5 Fakta Menarik PSG vs Arsenal di Semifinal Liga Champions
CNN Indonesia
Rabu, 07 Mei 2025 15:32 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
PSG mengalahkan Arsenal pada semifinal leg pertama Liga Champions. (Action Images via Reuters/Andrew Couldridge)
Jakarta, CNN Indonesia --
Laga penuh drama akan kembali tersaji pada laga Paris Saint-Germain (PSG) vs Arsenal di leg kedua semifinal Liga Champions. Berikut fakta menarik PSG vs Arsenal.
Jadwal PSG vs Arsenal akan bergulir di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (8/5) pukul 02.00 dini hari WIB. Ini adalah laga penentu bagi kedua tim untuk memastikan tempat di babak final.
Saat ini agregat masih berpihak kepada PSG dengan keunggulan 1-0 berkat kemenangan di leg pertama pekan lalu. Mau tak mau, Arsenal harus membalikkan keadaan demi tembus ke laga puncak.
Namun memburu kemenangan bukan perkara mudah bagi The Gunners karena harus bertandang ke markas lawan. Mental tim asuhan Mikel Arteta akan sangat diuji pada pertandingan ini.
Hal serupa juga dialami oleh Les Parisiens. Meski satu kaki mereka sudah ada di final, Ousmane Dembele dan kawan-kawan harus berjuang keras demi mempertahankan keunggulan.
Segala kemungkinan bisa terjadi. Seiring dengan itu pula, pertandingan PSG vs Arsenal menyajikan fakta menarik jelang laga.
Berikut fakta menarik PSG vs Arsenal:
1. Rapor Impresif Buktikan 'DNA' Eropa PSG
PSG punya catatan mengesankan dalam laga hidup-mati di kompetisi Eropa. Dalam catatan UEFA, Les Parisiens tercatat 18 kali menyingkirkan lawan dengan situasi unggul di leg pertama lebih dulu.
Satu-satunya momen PSG tersingkir saat unggul lebih dulu di leg pertama adalah di Liga Champions 2018/2019 ketika didepak Manchester United pada babak 16 besar. Kala itu PSG tersingkir akibat kalah gol tandang.
Rapor ini membuktikan PSG punya rekam jejak menakjubkan di Eropa, namun mereka belum pernah mencicipi rasanya juara Liga Champions.
2. Rekor Buruk Arsenal di Eropa Saat Kalah Kandang di Leg Pertama
Berdasarkan catatan UEFA, Arsenal belum pernah berhasil membalikkan keadaan jika kalah lebih dulu dalam laga kandang pada leg pertama di kompetisi Eropa.
Skenario demikian sudah dirasakan Arsenal lima kali. Terakhir situasi begini dialami skuad Meriam London pada babak 16 besar Liga Champions kontra Barcelona.
Kala itu, Arsenal kalah 0-2 di kandang pada leg pertama. Kemudian semakin hancur lebur 1-3 di leg kedua.
Baca lanjutan fakta menarik PSG vs Arsenal di halaman selanjutnya>>>
3. Kembali ke Paris, Arsenal Dihantui Memori Buruk
Menapak ibukota Prancis, Paris, bukanlah momen pertama bagi Arsenal saat berpentas di panggung Eropa. Namun memori buruk menghantui The Gunners jika membahas hal ini.
Final Liga Champions 2005/2006 adalah momen pertama dan satu-satunya bagi Arsenal menginjak partai puncak kasta tertinggi sepak bola Eropa. Namun pil pahit terpaksa ditelan karena tumbang di tangan Barcelona pada laga yang berlangsung di Stade de France kala itu.
Kali ini Arsenal kembali ke Paris. Meski berbeda stadion, laga ini cukup untuk menghapus kutukan di ibukota Prancis bagi sang tamu.
4. Arsenal Bakal Menyamai Rekor Tottenham jika Lolos Final
Dalam catatan situs Premier League, hanya ada dua tim yang berhasil lolos ke final Liga Champions saat kalah lebih dulu di leg pertama. Mereka adalah Ajax Amsterdam (1994/1995) dan Tottenham Hotspur (2018/2019).
Arsenal bisa jadi tim ketiga yang mengantongi rekor itu jika mampu membalikkan situasi dengan menyingkirkan PSG.
Selain menyamakan rekor sang tetangga, Arsenal juga akan menorehkan pencapaian tersendiri karena sudah 19 tahun tak menyentuh partai final Liga Champions.
5. Saling Sikut Dua Tim 'Nihil' Gelar Liga Champions
Arsenal dan PSG sama-sama belum pernah mengangkat trofi juara Liga Champions. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk mencicipi podium tertinggi sepak bola elite benua Eropa.
Uniknya, Arsenal dan PSG sama-sama pernah nyaris menjuarai Liga Champions. Bagi The Gunners, momen pertama dan satu-satunya mencapai final adalah musim 2005/2006 lalu.
Sedangkan PSG hampir juara pada musim 2019/2020. Karenanya, laga ini akan membawa salah satu dari mereka ke final Liga Champions kedua dalam sejarah masing-masing klub.
Laga penuh drama akan kembali tersaji pada laga Paris Saint-Germain (PSG) vs Arsenal di leg kedua semifinal Liga Champions. Berikut fakta menarik PSG vs Arsenal.
Jadwal PSG vs Arsenal akan bergulir di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (8/5) pukul 02.00 dini hari WIB. Ini adalah laga penentu bagi kedua tim untuk memastikan tempat di babak final.
Saat ini agregat masih berpihak kepada PSG dengan keunggulan 1-0 berkat kemenangan di leg pertama pekan lalu. Mau tak mau, Arsenal harus membalikkan keadaan demi tembus ke laga puncak.
Namun memburu kemenangan bukan perkara mudah bagi The Gunners karena harus bertandang ke markas lawan. Mental tim asuhan Mikel Arteta akan sangat diuji pada pertandingan ini.
Hal serupa juga dialami oleh Les Parisiens. Meski satu kaki mereka sudah ada di final, Ousmane Dembele dan kawan-kawan harus berjuang keras demi mempertahankan keunggulan.
Segala kemungkinan bisa terjadi. Seiring dengan itu pula, pertandingan PSG vs Arsenal menyajikan fakta menarik jelang laga.
Berikut fakta menarik PSG vs Arsenal:
1. Rapor Impresif Buktikan 'DNA' Eropa PSG
PSG punya catatan mengesankan dalam laga hidup-mati di kompetisi Eropa. Dalam catatan UEFA, Les Parisiens tercatat 18 kali menyingkirkan lawan dengan situasi unggul di leg pertama lebih dulu.
Satu-satunya momen PSG tersingkir saat unggul lebih dulu di leg pertama adalah di Liga Champions 2018/2019 ketika didepak Manchester United pada babak 16 besar. Kala itu PSG tersingkir akibat kalah gol tandang.
Rapor ini membuktikan PSG punya rekam jejak menakjubkan di Eropa, namun mereka belum pernah mencicipi rasanya juara Liga Champions.
2. Rekor Buruk Arsenal di Eropa Saat Kalah Kandang di Leg Pertama
Berdasarkan catatan UEFA, Arsenal belum pernah berhasil membalikkan keadaan jika kalah lebih dulu dalam laga kandang pada leg pertama di kompetisi Eropa.
Skenario demikian sudah dirasakan Arsenal lima kali. Terakhir situasi begini dialami skuad Meriam London pada babak 16 besar Liga Champions kontra Barcelona.
Kala itu, Arsenal kalah 0-2 di kandang pada leg pertama. Kemudian semakin hancur lebur 1-3 di leg kedua.
Baca lanjutan fakta menarik PSG vs Arsenal di halaman selanjutnya>>>
Memori Buruk Arsenal sampai Duel Dua Klub Tanpa Gelar
Martin Odegaard bakal menjadi motor Arsenal berlaga di laga semifinal leg kedua Liga Champions. (Action Images via Reuters/Andrew Couldridge)
3. Kembali ke Paris, Arsenal Dihantui Memori Buruk
Menapak ibukota Prancis, Paris, bukanlah momen pertama bagi Arsenal saat berpentas di panggung Eropa. Namun memori buruk menghantui The Gunners jika membahas hal ini.
Final Liga Champions 2005/2006 adalah momen pertama dan satu-satunya bagi Arsenal menginjak partai puncak kasta tertinggi sepak bola Eropa. Namun pil pahit terpaksa ditelan karena tumbang di tangan Barcelona pada laga yang berlangsung di Stade de France kala itu.
Kali ini Arsenal kembali ke Paris. Meski berbeda stadion, laga ini cukup untuk menghapus kutukan di ibukota Prancis bagi sang tamu.
4. Arsenal Bakal Menyamai Rekor Tottenham jika Lolos Final
Dalam catatan situs Premier League, hanya ada dua tim yang berhasil lolos ke final Liga Champions saat kalah lebih dulu di leg pertama. Mereka adalah Ajax Amsterdam (1994/1995) dan Tottenham Hotspur (2018/2019).
Arsenal bisa jadi tim ketiga yang mengantongi rekor itu jika mampu membalikkan situasi dengan menyingkirkan PSG.
Selain menyamakan rekor sang tetangga, Arsenal juga akan menorehkan pencapaian tersendiri karena sudah 19 tahun tak menyentuh partai final Liga Champions.
5. Saling Sikut Dua Tim 'Nihil' Gelar Liga Champions
Arsenal dan PSG sama-sama belum pernah mengangkat trofi juara Liga Champions. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk mencicipi podium tertinggi sepak bola elite benua Eropa.
Uniknya, Arsenal dan PSG sama-sama pernah nyaris menjuarai Liga Champions. Bagi The Gunners, momen pertama dan satu-satunya mencapai final adalah musim 2005/2006 lalu.
Sedangkan PSG hampir juara pada musim 2019/2020. Karenanya, laga ini akan membawa salah satu dari mereka ke final Liga Champions kedua dalam sejarah masing-masing klub.