Eks Pemain Sebut Arsenal Sia-siakan Bakat Gyokeres
Eks pemain Arsenal, Emmanuel Eboue, menyebut The Gunners tidak bisa memaksimalkan kualitas Viktor Gyokeres pada musim ini.
Eboue menilai Gyokeres belum dimainkan secara optimal oleh sang pelatih, Mikel Arteta, sehingga potensi besar striker tersebut kerap tidak terlihat di lapangan.
Kritik ini muncul di tengah sorotan fans dan pengamat soal performa Gyokeres yang dinilai kurang klinis di Premier League, terutama kurangnya gol di beberapa laga besar dan ketergantungan tim pada pemain lain untuk mencetak gol.
Pemerhati sepak bola telah mengamati Arsenal sering menciptakan banyak peluang, tetapi ball delivery ke striker utama belum konsisten, yang membuat Gyokeres belum tampil optimal.
Eboue menekankan bahwa bahwa para winger dan gelandang Arsenal perlu lebih sering memaksimalkan posisi striker, dan bukan sekadar menunggu dia menciptakan sendiri peluang besar.
"Dia kuat, tapi masalahnya adalah para pemain sayap tidak cukup sering memanfaatkannya. Mereka semua ingin mencetak gol, tetapi dia adalah seorang striker. Tugasnya adalah mencetak gol," ungkap Eboue yang dilansir dari laman metro.co.uk.
Menurutnya, penggunaan Gyokeres di posisi yang kurang ideal membuat kemampuan mencetak golnya tidak optimal dan berdampak pada produktivitas tim. Rekan Gyokeres di lini serang belum memberikan dukungan yang cukup melalui umpan dan servis bola yang tepat, sehingga striker asal Swedia itu sering terisolasi dalam situasi ofensif.
Mantan bek sayap The Gunners tersebut berpendapat bahwa untuk seorang seperti Gyokeres, melakukan finishing bergantung pada kualitas pelayanan bola dari rekan setim, terutama dari sisi sayap dan lini tengah.
Meski begitu, Gyokeres masih menunjukkan kualitasnya di beberapa laga terakhir, seperti gol penentu saat Arsenal menang 3-1 atas Inter Milan di Liga Champions, serta kontribusi penting di kemenangan 3-2 atas Chelsea di Piala Carabao. Namun Inkonsistensi di liga domestik membuat kritik terhadap pemanfaatannya semakin mengemuka.
(ade/rhr)