Punya 9 Trofi AFC Futsal, Pelatih Iran Ambisius Gasak Timnas Indonesia
Pelatih timnas futsal Iran, Vahid Shamsaei masih berambisi tinggi menjuarai AFC Futsal 2026 meski sudah sering merasakan podium tertinggi.
Bersama Iran, Vahid berjaya sebagai pemain dan pelatih. Total ada delapan gelar juara Piala Asia Futsal yang dipersembahkan pria 50 tahun tersebut dari tengah lapangan.
Dari tepi lapangan atau sebagai pelatih, runner up AFC Futsal 2022 dan juara AFC Futsal 2024 jadi penegas kualitasnya. Dan, ia ingin gelar kedua sebagai pelatih saat jumpa Indonesia.
Rasa belum puas akan gelar juara diperlihatkan Vahid saat jumpa pers sebelum laga final. Ia sempat mengelus trofi AFC Futsal 2026 yang ada di meja konferensi pers, Jumat (6/2).
"Dari setiap turnamen yang saya jalani, saya selalu senang karena bisa jadi bagian dari keluarga besar futsal. Sebagai pemain dan kini pelatih, saya sudah banyak melihat trofi ini," kata Vahid.
Pada satu sisi, mantan pemain klub futsal Lazio itu mengakui dominasi Iran di panggung Asia. Total 13 gelar dari 17 edisi Piala Asia jadi bukti negara di Asia Barat itu adalah raja benua.
"Jumlah trofi yang diraih timnas futsal Iran memang jauh berbeda dari negara lain, tapi itu adalah masa lalu. Besok akan ada pertandingan yang baru, di hari yang baru, dan trofi yang baru," ucapnya.
Iran akan menghadapi Indonesia pada final AFC Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2) malam, mulai pukul 19.00 WIB. Menghadapi lawan baru di partai puncak, Vahid mengaku kaget.
Keterkejutan Vahid tercipta ketika menyaksikan Indonesia melibas Jepang 3-2 pada babak semifinal. Kebetulan Vahid menyaksikan langsung pertandingan dari tribune penonton.
"[Indonesia vs Jepang] adalah keindahan dalam sebuah pertandingan. Jika anda melihat di atas kertas dan nama-nama pemain, tentu Jepang lebih top," katanya berkomentar.
"Namun, ketika bertemu di lapangan, kondisi berubah drastis. Sehingga kita bisa melihat Indonesia di final," ucap pria yang pernah jadi pemain-pelatih Giti Pasand tersebut.
(abs/ikw/nva)