Kepala kru Marc Marquez, Marco Rigamonti, mengaku siap membantu Francesco Bagnaia kembali jago bersama Ducati pada MotoGP 2025.
Marc Marquez di ambang juara MotoGP 2025. Pembalap 32 tahun itu menempati puncak klasemen setelah mengoleksi 455 poin.
Keunggulan 175 poin atas Alex Marquez yang di posisi kedua membuat Marc Marquez dijagokan juara MotoGP musim ini. The Baby Alien bahkan diprediksi bisa mengunci gelar juara pada dua seri berikutnya, yakni di MotoGP San Marino 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu nasib berbeda dialami rekan setimnya, Francesco Bagnaia. Bagnaia masih berjuang keras mendapatkan performa terbaik kendati menggunakan motor yang sama, GP25.
Dikutip dari Crash, Marco Rigamonti mengatakan timnya tidak memiliki rahasia apa pun yang disembunyika dari tim Bagnaia. Rigamonti mengaku siap membantu Pecco.
"Kami, sebagai tim, selalu bekerja sama, dan kami saling membantu," ujar Rigamonti kepada AS.
"Ya, kami akan membantu dia, karena yang saya lihat selama bertahun-tahun adalah pada akhirnya di trek, perbedaannya terletak pada para pembalap," ucap Rigamonti menambahkan.
Rigamonti menjelaskan, kesuksesan Ducati sejauh ini karena tidak ada rahasia dalam pembagian data di antara masing-masing tim pembalap. Rigamonti justru khawatir, merahasiakan data akan membuat Ducati di level rendah.
"Jika Ducati mencapai level ini, itu karena mereka telah membantu dirinya sendiri dengan informasi dari semua orang untuk mencapai titik ini."
"Jika ada rahasia antara motor Ducati dan pembalap, Ducati akan berada di level yang lebih rendah," tutur Rigamonti.
Karena itu, demi mempertahankan posisi Ducati di level teratas, tim Marquez bersedia membantu Bagnaia.
"Jika rival Anda adalah rekan setim Anda, akan ada persaingan di trek, tetapi tidak lebih," ucap Rigamonti.
"Penting bagi semua orang di tim, termasuk teknisi Pecco, untuk memiliki hubungan yang baik dan saling membantu sebisa mungkin."
(sry/nva)