Eng Hian Soroti Laga Antiklimaks Raymond/Joaquin di Final Beruntun
Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian menyoroti penampilan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang dinilai antiklimaks saat masuk final dalam dua turnamen beruntun.
Raymond/Joaquin tampil apik di Thailand Masters dan berhasil melaju ke babak final. Namun di babak final, mereka bisa diredam dengan cukup mudah oleh Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Hal ini mengulang perjalanan mereka di Indonesia Masters. Di Indonesia Masters, Raymond/Joaquin juga tampil gemilang tetapi antiklimaks saat kalah dari Goh Sze Fei/Nur Izzuddin di babak final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pandangan Eng Hian, Raymond/Joaquin tidak menunjukkan penampilan seperti yang mereka tampilkan di babak-babak sebelumnya. Eng Hian pun menyatakan kondisi fisik jadi salah satu hal yang harus ditingkatkan.
"Catatan untuk Raymond/Joaquin, pada dua partai final tersebut performa mereka tidak tampil seperti pada babak-babak sebelumnya. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi bersama antara saya, Raymond/Joaquin, pelatih, serta tim pendukung setelah kembali ke Jakarta."
"Yang pasti, peningkatan kondisi fisik harus dilakukan untuk mendukung performa dan prestasi mereka agar mampu bersaing di turnamen-turnamen dengan level yang lebih tinggi," tutur Eng Hian.
Walaupun kalah di babak final pada dua turnamen beruntun, Raymond/Joaquin telah menunjukkan penampilan impresif di awal 2026. Hal tersebut membuat peringkat Raymond/Joaquin terus melesat.
Kini mereka sudah masuk 20 besar dan dengan demikian, harapan tembus 10 besar di tahun ini makin terbuka.
(ptr/rhr)