LIGA CHAMPIONS

Sikat Man City, Bodo Glimt Cetak Sejarah atas Klub Liga Inggris

CNN Indonesia
Rabu, 21 Jan 2026 08:21 WIB
Bodo Glimt mengalahkan Manchester City di Liga Champions pada Rabu (21/1) dini hari WIB. Ini kali pertama dalam sejarah klub Bodo mengalahkan tim dari Inggris.
Penyerang Manchester City Erling Haaland (kanan) sulit lawan Bodo. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bodo Glimt mengalahkan Manchester City di Liga Champions 2025/2026 pada Rabu (21/1) dini hari WIB. Ini kali pertama dalam sejarah klub Bodo mengalahkan tim dari Inggris.

Bodo Glimt menang 3-1 atas Manchester City pada laga ketujuh fase liga Liga Champions 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Aspmyra, Bodo, Norwegia, Selasa (20/1) waktu setempat atau Rabu (21/1) dini hari WIB.

Usai pertandingan, media Manchester City menyoroti keberhasilan Bodo mengalahkan tim Inggris untuk kali pertama dalam sejarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kekalahan [Man City] itu adalah kali pertama Bodo Glimt mengalahkan tim Inggris," tulis Manchester City dalam laman resmi klub.

Meski tampil sebagai tim tamu, Man City langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Namun dominasi penguasaan bola Man City tidak mampu mereka membawa mereka memimpin pada menit-menit awal.

Justru Bodo yang berhasil membuka keunggulan pada menit ke-22. Umpan lambung Ole Blomberg disambut sundulan Kasper Hogh yang tak mampu dibendung kiper City, mengubah skor menjadi 1-0.

Kepercayaan diri tim tuan rumah meningkat. Dua menit berselang, Hogh kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah kembali memaksimalkan umpan Blomberg. Gol tersebut membawa Bodo unggul cepat 2-0 pada menit ke-24.

Manchester City sempat mencoba memperkecil ketertinggalan menjelang turun minum. Peluang terbaik datang dari Erling Haaland, namun tembakannya masih melenceng dari sasaran.

Memasuki babak kedua, Bodo kembali menunjukkan efektivitas permainan mereka. Pada menit ke-58, aksi individu Jens Hauge sukses diakhiri dengan gol yang membawa tuan rumah menjauh 3-0.

Man City akhirnya mampu memberikan respons dua menit kemudian. Umpan Nico O'Reilly berhasil dimanfaatkan Rayan Cherki untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 pada menit ke-60.

Namun upaya kebangkitan Man City mendapat hambatan besar setelah Rodri harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Gelandang asal Spanyol tersebut diganjar kartu kuning kedua oleh wasit pada menit ke-62, membuat City bermain dengan 10 orang.

Unggul jumlah pemain, Bodo mencoba terus menekan pertahanan Man City dan menciptakan sejumlah peluang. Salah satunya melalui tembakan Jens Hauge yang sempat berbuah gol, namun dianulir wasit karena posisi offside.

Di sisa waktu pertandingan, Bodo tetap agresif melancarkan serangan, sementara Man City berusaha keras mengejar ketertinggalan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah tidak berubah.

Hasil ini membuat Manchester City tertahan di peringkat keenam klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan koleksi 13 poin dari tujuh pertandingan.

Sementara itu, kemenangan penting ini mengangkat Bodoke peringkat ke-27 dengan enam poin dari tujuh laga.

Usai pertandingan, Guardiola membeberkan alasan timnya kalah dari Bodo.

"Tentu saja kami kalah, tetapi saya tahu betapa bagusnya tim mereka, saya tidak meremehkan mereka," kata Guardiola.

"[Bodo mencapai] semifinal Liga Europa musim lalu, masih segar dalam ingatan, dan kami mengalami beberapa cedera pada pemain penting," ujar Guardiola menambahkan.

Selain itu keluarnya Rodri karena kartu merah semakin mempersulit Manchester City melawan Bodo.

"Kami bertarung 10 lawan 11. Kami harus mengubah dinamika untuk pertandingan berikutnya melawan Wolves dan melawan Galatasaray," ucap Guardiola.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/nva)