Perbedaan Ranking Timnas Indonesia dan 3 Lawan di FIFA Series

CNN Indonesia
Selasa, 20 Jan 2026 05:45 WIB
Indonesia akan melawan satu lawan yang secara peringkat FIFA berada di atas dan dua lawan lainnya berada di bawah ranking tim Merah Putih pada FIFA Series 2026.
Thom Haye saat membela Timnas Indonesia dalam sebuah pertandingan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Indonesia akan menghadapi satu lawan yang secara peringkat FIFA berada di atas dan dua lawan lainnya berada di bawah ranking tim Merah Putih pada FIFA Series 2026. Berikut perbedaan ranking Indonesia dengan lawan di FIFA Series 2026.

FIFA Series 2026 akan bergulir pada 23-31 Maret mendatang. FIFA menunjuk sembilan negara tuan rumah termasuk Indonesia. Selain Indonesia, negara yang jadi tuan rumah adalah Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritania, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan.

Berdasarkan rilis resmi FIFA, Indonesia satu grup dengan tiga negara lainnya yaitu Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts and Nevis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari sisi peringkat FIFA, saat ini Indonesia berada di peringkat 122, Bulgaria di posisi ke-88, Kepulauan Solomon di peringkat ke-152, dan St. Kitts and Nevis di posisi ke-154.

PSSI menilai ajang ini menjadi peluang Timnas Indonesia untuk berkembang ke level lebih tinggi.

"Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah tidak hanya menjadi bukti kepercayaan dunia terhadap kemampuan Indonesia menyelenggarakan event internasional, tetapi juga membuka peluang bagi Timnas Indonesia untuk berkembang ke level lebih tinggi," tulis PSSI dalam rilisnya.

Sementara, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan FIFA Series 2026 menjadi menjadi kesempatan langka yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menguji nyali dan kemampuan Timnas Indonesia dengan lawan-lawan yang memiliki gaya bermain yang sama sekali berbeda.

"Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia," ucap Erick Thohir dikutip dari laman PSSI.

[Gambas:Video CNN]

(jun)