Pelatih Manchester United Ruben Amorim mengungkap besarnya tekanan saat seorang pemain berlaga untuk 'Setan Merah'.
Amorim menyebut Patrick Dorgu sebagai contoh. Dalam pandangan Amorim, Dorgu terlihat gugup tiap kali menyentuh bola. Hal tersebut dinilai Amorim tak terlihat ketika Dorgu bermain untuk Denmark.
"Dia butuh lebih tenang saat bermain. Kalian bisa melihat kecemasan tiap Dorgu menyentuh bola. Saya bisa merasakan kecemasan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalian ingat tembakan melawan Everton. Itu seharusnya jadi keputusan yang lebih mudah untuk dibuat dibandingkan keputusan yang ia lakukan ketika melawan Skotlandia," ujar Amorim seperti dikutip dari ESPN.
Amorim juga menyatakan Dorgu, walau saat ini baru berusia 21 tahun, juga tampil lebih tenang ketika bermain untuk Lecce di Liga Italia.
"Dia sering membuat keputusan bagus dan saya melihatnya ketika ia bermain di Italia. Namun di sini berbeda dan terkadang tekanan sangat berat bagi mereka di awal. Namun yang pasti dia punya waktu untuk berkembang," ucap Amorim.
Manchester United akan menghadapi Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (30/12). MU saat ini ada di peringkat 12 dengan koleksi 18 poin.
Setelah sempat mencatat hasil bagus, MU hanya mengoleksi dua poin dari tiga laga terakhir. Hal itu yang membuat Dorgu dan kawan-kawan kembali tertinggal.
(ptr)