Gantikan Alonso, Arbeloa Disebut 'Boneka' Florentino Perez di Madrid

CNN Indonesia
Rabu, 14 Jan 2026 00:30 WIB
Alvaro Arbeloa disebut sebagai pelatih yang disukai Florentino Perez. (REUTERS/Susana Vera)
Jakarta, CNN Indonesia --

Alvaro Arbeloa dianggap bakal jadi 'boneka' Florentino Perez setelah memecat Xabi Alonso dari posisi pelatih Real Madrid.

Xabi Alonso dan Madrid berpisah pada Selasa (13/1) dini hari WIB. Perpisahan itu terjadi setelah Madrid gagal juara Piala Super Spanyol usai kalah 2-3 dari Barcelona di Arab Saudi.

Madrid langsung menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pengganti sementara Alonso. Sebelumnya Arbeloa merupakan pelatih Madrid Castilla.

Menurut pemberitaan Sport, Arbeloa cocok sebagai 'boneka' Florentino Perez di Madrid. Dalam laporan tersebut, Perez sangat senang dengan pelatih yang mengikuti kemauannya. Sayangnya karakter ini tidak ada dalam diri Alonso.

Keputusan pergantian pelatih ini langsung memicu kritik dari sejumlah pengamat, termasuk anggapan bahwa pergantian pelatih lebih mencerminkan kekuasaan Florentino Perez ketimbang keputusan teknis yang objektif.

Meski berhasil di Bayer Leverkusen, Alonso dianggap pelatih yang terlalu teknokratis, memiliki taktik yang kaku. Hal-hal tersebut lebih dikedepankan Alonso ketimbang bintang-bintang Madrid. Perez tidak suka itu.

Perez ingin pelatih yang membiarkan pemain bintangnya bebas bermain, mengelola ruang ganti dengan baik, dan menghindari eksperimen taktik yang rumit. Hal-hal itu di mata Perez dianggap menyusahkan.

Rafale Benitez dan Julen Lopetegui adalah pelatih yang mencoba mengintervensi kebijakan-kebijakan sang bos, namun gagal. Sebaliknya, pelatih yang menghindari kontroversi di ruang ganti seperti Zinedine Zidane dan Carlo Ancelotti beradaptasi dengan baik dengan ide-ide Perez, serta memperhatikan bintangnya.

Karena ide-ide itu Alonso berkonflik dengan Jude Bellingham, dengan Vinicius Junior, memaksa Federico Valverde sebagai bek kanan, terakhir dengan Rodrygo.

Perpisahan ini sudah ditunggu lama oleh Perez. Mulai dari kekalahan dari Atletico Madrid hingga Manchester City di Liga Champions.

Nasib Alonso sempat selamat saat menang atas Alaves dan Sevilla. Tetapi gagal juara Piala Super Spanyol usai kalah dari Barcelona tidak ditoleransi Perez.

Arbeloa kini jadi harapan baru bagi Perez dan Madrid. Beruntun bagi Arbeloa, karena dihadapkan pada tiga pertandingan yang tidak sulit: lawan Albacete, Levante, dan AS Monaco.

Tiga pertandingan itu bisa memberikan kebangkitan bagi Madrid. Sekalipun tidak memberikan dampak besar, setidaknya dia membuat bintang-bintang Madrid tetap senang, dan tentunya menenangkan Perez.

(ade/rhr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK