Komdis PSSI Jatim Sidangkan Kasus Tendangan Kungfu Liga 4 Minggu Depan

CNN Indonesia
Selasa, 06 Jan 2026 14:47 WIB
Komdis PSSI Jawa Timur akan menggelar sidang terkait kasus tendangan kungfu pemain PS Putra Jaya di Liga 4 pada pekan depan, Senin (11/1).
Ilustrasi sepak bola. (SplitShire/Daniel Nanescu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur mengambil alih penanganan insiden tendangan kungfu oleh pemain PS Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar saat melawan Perseta 1970 Tulungagung dalam laga Liga 4 Jawa Timur di Stadion Bangkalan, Senin (5/1). Sidang Komdis rencananya akan digelar pada pekan depan.

Ketua Komdis PSSI Jawa Timur, Makin Rahmat menjelaskan berdasarkan video yang beredar serta laporan langsung perangkat pertandingan, pemain PS Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi Gimnastiar terlihat melakukan penghadangan bola dengan kaki kanan yang mengenai bagian dada Firman, pemain Perseta 1970 Tulungagung.

"Itu terlihat di menit 72 saat skor 0-4, kemenangan sementara oleh Perseta, jika dilihat di video persepsi saya memang terlihat pelanggaran berat," kata Makin seperti dilansir Antara, Selasa (6/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan kasus tersebut langsung ditangani Komdis dan dijadwalkan menjalani sidang pada Selasa (11/1) sekitar pukul 11.00 WIB untuk menentukan bentuk dan tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Menurut Makin, insiden tersebut bisa masuk dalam kategori pelanggaran disiplin berat sebagaimana diatur dalam Pasal 48 Kode Disiplin PSSI, yang memiliki ancaman hukuman paling berat berupa larangan bermain seumur hidup.

Namun demikian, ia menegaskan keputusan akhir terkait sanksi baru dapat ditentukan setelah seluruh proses sidang dan pemeriksaan selesai dilakukan oleh Komdis.
"Semua akan diputuskan dalam sidang komdis hari ini, semoga bisa secepatnya untuk keluar hasilnya," ucapnya.

Sementara itu, lanjutnya, kondisi pemain Perseta 1970 Tulungagung yang menjadi korban masih menjalani perawatan di rumah sakit pascakejadian tersebut.

Makin menyampaikan pihaknya belum dapat memastikan apakah pemain tersebut akan dirujuk ke rumah sakit di Surabaya atau tetap menjalani perawatan di Bangkalan, mengingat lokasi pertandingan berlangsung di Stadion Bangkalan.

Komdis PSSI Jawa Timur memastikan hasil sidang akan segera diumumkan kepada publik setelah proses persidangan selesai dilakukan.

"Saya juga mengapresiasi panitia pelaksana yang sigap langsung memberi pertolongan pertama kepada pemain Perseta, karena kami juga tidak ingin ada pemain yang meninggal saat bertanding lagi seperti Choirul Huda," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(jal/rhr)