Psywar Raymond/Joaquin ke Fajar/Fikri: Di Pertandingan Bodo Amat

CNN Indonesia
Kamis, 22 Jan 2026 18:36 WIB
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin siap hadapi Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di perempat final Indonesia Masters 2026. Psywar menjelang laga makin memanas.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melempar psywar kepada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri jelang perempat final Indonesia Masters 2026. (AFP/DAVID GRAY)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melempar psywar kepada sesama wakil Merah Putih, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri jelang perempat final Indonesia Masters 2026.

Raymond/Joaquin akan bentrok lawan Fajar/Fikri pada babak delapan besar yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (22/1). Kembali bersua pasangan peringkat ketiga dunia, Joaquin ingin merebut kemenangan.

"Jujur, ingin sekali lawan senior karena kalau di latihan enggak enak karena lawan senior. Kalau di pertandingan sudah bodo amat. Jadi makanya ini momen saya tunggu, saya ingin menang lawan ranking tiga itu," kata Joaquin di konferensi pers setelah laga, Kamis (22/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal senada disampaikan oleh Raymond. Sempat bersua Fajar/Fikri di final Australia Open 2025 sekaligus mengamankan hasil maksimal, Raymond menatap optimistis di perempat final Indonesia Masters 2026.

"Mungkin di latihan masih ada enggak enaknya kalau sama mereka. Kalau di pertandingan lebih bebas, kalau mereka berkehendak apa ya tergantung service judge dan wasit. Lebih nothing to lose saja," ucapnya.

Raymond/Joaquin lolos ke perempat final Indonesia Masters 2026 usai menang dramatis lewat rubber game 14-21, 21-18, 24-22. Set ketiga terasa begitu intens ketika Raymond/Joaquin sempat tertinggal 17-20 kemudian berbalik unggul di poin-poin terakhir.

Joaquin bahkan sempat mengelus dadanya agar tetap bermain tenang. Menurut atlet 20 tahun itu, dirinya sudah mempersiapkan situasi genting agar terus berpikir jernih.

"Itu mirip seperti di Indonesia Masters Super 100 di Medan yang deg-degan banget sampai gemetar. Tapi di sini, saya coba lebih tenang dengan atur nafas dan teriak kencang agar emosi keluar," ujar dia.

"Jadi tadi memang sempat gemetar, sampai sekarang masih tidak menyangka. Tapi jauh lebih baik dari sebelumnya," ia menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/ikw/jun)