Top 3 Sports: Pelatih PSIM Kaget Atmosfer GBK, Jay Idzes Cs Kalah
Tiga berita terpopuler di kanal olahraga CNNIndonesia.com dalam 24 jam terakhir dihuni kabar dari lapangan hijau, seperti reaksi pelatih PSIM Yogyakarta setelah bertandang menghadapi Persija Jakarta dalam lanjutan Super League, Jumat (28/11).
Jean Paul Van Gastel, terkejut dengan atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang menurutnya mirip seperti klub-klub yang pernah dia latih sebelum bergabung dengan PSIM.
Selain ketakjuban Van Gastel soal atmosfer SUGBK, ada pula hasil pertandingan Jay Idzes bersama Como serta lini depan Timnas Indonesia U-23 yang penuh bintang.
Berikut tiga berita terpopuler di kanal olahraga CNNIndonesia.com dalam 24 jam terakhir:
1. Pelatih PSIM Kaget Atmosfer GBK, Bandingkan Besiktas dan Feyenoord
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel membandingkan atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta dengan arena markas Besiktas dan Feyenoord yang pernah jadi tempatnya melatih.
Jean Paul Van Gastel merupakan juru taktik berpengalaman dari Belanda. Selama kariernya, pelatih 53 tahun itu pernah jadi asisten di Besiktas dan Feyenoord termasuk jadi orang kepercayaan Giovanni Van Bronckhorst.
Menangani PSIM Yogyakarta adalah pengalaman pertamanya di Indonesia. Termasuk bertandang ke SUGBK juga jadi momen perdananya merasakan atmosfer sedemikian rupa kala bersua Persija Jakarta, Jumat (28/11).
2. Hasil Liga Italia: Jay Idzes Main Penuh, Sassuolo Dibungkam Como
Bek naturalisasi Timnas Indonesia, Jay Idzes, gagal membawa Sassuolo meraih kemenangan saat menghadapi tuan rumah Como pada Sabtu (29/11) dini hari WIB. Sassuolo dibungkam Como dengan skor 2-0 saat pertandingan digelar di stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (29/11) dini hari waktu Indonesia.
Dalam pertandingan ini Jay bermain sejak menit pertama dan tidak tergantikan hingga laga bubar.
Kekalahan dari Como membuat Sassuolo tertahan di papan tengah klasemen liga Italia Serie A.
3. Lini Depan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games: Berkilau Penuh Bintang
Lini depan Timnas Indonesia U-23 yang bakal tampil di SEA Games 2025 benar-benar berkilau penuh bintang sekaligus menghadirkan persaingan sengit.
Timnas Indonesia U-23 datang ke SEA Games 2025 dengan misi merebut kembali medali emas sekaligus mempertahankan status sebagai tim sepak bola terbaik di multi event dua tahunan tersebut. Garuda Muda punya modal kuat berupa lini depan yang mentereng dan penuh bintang.
Di lini depan Timnas Indonesia U-23 terdapat nama Rafael Struick, Hokky Caraka, Jens Raven, Rahmat Arjuna, Marselino Ferdinan, dan Mauro Zijlstra. Nama-nama ini jadi jaminan kualitas level tinggi yang bakal dimiliki Indonesia di lini depan.
(nva/nva)