Indonesia Ogah Slebor Jadi Tuan Rumah World Climbing Series 2026

CNN Indonesia
Kamis, 15 Jan 2026 02:15 WIB
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) tidak mau terburu-buru ikut dalam proses penawaran atau bidding menjadi tuan rumah World Climbing Series 2026.
Indonesia tidak akan menjadi tuan rumah dalam World Climbing Series 2026. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) tidak mau terburu-buru ikut dalam proses penawaran atau bidding menjadi tuan rumah World Climbing Series 2026.

FPTI belajar dari penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang sempat jadi sorotan internasional karena Indonesia menolak memberikan visa kepada atlet Israel.

Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, mengatakan langkah yang diambil merupakan bentuk kehati-hatian agar olahraga panjat tebing tidak ikut terdampak persoalan di luar teknis olahraga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Imbas dari kejuaraan senam tahun lalu yang menjadi isu sensitif di publik, tahun ini kami tidak ikut bidding. Ya, rencana semula mau ikut. Kami melihat dahulu perkembangannya ke depan. Semoga tahun depan bisa menjadi tuan rumah," kata Yenny dikutip dari Antara.

Indonesia tercatat rutin hadir sebagai tuan rumah seri World Cup panjat tebing sejak 2022 dan menjadi salah satu destinasi penting dalam kalender internasional.

World Climbing resmi menyatakan kalender World Climbing Series 2026 telah rampung dengan total 13 seri yang mencakup disiplin boulder, lead, dan speed. Empat seri di antaranya akan digelar di China, yakni Keqiao, Wujiang, Guiyang, dan Chongqing.

Musim 2026 akan dibuka di Keqiao pada 1-3 Mei untuk nomor boulder, berlanjut ke Wujiang pada 8-10 Mei yang mempertandingkan lead dan speed. Paruh akhir musim di China diisi dua seri speed beruntun di Guiyang dan Chongqing pada September.

Rangkaian kompetisi kemudian berlanjut ke Eropa, Amerika Serikat, hingga Amerika Selatan, dengan seri penutup dijadwalkan berlangsung di Santiago, Chile, pada akhir Oktober. World Climbing juga masih membuka peluang penambahan satu seri World Climbing Para Series.

[Gambas:Video CNN]

(nva/sry)