Pramono: Walau Belum Juara Piala Dunia, Minimal Warga Bisa Lihat Trofi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengucapkan terima kasih pada Coca Cola yang menggelar FIFA World Cup Trophy Tour di Jakarta, Kamis (22/1).
FIFA World Cup Trophy Tour digelar di Senayan, Jakarta pada Kamis. Acara ini hanya berlangsung satu hari dan publik bisa melihat trofi World Cup yang sangat legendaris dan berfoto dari jarak dekat.
Pramono menganggap kesempatan melihat trofi Piala Dunia dari jarak dekat adalah sebuah kesempatan yang langka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan acara ini membuat publik Indonesia dan juga Jakarta, mereka merasa, walaupun Indonesia belum pernah menjadi juara World Cup, minimal pernah melihat pada hari ini [trofi Piala Dunia]. Kalau memang benar-benar asli, kami mengucapkan terima kasih," ucap Pramono sambil melontarkan candaan.
"Ternyata dijamin asli. Kami mengucapkan terima kasih. Kami siap berkolaborasi dengan Coca Cola," katanya menambahkan.
Trofi Piala Dunia saat ini sedang menjalani tur. Indonesia jadi salah satu negara yang disinggahi oleh trofi paling bergengsi di dunia tersebut.
Trofi Piala Dunia alias FIFA World Cup Trophy mulai diperebutkan sejak Piala Dunia edisi 1974 hingga saat ini. Sebelumnya, Piala Dunia memperebutkan trofi Jules Rimet.
Trofi Jules Rimet sudah abadi menjadi milik Brasil. Hal itu terjadi setelah Brasil jadi juara Piala Dunia tiga kali. Brasil melakukan hal tersebut pada 1958, 1962, dan 1970.
(ptr/ptr/jun)