Kata-kata Asisten Guardiola Usai Man City 'Menggila' Menang 10-1
Asisten pelatih Manchester City Pep Lijnders memberikan komentarnya usai timnya menang 10-1 atas Exeter City dalam pertandingan Piala FA yang ditonton Pep Guardiola di tribune.
Manchester City mencetak rekor sebagai tim papan atas Inggris pertama yang mencetak 10 gol dalam satu pertandingan sejak 1986.
Manchester City dengan mudah menyisihkan tim divisi tiga Exeter City di babak ketiga Piala FA. Man City pesta gol dengan skor akhir 10-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion Etihad pada Sabtu (10/1) malam WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara keseluruhan, saya pikir kami memiliki tim yang sangat istimewa dengan pemain berpengalaman yang memimpin tim dan cara mereka membimbing pemain lain. Para pemain baru mulai beradaptasi dan energinya, saya tidak hanya berbicara tentang pertandingan tetapi terutama dalam latihan sangat istimewa," kata Pep Lijnders dikutip dari Bein Sports.
Pesta gol Man City dibuka pada menit ke-12. Berawal dari crossing di sisi kanan, Erling Haaland memenangkan duel udara sebelum bola jatuh ke kaki Max Alleyne. Alleyne kemudian melepaskan sepakan kaki kiri yang sukses melewati garis gawang Exeter City. Skor 1-0 untuk tuan rumah.
Keunggulan City bertambah pada menit ke-24. Setelah tembakan Antoine Semenyo diblok, Rodri menyambar bola rebound dengan tendangan keras jarak jauh yang meluncur ke sudut atas gawang. Man City unggul 2-0.
Jelang turun minum, Exeter City semakin terpuruk. Sepak pojok dari sisi kiri berujung gol bunuh diri Jake Doyle-Hayes, yang salah mengantisipasi bola sundulan hingga mengenai Nathan Aké sebelum masuk ke gawang sendiri. Skor berubah menjadi 3-0.
City menutup babak pertama dengan keunggulan empat gol. Kerja sama Ryan McAidoo dan Tijjani Reijnders diakhiri dengan crossing dari sisi kanan yang kembali memaksa Jack Fitzwater mencetak gol bunuh diri. Man City unggul telak 4-0 saat jeda.
Memasuki babak kedua, dominasi Man City tak mengendur. Rico Lewis mencetak gol kelima pada awal babak dengan sontekan di depan gawang, memanfaatkan crossing akurat Antoine Semenyo.
Semenyo kemudian mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54. Menerima umpan terobosan matang dari Rayan Cherki, ia dengan tenang menaklukkan kiper Joe Whitworth. Skor 6-0.
Man City terus menggila. Tijjani Reijnders mencetak gol ketujuh lewat sepakan melengkung indah setelah menerima umpan mendatar dari Jeremy Doku yang menusuk dari sisi kiri.
Nico O'Reilly memperbesar keunggulan menjadi 8-0 pada menit ke-79. Sundulan O'Reilly menyambut umpan Rico Lewis sempat membentur tiang sebelum bersarang di gawang Exeter City.
Tujuh menit berselang, Ryan McAidoo menambah penderitaan tim tamu. Ia melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan dari Divine Mukasa. Skor berubah menjadi 9-0.
Exeter City akhirnya mencetak gol hiburan di menit ke-90 melalui George Birch, yang menembus penjagaan James Trafford. Namun, Man City langsung merespons pada masa injury time. Rico Lewis mencetak gol keduanya di laga ini untuk melengkapi kemenangan telak 10-1.
Hasil ini membuat Manchester City mengukir rekor bersejarah di sepak bola Inggris, dengan torehan 10 gol dalam satu pertandingan resmi.
Man City kini bersiap menghadapi Newcastle United di leg pertama semifinal Piala Carabao, dengan Lijnders mengakui bahwa kompetisi piala domestik adalah prioritas bagi mereka musim ini.
"Kami ingin mencapai final tahun ini, dan kami sedang menuju ke sana, bermain di semifinal Piala Liga. Kami ingin melangkah lebih jauh di Piala FA, dan kami berada di Liga Champions, dan dalam posisi yang baik," kata Lijnders.
"Kami ingin membangunnya. Hal terpenting, seperti yang selalu dikatakan Pep adalah kami ingin berkembang dan melangkah ke tahap selanjutnya sebagai sebuah tim."
"Kita harus terus bekerja keras dan tidak menganggap enteng apa pun. Kita akan menganggap pertandingan berikutnya sebagai final, dan itu adalah Newcastle. Dengan begitu, kita akan berkembang dan melangkah ke tahap selanjutnya," ucap Lijnders menambahkan.
(rhr/rhr/rhr)