Herdman Tak Peduli Asal-usul Pemain Timnas Indonesia, Fokus Kualitas

CNN Indonesia
Kamis, 15 Jan 2026 00:50 WIB
John Herdman menjanjikan tidak akan memilih pemain berdasar asal-usul, melainkan kualitas. (CNN Indonesia/ Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan tak memilih pemain berdasarkan asal-usul keluarga dan negara. Ia hanya ingin fokus pada kualitas untuk membela skuad Garuda.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/1), pelatih 50 tahun itu menganggap keragaman dalam satu tim merupakan sebuah kekuatan. Karenanya, ia ingin penggawa Timnas Indonesia merupakan pemain yang benar-benar punya kapasitas di atas rata-rata.

"Saya tidak melihat paspor atau latar belakang, saya hanya melihat pemain itu sendiri," kata Herdman.

"Keragaman adalah kekuatan. Kalau kita anggap itu kelemahan maka akan tetap jadi kelemahan," ia menambahkan.

Juru taktik asal Inggris itu mencontohkan saat masih melatih timnas Kanada. Di sana, lanjutnya, banyak pemain dengan latarbelakang berbeda. Plus negara di Amerika Utara tersebut juga mengizinkan warga negaranya mengantongi dua paspor sehingga membuka kesempatan lebih luas untuk diaspora.

"Waktu di Kanada, ada banyak keragaman di sana. Banyak imigran di sana. Tapi kami bersatu di ruang ganti. Ada orang Amerika, Inggris, Skotlandia, mana-mana. Tapi kami bisa bergabung secara kolektif dengan jersi yang sama," ucapnya.

"Di Indonesia juga harus begitu, bawa satu bendera saja untuk membentuk warisan ke generasi berikutnya," ia menegaskan.

Lebih lanjut Herdman menegaskan ambisi membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia. Dengan diperkuat pemain diaspora dan pemain binaan lokal, ia optimistis tim Merah Putih bisa menapak pentas global.

"Ini salah satu cara untuk lolos ke Piala Dunia dan menatap panggung dunia. Tidak peduli soal paspor, soal asal-usul," ujar dia.

John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Selasa (13/1). Pelatih yang membawa Kanada lolos Piala Dunia 2022 tersebut dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun pula.

(ikw/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK