Timnas Voli Indonesia U-21 memiliki peluang unjuk gigi saat menghadapi Brasil dalam klasifikasi peringkat 17-20 Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025, Jumat (29/8).
Duel Timnas Indonesia vs Brasil pada Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 ini akan berlangsung di Jiangmen Sports Center pada pukul 19:00 WIB.
Brasil bukan lawan kaleng-kaleng untuk Indonesia. Martos Antonio Soares dan kawan-kawan merupakan juara dunia empat kali Kejuaraan Dunia Voli U-21.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kali pertama Brasil juara Kejuaraan Dunia Voli U-21 pada 1993 silam. Setelah itu, tiga gelar juara lain diborong Brasil dalam lima edisi, yakni 2001, 2007, dan 2009.
Akan tetapi, sejak kali terakhir juara pada 2009, Brasil cenderung mengalami penurunan prestasi. Prestasi Brasil mengalami naik turun sejak 2011 dengan menempati peringkat kelima.
Setelah itu kembal jadi runner up pada 2013. Kemudian dua kali di peringkat 4, meraih perunggu pada 2019, dan di peringkat ketujuh serta keenam dalam dua edisi terakhir.
Tahun ini jadi performa paling buruk bagi Brasil setelah juara terakhir pada 2009. Brasil tidak lagi bersaing demi mendapatkan medali, namun tercecer ke klasifikasi peringkat 17-20 setelah gagal lolos ke 16 besar Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025.
Melihat penurunan yang dialami Brasil, Timnas Voli Indonesia perlu memanfaatkan situasi ini. Motivasi Dawuda Alaihimas Salam dan kawan-kawan perlu terlecut guna menumbangkan juara dunia.
Mengalahkan Brasil bukan cuma soal mengincar peringkat ke-17, namun juga memberikan bukti kalai Skuad Garuda memiliki potensi menumbangkan tim papan atas.
Sepanjang Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025, Brasil tidak memiliki pemain yang menonjol. Hanya Thiago Vaccari yang menjadi top skor sementara Brasil dengan torehan 57 poin. Jumlah itu lebih sedikit ketimbang Dawuda yang mencetak 99 poin.
Statistik turnamen juga menunjukkan Brasil tidak memiliki keistimewaan dalam mencetak poin blok dan service ace. Dalam dua faktor mencetak poin itu, statistik Brasil terbilang rata-rata.
(sry/har)