Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza yakin Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030 dengan pelatih John Herdman.
Hal tersebut disampaikan Souza dalam jumpa pers setelah pertandingan Persija versus Persijap Jepara, Sabtu (3/1). Menurut pria asal Brasil ini punya pelatih lebih cepat, lebih baik.
"Saya berharap Piala Dunia 2030 bisa didapat [Indonesia] empat tahun ke depan. Saya pikir itu penting saat ini Indonesia sudah punya pelatih untuk Tim Nasional," kata Souza.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir penting juga bagi pelatih tim nasional untuk mengenal para pemainnya agar skuad Indonesia bisa masuk Piala Dunia 2030," ujarnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Herdman resmi diumumkan PSSI menjadi pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1) sore. Pria asal Inggris ini akan mengisi pos yang ditinggalkan Patrick Kluivert sejak Oktober 2025.
PSSI berpisah dengan Kluivert setelah gagal meraih tiket ke Piala Dunia 2026. Tak hanya Kluivert, pelatih Indonesia U-23 (Gerald Vanenburg) dan U-20 [Frank Van Kempen] juga bernasib sama.
Sejurus kemudian PSSI mencari kandidat pelatih baru. Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers diminta mendata dan memilah calon-calon yang dianggap cocok untuk Indonesia.
Setelah dicari, lima nama mengemuka. PSSI lantas mengirim utusan, yang terdiri dari Zwiers dan dua anggota Komite Eksekutif PSSI melakukan wawancara di Eropa.
Dari lima calon, hanya empat yang memenuhi undangan wawancara PSSI. Salah satu pelatih yang hadir dalam wawancara tersebut adalah mantan pelatih tim nasional Kanada, Herdman.
Pengalaman Herdman yang meloloskan Kanada ke Piala Dunia ini membuat PSSI jatuh hati. Setelah ditimbang matang dalam rapat Komite Eksekutif, Herdman ditetapkan jadi pelatih Timnas.
(abs)