Glimt Hancurkan Man City, Haaland Angkat Tangan dan Minta Maaf
Penyerang Manchester City Erling Haaland hanya bisa meminta maaf usai timnya kalah dari Bodo/Glimt dalam pertandingan Liga Champions 2025/2026.
Manchester City menelan kekalahan 1-3 dari Bodo/Glimt pada laga ketujuh fase liga Liga Champions 2025/2026.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Aspmyra, Bodo, Norwegia, Selasa (20/1) waktu setempat atau Rabu (21/1) dini hari WIB.
Usai pertandingan, Erling Haaland mengaku tidak bisa berkata-kata lagi. Dalam wawancara usai pertandingan, ia hanya bisa mengangkat tangan dan meminta maaf atas penampilan 'lesu' timnya.
"Saya tidak punya jawabannya. Sekali lagi, saya bertanggung jawab penuh karena tidak mampu mencetak gol yang seharusnya saya cetak," kata Haaland dikutip dari Talk Sport.
"Saya meminta maaf kepada semua orang, kepada setiap pendukung Man City dan setiap pendukung yang melakukan perjalanan hari ini," ujar Haaland menambahkan.
Menurutnya, kekalahan ini sangat memalukan. Namun, Haaland mengakui Glimt bermain luar biasa.
"Pada akhirnya, ini memalukan. Maksud saya, Bodo memainkan sepak bola yang luar biasa dan itu memang pantas. Aku tidak tahu harus berkata apa karena aku tidak punya jawabannya," ucap Haaland.
"Saya memikul tanggung jawab penuh, bersama dengan Rodri, Gigio [Donnarumma], Tijjani [Reijnders], kami para pemain berpengalaman, saya tidak ingin menyalahkan siapa pun tetapi kami perlu mengambil lebih banyak tanggung jawab. Pada akhirnya, ini tidak cukup baik. Kami adalah Man City, kami tidak bisa terus menerus kalah. Seharusnya tidak seperti ini," kata Haaland menambahkan.
Meski tampil sebagai tim tamu, Man City langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Namun dominasi penguasaan bola Man City tidak mampu mereka membawa mereka memimpin pada menit-menit awal.
Justru Glimt yang berhasil membuka keunggulan pada menit ke-22. Umpan lambung Ole Blomberg disambut sundulan Kasper Hogh yang tak mampu dibendung kiper City, mengubah skor menjadi 1-0.
Kepercayaan diri tim tuan rumah meningkat. Dua menit berselang, Hogh kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah kembali memaksimalkan umpan Blomberg. Gol tersebut membawa Bodo unggul cepat 2-0 pada menit ke-24.
Manchester City sempat mencoba memperkecil ketertinggalan menjelang turun minum. Peluang terbaik datang dari Erling Haaland, namun tembakannya masih melenceng dari sasaran.
Memasuki babak kedua, Glimt kembali menunjukkan efektivitas permainan mereka. Pada menit ke-58, aksi individu Jens Hauge sukses diakhiri dengan gol yang membawa tuan rumah menjauh 3-0.
Man City akhirnya mampu memberikan respons dua menit kemudian. Umpan Nico O'Reilly berhasil dimanfaatkan Rayan Cherki untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 pada menit ke-60.
Namun upaya kebangkitan Man City mendapat hambatan besar setelah Rodri harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Gelandang asal Spanyol tersebut diganjar kartu kuning kedua oleh wasit pada menit ke-62, membuat City bermain dengan 10 orang.
Unggul jumlah pemain, Bodo mencoba terus menekan pertahanan Man City dan menciptakan sejumlah peluang. Salah satunya melalui tembakan Jens Hauge yang sempat berbuah gol, namun dianulir wasit karena posisi offside.
Di sisa waktu pertandingan, Glimt tetap agresif melancarkan serangan, sementara Man City berusaha keras mengejar ketertinggalan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah tidak berubah.
(rhr/rhr/nva)