UFC: Petarung Ketahuan Curang Saat Timbang Badan, Duel Batal Digelar

CNN Indonesia
Sabtu, 31 Jan 2026 07:21 WIB
Petarung UFC asal Selandia Baru, Aaron Tau ketahuan berbuat curang saat timbang badan jelang duel UFC 325, Jumat (30/1).
Ilustrasi UFC. Petarung UFC asal Selandia Baru, Aaron Tau ketahuan berbuat curang saat timbang badan jelang duel UFC 325, Jumat (30/1). (AFP/Douglas P. DeFelice)
Jakarta, CNN Indonesia --

Petarung UFC asal Selandia Baru, Aaron Tau ketahuan berbuat curang saat timbang badan jelang duel UFC 325, Jumat (30/1).

Aaron Tau dijadwalkan bertanding menghadapi Namsrai Batbayar dalam rangkaian pertandingan UFC 325. Laga Aaron Tau vs Baybayar masuk dalam kategori rangkaian pertandingan Early Prelims alias yang paling awal digelar.

Namun duel tersebut dipastikan batal setelah Aaron Tau tidak bisa lolos dalam timbang badan. Tak hanya gagal, Aaron Tau juga berbuat curang sehingga kegagalan ini juga makin mencoreng reputasi dirinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada awal timbang badan, Aaron Tau bisa lolos dengan berat 122,5 pound alias 55,5 kg, lebih ringan 33,5 kg dari batas berat kelas terbang.

Namun kecurigaan muncul dari petugas UFC yang bertugas. Dalam sesi timbang badan tersebut, siku Aaron Tau bersandar ke boks yang ditutupi kain yang digunakan untuk menutupi tubuh petarung yang memilih melepas celana tarung yang dikenakan.

Alhasil, Aaron Tau kemudian diminta untuk melakukan timbang ulang tanpa penutup di depan dirinya. Ia juga mengenakan celana tarung.

Berat Aaron Tau mencapai 129 pound alias 58,5 kg, lebih berat 1,3 kg dari batas berat kelas terbang. Selisih itu tidak akan bisa ditutupi meski Aaron Tau melepas celana tarungnya. Alhasil, laga Aaron Tau dibatalkan.

Pembatalan ini jelas pukulan telak bagi Aaron Tau. Ia sedang dalam perjalanan di road to UFC dan kini masa depan dirinya di UFC menjadi tidak pasti.

[Gambas:Video CNN]

(ptr)