Tangkis Penalti dengan Cara Unik, Bounou Antar Maroko ke Final
Yassine Bounou memegang peranan penting dalam keberhasilan timnas Maroko ke final Piala Afrika 2025 lantaran bisa menggagalkan dua eksekutor adu penalti Nigeria.
Bounou tidak mendapat banyak ujian dari pemain-pemain Super Eagle selama 120 menit. Ada penyelamatan yang dilakukan, tetapi tidak banyak, seperti menggagalkan peluang Ademola Lookman pada menit ke-15.
Dalam waktu normal dan extra time, pamor Bounou kalah dibanding kiper Nigeria Stanley Nwabali yang lebih sering beraksi mengamankan gawang.
Nwabali pula yang pertama melakukan aksi penyelamatan gawang pada babak adu penalti, namun Bounou kemudian jadi sorotan.
Setelah Nwabali menepis bola sepakan Hamza Igamane, Bounou juga memblok eksekusi Samuel Chukuwueze. Penyelamatan Bounou yang pertama terbilang normal, terbang menjatuhkan diri dan menahan bola dengan tangan.
Setelah skor 2-2 hingga penendang ketiga, Achraf Hakimi yang jadi algojo keempat Maroko sukses membawa Maroko memipin 3-2. Bruno Onyemaechi pun maju sebagai eksekutor keempat Nigeria.
Bounou menggagalkan upaya Onyemaechi. Penyelamatan kedua Bounou tidak seperti penyelamatan pada umumnya. Kiper veteran Maroko itu tidak terbang menepis bola.
Kiper 34 tahun yang bermain di klub Al Hilal itu bergerak melompat ke sisi kiri terlebih dahulu dan kemudian menepis bola dengan tangan kanan. Tangkisan satu tangan itu membuat si kulit bulat tidak bisa masuk gawang.
Selanjutnya Youssef En Nesyri melakukan tugas sebagai eksekutor kelima Maroko dengan mantap. Skor 4-2 pada adu penalti memastikan Singa Atlas ke final Piala Afrika 2025.
Pada babak final Bounou dan kawan-kawan akan menghadapi Senegal yang mengalahkan Mesir dalam babak semifinal.
(nva/nva)