Peraih Perunggu Tenis Meja SEA Games Incar Tiket Olimpiade Remaja 2026

CNN Indonesia
Jumat, 16 Jan 2026 01:15 WIB
Klub tenis meja Onic Sports pasang target atlet tembus Olimpiade Remaja 2026 di Senegal. (CNNIndonesia/Jun Mahares)
Jakarta, CNN Indonesia --

Setelah sukses meraih medali perunggu tunggal putra tenis meja SEA Games 2025, Naufal Junindra, berjuang menembus Olimpiade Remaja 2026 di Senegal.

Naufal yang saat ini berada di 91 besar ranking dunia tenis meja dunia untuk kategori U-17 bertekad masuk dalam 60 besar sebagai syarat tampil di Olimpiade Remaja 2026.

Untuk mewujudkan target tersebut, Onic Sports, klub tenis meja yang menaungi Naufal punya sederet program latihan untuk mewujudkan target tampil di Olympic Youth 2026.

Kepala Divisi Klub Onic Sports, Yon Mardiyono, berencana mengirim Naufal ikut sejumlah Kejuaraan Dunia Tenis Meja atau WTT dari Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF). Di antaranya adalah gelaran WTT Cappadocia, WTT Tunisia, WTT Smash Singapura, WTT Dusseldorf, WTT Kroasia, dan WTT Slovakia.

"Sekarang ini (atlet kami) yang mendekati target ke minimum ranking untuk ikut Olimpiade Remaja 2026 adalah Naufal Junindra. Kalau itu semua hasilnya baik, harapan kami atlet kami Naufal bisa tampil di Olimpiade Remaja di Senegal," kata Yon Mardiyono di markas klub Onic Sports di Jakarta, Kamis (15/1).

Selain itu, Naufal yang baru berusia 17 tahun juga dipersiapkan untuk tampil di Asian Games, maupun Kejuaraan Tenis Meja Asia Tenggara atau SEATTC.

Yon menjelaskan, Onic saat ini membina sebanyak 16 atlet muda fokus untuk bersaing di level internasional. Targetnya adalah mengukir prestasi di panggung dunia.

Klub tenis meja yang terletak di bilangan Jakarta Selatan itu sudah dua tahun berjalan dan ditopang fasilitas mumpuni untuk bersaing di level internasional. Ada tempat latihan terpadu dan asrama atlet, serta didukung pelatih profesional hingga psikolog dan fisioterapi.

Target besar Onic Sports adalah menciptakan sejarah tenis meja Indonesia bisa tembus ranking 100 dunia, kembali menjuarai SEA Games dan mentas di Olimpiade lagi.

Kepala Pelatih Onic Sports, Anton Suseno, bertugas mendongkrak kemampuan para atlet binaan Onic, termasuk teknik-teknik terbaru, agar mereka bisa bersaing di kancah internasional.

"Kami ingin agar atlet-atlet kami bisa digunakan negara untuk berprestasi di tingkat dunia," ujar Anton Suseno yang juga tercatat sebagai legenda tenis meja Indonesia.

Sementara Naufal Junindra mengaku senang bisa melakoni debut di SEA Games 2025 dengan raihan medali perunggu.

"Kemarin perjuangan kami di SEA Games 2025 cukup berat. Sempat lawan atlet naturalisasi Laos yang berasal dari Swedia. Tapi alhamdulillah kemarin dapat perunggu. Semoga bisa lebih baik lagi di kesempatan berikutnya," kata Naufal.

Meski berusia muda, Naufal punya tekad tinggi. Ia bercita-cita mewujudkan target tembus ke Olimpiade Remaja 2026.

"Kalau beban sih enggak ada. Malah termotivasi sendiri karena memang sudah ditargetkan klub. Saya sendiri berharap bisa memberikan yang terbaik. Optimistis bisa tembus 60 besar dunia supaya tembus ke Youth Olympic," ujarnya.

(jun/jun/rhr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK