AFC Beberkan Vietnam Biang Kerok Kasus 7 Pemain Naturalisasi Malaysia
Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John, menyatakan Vietnam adalah pihak yang mengadukan keabsahan tujuh pemain naturalisasi Malaysia.
Paul John mengonfirmasi asal-usul pengaduan Vietnam membuat pengusutan besar kepada tujuh pemain yang memperkuat skuad Malaysia.
Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) langsung melayangkan surat yang mempertanyakan pemain naturalisasi Malaysia setelah laga kualifikasi Piala Asia 2027 pada Juni 2025 yang berakhir dengan kemenangan 4-0 untuk Skuad Harimau Malaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami [AFC] diberitahu FIFA tentang masalah naturalisasi, Ini adalah kompetisi AFC, kualifikasi Piala Asia 2027. Kami diberitahu FIFA mulai menyelidiki tujuh pemain setelah pertandingan antara Malaysia dan Vietnam," kata Paul John dikutip dari Vietnamnet.
"Itu adalah kali pertama kami menerima informasi langsung dari FIFA. Kemudian kami menunggu hasil investigasi FIFA. Akhirnya kami diberitahu tentang sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain tersebut," ucapnya melanjutkan.
Tujuh pemain naturalisasi yang dimaksud adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Saat ini Malaysia sedang banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) soal kasus naturalisasi ini.
CAS telah menangguhkan sementara sanksi larangan bermain sepak bola selama 12 bulan terhadap tujuh pemain tersebut yang memungkinkan tetap bermain sambil menunggu keputusan akhir.
Sidang dijadwalkan bakal berlangsung pada 26 Februari. Hasil sidang CAS bakal memengaruhi nasib tujuh pemain naturalisasi, dan timnas Malaysia.
(nva/rhr)