Baru Latih Chelsea, Rosenior Langsung Ketemu Ujian Berat Lawan Arsenal
Liam Rosenior menghadapi ujian berat di awal karier sebagai pelatih Chelsea setelah ditunjuk menggantikan Enzo Maresca.
Tantangan itu langsung datang dari lawan sekelas Arsenal dalam leg pertama semifinal Piala Liga di Stamford Bridge pada Kamis (15/1) pukul 03.00 WIB.
Hal tersebut menjadi momen penting bagi pelatih berusia 41 tahun itu untuk menunjukkan daya saing The Blues di bawah kepemimpinannya.
Rosenior memulai tugas musim ini di Chelsea dengan kemenangan mengesankan 5-1 atas Charlton Athletic di Piala FA. Sebuah kemenangan besar yang memberi kepercayaan awal bagi Enzo Fernandez dan kawan-kawan.
Patut diingat kemenangan tersebut datang melawan kesebelasan lawan kasta kedua. Dengan demikian Arsenal jadi tes pertama level elite yang sesungguhnya bagi pelatih Inggris itu.
Arsenal datang sebagai pemuncak klasemen Liga Inggris yang memperkuat status laga ini sebagai ujian kredibilitas bagi Rosenior dalam skala kompetisi besar.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, juga menyiapkan skuadnya dengan ambisi membawa pulang kemenangan dari Stamford Bridge yang menambah tekanan pada pelatih baru Chelsea tersebut.
Masalah kebugaran menambah rumit tugas Rosenior. Beberapa pemain kunci seperti Cole Palmer, Reece James, dan Malo Gusto diadang masalah kebugaran.
Selain tantangan taktik di lapangan, Rosenior juga dihadapkan pada pekerjaan besar membangun kepercayaan diri di ruang ganti Chelsea yang sempat mengalami inkonsistensi. Sementara itu, isu disiplin dan kartu yang sering diterima skuad juga menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus ditangani oleh manajer baru ini.
Sejumlah pihak menilai pertandingan ini bukan sekadar soal lolos ke final Carabao Cup, tetapi juga sebagai tolok ukur awal visi Rosenior di Chelsea dan tentang kemampuan membuat klub London Barat ini dipandang di papan atas.
(ade/nva)