4 Pemain Jarang Main yang Dipanggil Kluivert ke Timnas Indonesia
CNN Indonesia
Senin, 10 Mar 2025 12:49 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Nathan Tjoe-A-On belum mendapat tempat di Swansa City. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Jakarta, CNN Indonesia --
PSSI telah mengumumkan 27 pemain yang mengisi skuad sementara Timnas Indonesia untuk menghadapi Australia dan Bahrain pada lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, 20 dan 25 Maret mendatang.
Dari sejumlah nama yang dipanggil, ada beberapa nama yang minim dapat kesempatan tampil bersama klubnya. Namun, nama-nama ini tetap dipanggil oleh pelatih anyar Patrick Kluivert.
Meski minim kesempatan tampil, keempat nama ini secara kualitas tidak kalah dengan pemain-pemain lain yang dipanggil. Oleh karena itu, mereka akan berupaya keras memikat hati pelatih anyar, Patrick Kluivert.
Berikut empat pemain yang jarang tampil tetapi dipanggil Kluivert ke Timnas Indonesia:
1. Nathan Tjoe-A-On
Nathan memasuki musim keduanya di Swansea. Namun, sejauh ini peruntungannya bersama The Swans belum juga membaik.
Pemain kelahiran Rotterdam ini masih kesulitan menembus tim inti Swansea. Situasi ini dialaminya setelah sempat dipinjamkan selama setengah musim ke Herenveen pada musim lalu.
Pemain serbabisa ini tercatat baru bermain sebanyak empat kali musim ini. Nathan satu kali tampil di pentas Championship dan dua pertandingan Piala Liga Inggris.
Dalam dua pertandingan di Piala Liga Inggris, Nathan mencatatkan menit bermain selama 125 menit. Sedangkan di pentas Championship ia baru dapat kesempatan bermain selama dua menit.
Belakangan Nathan malah mengais menit bermain di skuad Swansea U-21 setelah tak masuk skuad tim utama dalam enam pertandingan.
2. Rafael Struick
Struick mengusung asa baru usai dipinang Brisbane Roar. Harapannya ia bakal dapat kesempatan rutin bermain di tim utama setelah hijrah dari ADO Den Haag.
Hanya saja, harapan itu tak berjalan mulus. Struick masih tetap kesulitan untuk bisa rutin bermain sebagai starter di Brisbane.
Dari 10 penampilannya, Struick dominan main dari bangku cadangan. Tercatat pemain 21 tahun itu baru dua kali tampil sebagai starter.
Koleksi golnya juga terbilang sangat minim untuk ukuran pemain depan. Struick baru bisa mencetak satu gol ke gawang lawan yang dibuat saat melawan Sydney FC.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
3. Eliano Reijnders
Eliano belum menjadi pilihan utama pelatih Johnny Jansen di sisi kanan pertahanan. Posisi itu rutin dipercayakan kepada Olivier Aertssen.
Adik kandung bintang AC Milan, Tijjani Reijnders itu sejatinya sering masuk susunan pemain saat pertandingan PEC Zwolle. Namun, selain kerap masuk sebagai pemain cadangan, Eliano tercatat 11 kali sama sekali tidak diturunkan hingga laga usai.
Di musim ini, Eliano total tampil dalam 15 pertandingan di semua kompetisi. Empat belas pertandingan didapat saat bermain di Liga Belanda.
Dari 14 penampilan itu, Eliano tujuh kali main sebagai starter. Rapor Eliano ini tentu kurang menggembirakan untuk bisa merebut satu tempat di tim inti Timnas Indonesia.
4. Shayne Pattynama
Nama Shayne Pattynama perlahan hilang dari peredaran tim utama KAS Eupen. Padahal, ia sempat rutin mengisi posisi starter pada awal musim.
Dalam enam pertandingan terakhir, Shayne tercatat tiga kali tidak bermain. Satu karena tidak masuk skuad dan dua laga lainnya ia hanya duduk di bangku cadangan.
Di tiga pertandingan lain, Shayne masuk sebagai pemain pengganti KAS yang bermain di kompetisi kasta kedua Belgia.
Meski minim menit bermain, Shayne tetap dipanggil Kluivert ke Timnas Indonesia. Soal peluang main, Shayne terbilang sulit karena ada Calvin Verdonk dan calon pemain naturalisasi, Dean James.
PSSI telah mengumumkan 27 pemain yang mengisi skuad sementara Timnas Indonesia untuk menghadapi Australia dan Bahrain pada lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, 20 dan 25 Maret mendatang.
Dari sejumlah nama yang dipanggil, ada beberapa nama yang minim dapat kesempatan tampil bersama klubnya. Namun, nama-nama ini tetap dipanggil oleh pelatih anyar Patrick Kluivert.
Meski minim kesempatan tampil, keempat nama ini secara kualitas tidak kalah dengan pemain-pemain lain yang dipanggil. Oleh karena itu, mereka akan berupaya keras memikat hati pelatih anyar, Patrick Kluivert.
Berikut empat pemain yang jarang tampil tetapi dipanggil Kluivert ke Timnas Indonesia:
1. Nathan Tjoe-A-On
Nathan memasuki musim keduanya di Swansea. Namun, sejauh ini peruntungannya bersama The Swans belum juga membaik.
Pemain kelahiran Rotterdam ini masih kesulitan menembus tim inti Swansea. Situasi ini dialaminya setelah sempat dipinjamkan selama setengah musim ke Herenveen pada musim lalu.
Pemain serbabisa ini tercatat baru bermain sebanyak empat kali musim ini. Nathan satu kali tampil di pentas Championship dan dua pertandingan Piala Liga Inggris.
Dalam dua pertandingan di Piala Liga Inggris, Nathan mencatatkan menit bermain selama 125 menit. Sedangkan di pentas Championship ia baru dapat kesempatan bermain selama dua menit.
Belakangan Nathan malah mengais menit bermain di skuad Swansea U-21 setelah tak masuk skuad tim utama dalam enam pertandingan.
2. Rafael Struick
Struick mengusung asa baru usai dipinang Brisbane Roar. Harapannya ia bakal dapat kesempatan rutin bermain di tim utama setelah hijrah dari ADO Den Haag.
Hanya saja, harapan itu tak berjalan mulus. Struick masih tetap kesulitan untuk bisa rutin bermain sebagai starter di Brisbane.
Dari 10 penampilannya, Struick dominan main dari bangku cadangan. Tercatat pemain 21 tahun itu baru dua kali tampil sebagai starter.
Koleksi golnya juga terbilang sangat minim untuk ukuran pemain depan. Struick baru bisa mencetak satu gol ke gawang lawan yang dibuat saat melawan Sydney FC.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Eliano dan Shayne Pattynama
Eliano Reijnders masih berjuang merebut tim inti di PEC Zwolle. (Dok. PSSI)
3. Eliano Reijnders
Eliano belum menjadi pilihan utama pelatih Johnny Jansen di sisi kanan pertahanan. Posisi itu rutin dipercayakan kepada Olivier Aertssen.
Adik kandung bintang AC Milan, Tijjani Reijnders itu sejatinya sering masuk susunan pemain saat pertandingan PEC Zwolle. Namun, selain kerap masuk sebagai pemain cadangan, Eliano tercatat 11 kali sama sekali tidak diturunkan hingga laga usai.
Di musim ini, Eliano total tampil dalam 15 pertandingan di semua kompetisi. Empat belas pertandingan didapat saat bermain di Liga Belanda.
Dari 14 penampilan itu, Eliano tujuh kali main sebagai starter. Rapor Eliano ini tentu kurang menggembirakan untuk bisa merebut satu tempat di tim inti Timnas Indonesia.
4. Shayne Pattynama
Nama Shayne Pattynama perlahan hilang dari peredaran tim utama KAS Eupen. Padahal, ia sempat rutin mengisi posisi starter pada awal musim.
Dalam enam pertandingan terakhir, Shayne tercatat tiga kali tidak bermain. Satu karena tidak masuk skuad dan dua laga lainnya ia hanya duduk di bangku cadangan.
Di tiga pertandingan lain, Shayne masuk sebagai pemain pengganti KAS yang bermain di kompetisi kasta kedua Belgia.
Meski minim menit bermain, Shayne tetap dipanggil Kluivert ke Timnas Indonesia. Soal peluang main, Shayne terbilang sulit karena ada Calvin Verdonk dan calon pemain naturalisasi, Dean James.