Febriana/Meilysa usai Tersingkir di Malaysia Open: Kami Sudah Maksimal

CNN Indonesia
Jumat, 09 Jan 2026 13:21 WIB
Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari membeberkan penyebab kekalahan di perempat final Malaysia Open 2026, Jumat (9/1).
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias terhenti di perempat final Malaysia Open 2025. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari membeberkan penyebab kekalahan di perempat final Malaysia Open 2026, Jumat (9/1).

Febriana/Meilysa takluk dari unggulan keenam asal Korea, Baek Ha Na/Lee So Hee usai melakoni duel alot selama 86 menit dengan skor 21-13, 19-21, 13-21.

"Hari ini kami bermain sudah sangat maksimal, semua tenaga sudah dikeluarkan. Apa yang sudah dilatih juga dikeluarkan. Memang yang harus ditingkatkan adalah fokusnya karena itu kuncinya jadi kalau bisa fokus, pukulan dan gerakannya akan akurat," kata Febriana via rilis PBSI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di turnamen pertama di 2026 ini dibuka dengan cukup baik, kami ada peningkatan tapi masih banyak yang harus diperbaiki. Latihan lagi apa yang masih kurang dan meningkatkan yang sudah bagus," ujar Febriana menambahkan.

Febriana/Meilysa sebenarnya tampil apik di gim pertama. Pasangan Indonesia ini tampil menekan yang membuat Baek/Lee takluk 21-13.

Sayangnya, Febriana/Meilysa gagal melanjutkan tren kemenangan di gim berikutnya. Febriana/Meilysa pun dipaksa menyerah 19-21, 13-21.

Meilysa berharap kekalahan dari Baek/Lee bisa jadi pelajaran berharga baginya dan Febriana untuk merah prestasi lebih tinggi tahun ini.

"Kami juga harus lebih tahan di pertahanan dan siap dengan perubahan lawan. Di gim kedua mereka mulai mengajak main rally-rally, banyak membuka dan jarang memberi bola-bola datar.Tidak seperti sebelumnya yang ngadu no-lob dan membuat kami enak untuk memegang kendali."

"Tahun ini kami mau dapat gelar juara, mau naik podium satu," ucap Meilysa.

[Gambas:Video CNN]

(jun)