudah menangani skuad The Green Falcon sejak akhir Agustus 2023. Dalam kurun lebih dari satu tahun, Mancini memimpin Arab Saudi dalam 18 laga yang berakhir dengan tujuh kemenangan, lima kali seri, dan enam kali kalah.
Performa Arab Saudi dalam ajang terakhir, yakni fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, juga tak begitu meyakinkan. Sebagai salah satu langganan pesta sepak bola dunia, Arab Saudi kini hanya menduduki peringkat ketiga di Grup C dengan lima poin hasil dari sekali menang atas China, dan dua kali seri saat melawan Indonesia dan Bahrain. Selain itu Salem Al Dawsari dan kawan-kawan juga menelan satu kekalahan dari Jepang.
Dengan kondisi tersebut, ada ancaman tak lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Padahal Arab Saudi mengincar tiket untuk tampil kali ketujuh di Piala Dunia.
Lantaran performa Arab Saudi yang tak mencerminkan nama besar salah satu kekuatan sepak bola Asia Barat tersebut, Mancini pun dihajar kritik. Bahkan rumor kencang berembus mantan penyerang timnas Italia itu sudah pasti bakal dipecat Arab Saudi.
Sejalan dengan kabar tersebut, muncul deretan nama yang bakal mengisi kursi pelatih Arab Saudi. Berikut tiga pelatih yang disebut bakal menggantikan Mancini:
1. Ramon Diaz
Pelatih asal Argentina ini sedang menangani klub Brasil Corinthians. Alasan kemunculan nama Diaz cukup masuk akal lantaran pengalaman melatih klub-klub dari Negara Petrodollar tersebut, seperti Al Hilal (2016-2018 dan 2022/2023), dan Al Ittihad (2018).
Diaz yang pernah menjadi pemain timnas Argentina pada era 1970-an hingga 1980-an itu merupakan pelatih kawakan. Diaz pernah menangani klub legendaris Argentina River Plate pada awal karier kepelatihannya pada 1995 hingga 2000 yang kemudian berlanjut pada musim 2001/2002 dan pada 2012-2014.
San Lorenzo dan Independiente adalah klub Argentina lain yang pernah dipoles Diaz. Selain itu sosok yang pernah menjadi penyerang pada saat masih aktif bermain itu punya pengalaman di klub-klub Inggris, Meksiko, Paraguay, Uni Emirat Arab, dan Brasil. Di level tim nasional, Diaz juga pernah menangani timnas Paraguay.
Sosok yang mencetak tiga gol ke gawang Timnas Indonesia pada Piala Dunia U-20 1979 memiliki deretan prestasi sebagai juara Apertura dan Clausura di Argentina, Copa Libertadores, juga Saudi Professional League.
Baca lanjutan berita calon pengganti Roberto Mancini di halaman berikutnya>>>
2. Herve Rennard
Rennard adalah pelatih yang digantikan Mancini. Pelatih asal Prancis itu menangani Arab Saudi sejak 2019 hingga 2023. Kariernya tak mentereng sebagai pemain, namun punya curriculum vitae yang cukup panjang sebagai pelatih sejak akhir 1990-an.
Setelah menangani klub lokal Prancis, Rennard melangang buana memoles klub Inggris, Vietnam, hingga Aljazair. Klub-klub tenar yang pernah merasakan arahan pelatih 56 tahun itu antara lain adalah Sochaux dan Lille.
Rennard memiliki pengalaman melatih timnas lebih banyak. Pengalamannya diawali dari timnas Zambia pada 2008 hingga 2010 yang kemudian berlanjut pada 2011 hingga 2013. Rennard pernah pula menjadi pelatih timnas Angola pada 2010.
Pantai Gading pun pernah diasuhnya pada 2014 hingga 2015. Menyusul kemudian Maroko pada 2016 hingga 2019. Arab Saudi menjadi negara pertama dari kawasan Asia yang dilatih Rennard pada lima tahun lalu. Saat ini Rennard merupakan pelatih timnas putri Prancis.
Rennard sukses membawa Zambia menjadi juara Piala Afrika pada 2012, juga Pantai Gading pada edisi 2015.
3. Zinedine Zidane
Maestro asal Prancis ini memiliki rekam jejak yang tak terlalu panjang sebagai pelatih. Rentang karier sebagai juru latih berlangsung hanya di Real Madrid.
Pada 2014 hingga 2016 Zidane menjadi entrenador Real Madrid B. Kemudian pada 2016 diangkat jadi pelatih utama tim senior menangani Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan hingga 2018. Sempat rehat menajdi pelatih, Zidane kemudian dipercaya kembali menangani Los Blancos pada 2019 hingga 2021. Setelah itu Zidane tak aktif lagi sebagai pelatih.
Meski kariernya sebagai pelatih tak panjang, namun Zidane punya catatan mentereng seperti menjadi juara La Liga Spanyol, Liga Champions, UEFA Super Cup, dan FIFA Club World Cup.
Zidane terbilang opsi unik bagi Arab Saudi dibanding Rennard atau Diaz lantaran belum pernah menangani timnas dan asing dengan iklim sepak bola di negara Timur Tengah tersebut.
Roberto Mancini di ambang pintu keluar dari ruang pelatih timnas Arab Saudi. Seiring itu pula muncul tiga nama yang didengung-dengungkan bakal menjadi pengganti juru taktik asal Italia tersebut.
Mancini yang berstatus sebagai pelatih timnas dengan bayaran termahal di dunia, mencapai US$24 juta atau sekitar Rp373 miliar, tampak tak memenuhi ekspektasi federasi sepak bola dan fans Arab Saudi.
Mantan pelatih Manchester City, Inter Milan, dan timnas Italia itu sudah menangani skuad The Green Falcon sejak akhir Agustus 2023. Dalam kurun lebih dari satu tahun, Mancini memimpin Arab Saudi dalam 18 laga yang berakhir dengan tujuh kemenangan, lima kali seri, dan enam kali kalah.
Performa Arab Saudi dalam ajang terakhir, yakni fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, juga tak begitu meyakinkan. Sebagai salah satu langganan pesta sepak bola dunia, Arab Saudi kini hanya menduduki peringkat ketiga di Grup C dengan lima poin hasil dari sekali menang atas China, dan dua kali seri saat melawan Indonesia dan Bahrain. Selain itu Salem Al Dawsari dan kawan-kawan juga menelan satu kekalahan dari Jepang.
Dengan kondisi tersebut, ada ancaman tak lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Padahal Arab Saudi mengincar tiket untuk tampil kali ketujuh di Piala Dunia.
Lantaran performa Arab Saudi yang tak mencerminkan nama besar salah satu kekuatan sepak bola Asia Barat tersebut, Mancini pun dihajar kritik. Bahkan rumor kencang berembus mantan penyerang timnas Italia itu sudah pasti bakal dipecat Arab Saudi.
Sejalan dengan kabar tersebut, muncul deretan nama yang bakal mengisi kursi pelatih Arab Saudi. Berikut tiga pelatih yang disebut bakal menggantikan Mancini:
1. Ramon Diaz
Pelatih asal Argentina ini sedang menangani klub Brasil Corinthians. Alasan kemunculan nama Diaz cukup masuk akal lantaran pengalaman melatih klub-klub dari Negara Petrodollar tersebut, seperti Al Hilal (2016-2018 dan 2022/2023), dan Al Ittihad (2018).
Diaz yang pernah menjadi pemain timnas Argentina pada era 1970-an hingga 1980-an itu merupakan pelatih kawakan. Diaz pernah menangani klub legendaris Argentina River Plate pada awal karier kepelatihannya pada 1995 hingga 2000 yang kemudian berlanjut pada musim 2001/2002 dan pada 2012-2014.
San Lorenzo dan Independiente adalah klub Argentina lain yang pernah dipoles Diaz. Selain itu sosok yang pernah menjadi penyerang pada saat masih aktif bermain itu punya pengalaman di klub-klub Inggris, Meksiko, Paraguay, Uni Emirat Arab, dan Brasil. Di level tim nasional, Diaz juga pernah menangani timnas Paraguay.
Sosok yang mencetak tiga gol ke gawang Timnas Indonesia pada Piala Dunia U-20 1979 memiliki deretan prestasi sebagai juara Apertura dan Clausura di Argentina, Copa Libertadores, juga Saudi Professional League.
Baca lanjutan berita calon pengganti Roberto Mancini di halaman berikutnya>>>
Zidane Masuk Radar Calon Pengganti Mancini
Zinedine Zidane punya pengalaman menjadi pelatih di Real Madrid. (AFP/GABRIEL BOUYS)
2. Herve Rennard
Rennard adalah pelatih yang digantikan Mancini. Pelatih asal Prancis itu menangani Arab Saudi sejak 2019 hingga 2023. Kariernya tak mentereng sebagai pemain, namun punya curriculum vitae yang cukup panjang sebagai pelatih sejak akhir 1990-an.
Setelah menangani klub lokal Prancis, Rennard melangang buana memoles klub Inggris, Vietnam, hingga Aljazair. Klub-klub tenar yang pernah merasakan arahan pelatih 56 tahun itu antara lain adalah Sochaux dan Lille.
Rennard memiliki pengalaman melatih timnas lebih banyak. Pengalamannya diawali dari timnas Zambia pada 2008 hingga 2010 yang kemudian berlanjut pada 2011 hingga 2013. Rennard pernah pula menjadi pelatih timnas Angola pada 2010.
Pantai Gading pun pernah diasuhnya pada 2014 hingga 2015. Menyusul kemudian Maroko pada 2016 hingga 2019. Arab Saudi menjadi negara pertama dari kawasan Asia yang dilatih Rennard pada lima tahun lalu. Saat ini Rennard merupakan pelatih timnas putri Prancis.
Rennard sukses membawa Zambia menjadi juara Piala Afrika pada 2012, juga Pantai Gading pada edisi 2015.
3. Zinedine Zidane
Maestro asal Prancis ini memiliki rekam jejak yang tak terlalu panjang sebagai pelatih. Rentang karier sebagai juru latih berlangsung hanya di Real Madrid.
Pada 2014 hingga 2016 Zidane menjadi entrenador Real Madrid B. Kemudian pada 2016 diangkat jadi pelatih utama tim senior menangani Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan hingga 2018. Sempat rehat menajdi pelatih, Zidane kemudian dipercaya kembali menangani Los Blancos pada 2019 hingga 2021. Setelah itu Zidane tak aktif lagi sebagai pelatih.
Meski kariernya sebagai pelatih tak panjang, namun Zidane punya catatan mentereng seperti menjadi juara La Liga Spanyol, Liga Champions, UEFA Super Cup, dan FIFA Club World Cup.
Zidane terbilang opsi unik bagi Arab Saudi dibanding Rennard atau Diaz lantaran belum pernah menangani timnas dan asing dengan iklim sepak bola di negara Timur Tengah tersebut.