Indonesia Hadapi Persaingan Lebih Berat di SEA Games 2027
Keberhasilan Indonesia mencetak prestasi bersejarah di SEA Games 2025 dibarengi dari tantangan yang menyertainya di masa depan.
Indonesia tidak hanya akan bersaing dengan Thailand dan Vietnam pada SEA Games 2027, melainkan juga dengan Malaysia yang bakal menjadi tuan rumah .
"Dengan komitmen dari Komisi X dan kami dari Kemenpora kita berhasil mengirimkan semua hasil terbaik kita di SEA Games...ini prestasi yang sudah tidak pernah kita lihat selama 30 tahun. Tentu tantangannya masih ada. Karena tahun depan SEA Games-nya di Malaysia," ungkap Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir dalam agenda Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI di Jakarta, Selasa (27/1).
"Jadi sebagai tuan rumah, pasti ingin juara umum, berarti saingannya kita tambah. Kalau kemarin Thailand kita bersaing dengan Vietnam, nanti di segi Malaysia, tuan rumah biasanya yang juara umum, kita harus berjibaku dengan Thailand dan Vietnam," tambahnya.
Prestasi gemilang Indonesia di SEA Games Thailand 2025 menjadi tonggak bersejarah usai tim Merah Putih sukses melampaui target perolehan medali emas. Dari target awal 80 emas, kontingen Indonesia malah sanggup menutup rekening dengan raihan 91 medali emas, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih dalam tiga dekade terakhir.
Pemerintah pun tak ingin terlena dengan status runner up yang diraih akhir bulan lalu. Evaluasi dan persiapan jangka panjang sudah dimulai sejak dini untuk menghadapi SEA Games 2027.
"Nah inilah yang saya juga dorong, dari sekarang, dari kemudian, sudah mempersiapkan dan evaluasi untuk SEA Games 2027. Karena kita tidak mau kita terlena dengan ranking dua yang sudah tidak kita punya selama 30 tahun. Tetapi tantangan SEA Games 2027 sangat-sangat tidak mudah," terang Erick Thohir.
Targetnya jelas, yakni menjaga konsistensi prestasi sekaligus memperkuat fondasi pembinaan atlet agar Indonesia tetap kompetitif di tengah ketatnya persaingan Asia Tenggara.
(ade/nva)