Alan-Susy Resmikan Asna Academy, Pusat Olahraga Anak dengan 12 Cabor

CNN Indonesia
Jumat, 30 Jan 2026 23:45 WIB
Legenda bulutangkis Indonesia, Alan Budikusuma dan Susy Susanti meresmikan pusat olahraga usia dini Asna Academy di Revo Mall, Bekasi, Jumat (30/1).
Dua legenda bulutangkis, Alan Budikusuma dan Susy Susanti meresmikan pusat olahraga usia dini Asna Academy. (CNNIndonesia.com/Muhammad Ikhwanuddin)
Jakarta, CNN Indonesia --

Legenda bulutangkis Indonesia, Alan Budikusuma dan Susy Susanti meresmikan pusat olahraga usia dini Asna Academy di Revo Mall, Bekasi, Jumat (30/1).

Alan dan Susy yang sama-sama meraih medali emas Olimpiade 1992 itu mendirikan pusat olahraga usia dini bersama seorang kolega, Widyana Susanty. Mereka ingin ambil bagian dalam pembinaan atlet anak.

"Puji syukur hari ini kami membuka Asna Academy di Revo Mall. Ini adalah akademi olahraga untuk anak-anak usia 2-12 tahun. Kami punya misi panjang dengan pembinaan dan berorientasi pada perkembangan anak dari olahraga," kata Co-Founder ASNA Academy, Susy Susanti dalam konferensi pers, Jumat (30/1).



"ASNA Academy tidak hanya hadir sebagai tempat latihan tapi punya sistem akademi yang terpadu serta menjunjung sportivitas demi mengasah motorik anak-anak dan membentuk gaya hidup sehat," ia menambahkan.

Terdapat 12 cabang olahraga yang ditawarkan ASNA Academy. Selain bulutangkis, pusat olahraga ini juga membuka cabang olahraga basket, tenis, baseball, panjat tebing, taekwondo, panahan, renang, tenis meja, gymnastic, mini soccer, dan wushu.

CNNIndonesia.com berkesempatan mengunjungi Asna Academy. Terdapat tiga lapangan untuk bulutangkis, mini soccer, dan basket. Kemudian ada lima ruangan yang bisa dipakai untuk olahraga dalam ruang serta satu papan panjat tebing dengan konsep boulder.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Asna Academy juga berencana menjalin kolaborasi dengan klub olahraga profesional untuk menyediakan jalur pengembangan yang bertanggung jawab bagi anak-anak yang memiliki minat dan potensi di bidang olahraga.

Sedangkan Alan Budikusuma menyoroti soal aktivitas fisik yang perlu terus dilakukan anak-anak. Melalui olahraga, legenda tunggal putra itu yakin generasi penerus bangsa tidak bergantung pada paparan gawai berteknologi.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/jal)