Rekor Sempurna Arsenal, Arteta Bangga Sekaligus Tetap Realistis
Pelatih Arsenal Mikel Arteta bangga tim arahanya sukses mengukir sejarah di Liga Champions 2025/2026 usai meraih rekor kemenangan sempurna di fase grup.
Hal ini menjadi sebuah rekor yang belum pernah terjadi sejak format baru kompetisi diperkenalkan.
"Saya sangat bangga dengan semua pemain dan perjalanan yang kami lalui di tahap pertama kompetisi ini," kata Mikel Arteta dilansir CBS Sports.
Arsenal menutup fase grup dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Kairat Almaty di Emirates Stadium, Kamis (29/1) dini hari WIB.
Gol kemenangan The Gunners dipersembahkan Viktor Gyokeres, Kai Havertz, dan Gabriel Martinelli untuk memastikan tiga poin. Total 24 poin dikoleksi dengan catatan 23 gol dan hanya empat kebobolan di sepanjang fase grup.
"Sangat sulit untuk memenangkan delapan pertandingan berturut-turut di Liga Champions, dan Anda bisa melihat apa yang terjadi pada semua tim, jadi kita benar-benar harus mengakui itu," ujar Arteta.
Prestasi ini tak hanya istimewa secara statistik. Arsenal yang sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar juga mendapatkan keuntungan sebagai unggulan yang memungkinkan tampil di kandang sendiri pada leg kedua fase knockout.
Meski demikian, Arteta tetap realistis dan tidak mau jumawa. Ia menyadari performa di fase grup tidak otomatis menjamin gelar juara, terutama mengingat tekanan besar di fase gugur dan kualitas lawan yang akan dihadapi.
Tapi yang pasti, pencapaian tersebut menegaskan konsistensi, kedalaman skuad, dan mental juara yang semakin matang.
"Pada akhirnya, ini menunjukkan bahwa kita mampu tampil konsisten di level ini, dan jika ini pertama kalinya, itu berarti betapa sulitnya melakukannya. Jadi, para pemain perlu menyadari hal itu dan merasa lebih yakin tentang apa yang mampu kita lakukan," ujar Arteta.
"Itulah akhirnya, sekarang fase grup berakhir, kita akan memiliki periode refleksi atas apa yang sudah dilakukan dan akan mulai mempersiapkan diri ketika kita mengetahui lawan selanjutnya," imbuhnya.
Catatan sempurna ini memperkuat ambisi Arsenal untuk meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Sebuah tantangan besar yang kini menjadi fokus utama Arteta dan pasukannya.
(ade/ade/jun)